Menu

Indeks Berita

Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.

LPTK PPG Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Jalin Kerja Sama Strategis dengan PT Pos Indonesia untuk Pengiriman Sertifikat PPG
Akademik Fakultas 06 Jan 2026

LPTK PPG Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Jalin Kerja Sama Strategis dengan PT Pos Indonesia untuk Pengiriman Sertifikat PPG

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup resmi menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Cabang Curup melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026 bertempat di Ruang Rapat Gedung RKB Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung kelancaran layanan akademik, khususnya terkait pengiriman sertifikat kelulusan peserta PPG. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan solusi profesional dan terpercaya dalam pendistribusian dokumen penting kepada para lulusan PPG yang tersebar di berbagai daerah. Acara penandatanganan MoU dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Hadir Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd, Wakil Dekan I Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum, Wakil Dekan II Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd, serta Sekretaris LPTK Fakultas Tarbiyah, Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd. Turut hadir pula dosen dan staf Fakultas Tarbiyah. Sementara itu, dari pihak PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Cabang Curup dihadiri oleh Executive Manager, Bapak M. Alhadi Aprizani, beserta tim dari Bidang Pemasaran. Kehadiran kedua belah pihak mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi kelembagaan yang saling mendukung. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk ikhtiar institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta PPG. Menurutnya, pengelolaan dokumen kelulusan harus dilakukan secara profesional, aman, dan tepat waktu. Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh jumlah lulusan PPG yang sangat besar. Pada Yudisium PPG Dalam Jabatan (Daljab) Batch 2 dan 3 sebelumnya, tercatat sebanyak 1.198 peserta dinyatakan lulus. Para peserta tersebut berasal dari 15 provinsi di Indonesia, sehingga membutuhkan sistem distribusi sertifikat yang efektif dan efisien. Selama ini, pihak pengelola PPG menghadapi sejumlah tantangan dalam proses pengiriman sertifikat, mulai dari keterbatasan waktu, kebutuhan anggaran yang cukup besar, hingga aspek keamanan dokumen. Sertifikat kelulusan PPG merupakan dokumen negara yang memiliki nilai penting bagi kelulusan dan karier profesional guru. Melalui MoU ini, PT Pos Indonesia (Persero) diharapkan dapat memberikan layanan pengiriman yang menjamin ketepatan waktu, keamanan dokumen, serta jangkauan pengiriman hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Pengalaman dan jaringan luas PT Pos Indonesia menjadi pertimbangan utama dalam kerja sama ini. Executive Manager PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Cabang Curup, M. Alhadi Aprizani, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh pelaksanaan kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa PT Pos Indonesia berkomitmen memberikan layanan terbaik dalam pengiriman dokumen penting, termasuk sertifikat pendidikan. Dengan ditandatanganinya MoU ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup optimis proses pengiriman Sertifikat Kelulusan PPG ke depan dapat berjalan lebih tertib, aman, dan tanpa kendala berarti. Kerja sama ini sekaligus menjadi wujud komitmen Fakultas Tarbiyah dalam meningkatkan kualitas layanan akademik dan kepuasan lulusan PPG di seluruh Indonesia.

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Curup Kukuhkan 1.198 Guru Profesional, Yudisium PPG Daljab Batch 2 dan 3 Capai Kelulusan 99,75 Persen
Akademik Fakultas 23 Dec 2025

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Curup Kukuhkan 1.198 Guru Profesional, Yudisium PPG Daljab Batch 2 dan 3 Capai Kelulusan 99,75 Persen

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup kembali menorehkan capaian membanggakan melalui pelaksanaan Yudisium Pengukuhan Guru Profesional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 2 dan 3. Kegiatan yang digelar pada Senin, 22 Desember 2025 ini berlangsung khidmat di Aula IAIN Curup dengan jumlah peserta yang dikukuhkan mencapai 1.198 orang guru dari berbagai daerah di Indonesia. Acara yudisium tersebut dihadiri oleh segenap unsur pimpinan IAIN Curup serta para tamu undangan strategis dari instansi pemerintah, antara lain Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Kasi Pendidikan Agama Islam Kabupaten Kepahiang, Kasi Pendidikan Agama Islam Kabupaten Rejang Lebong, serta Kepala Bidang PAIS Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya sinergi dalam peningkatan mutu guru Pendidikan Agama Islam. Yudisium diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa total peserta PPG Dalam Jabatan Batch 2 dan 3 yang terdaftar di LPTK Fakultas Tarbiyah IAIN Curup berjumlah 1.201 orang, dengan jumlah peserta yang dinyatakan lulus sebanyak 1.198 orang. Dengan demikian, tingkat kelulusan PPG Batch 2 dan 3 mencapai angka yang sangat tinggi, yakni 99,75 persen. Prof. Sutarto menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari peserta, dosen, tutor, hingga panitia penyelenggara. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru peserta PPG yang telah menunjukkan komitmen, ketekunan, dan semangat belajar yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian proses pendidikan profesi guru. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Rektor IAIN Curup yang diwakili oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Yusefri, M.Ag. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya profesionalitas guru sebagai kunci utama peningkatan mutu pendidikan. Guru profesional, menurutnya, tidak hanya ditandai dengan sertifikat pendidik, tetapi juga dengan integritas, kompetensi, dan keteladanan dalam menjalankan peran sebagai pendidik dan pembina karakter peserta didik. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Direktur Pendidikan Agama Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Dr. Munir, S.Ag., M.A., yang disampaikan secara daring melalui Zoom. Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa para peserta PPG yang mengikuti dan lulus pada batch ini termasuk kelompok yang beruntung, mengingat hingga saat ini daftar tunggu peserta PPG di tingkat pusat masih sangat tinggi dan membutuhkan waktu yang panjang. Dr. Munir juga mengapresiasi peran LPTK Fakultas Tarbiyah IAIN Curup yang dinilai konsisten menjaga kualitas penyelenggaraan PPG. Ia berharap para lulusan PPG dapat menjadi agen perubahan di satuan pendidikan masing-masing serta mampu mengimplementasikan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian secara utuh. Memasuki agenda inti, Sekretaris LPTK Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd., membacakan Surat Keputusan Kelulusan Peserta PPG Dalam Jabatan Batch 2 dan 3. Prosesi ini dilanjutkan dengan pengalungan medali serta penyerahan sertifikat pendidik kepada perwakilan peserta PPG sebagai simbol resmi pengukuhan guru profesional. Secara keseluruhan, peserta PPG Batch 2 dan 3 ini berasal dari 15 provinsi di Indonesia, dengan sebaran terbanyak dari Provinsi Riau sebanyak 462 peserta, Sumatera Utara 389 peserta, dan Bengkulu 226 peserta. Sementara itu, provinsi lainnya meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, NTB, Jambi, Sulawesi Barat, NTT, Sulawesi Tenggara, DIY, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Berdasarkan bidang studi, peserta PPG terdiri dari 98 peserta jurusan Aqidah Akhlak, 98 peserta jurusan Al-Qur’an Hadits, dan 1.002 peserta jurusan Pendidikan Agama Islam. Dengan komposisi dan jumlah lulusan tersebut, Yudisium PPG Dalam Jabatan Batch 2 dan 3 ini menjadi bukti nyata kontribusi IAIN Curup dalam mencetak guru-guru profesional yang siap mengabdi dan meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia.

LPTK Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Matangkan Persiapan Yudisium PPG Daljab Batch 2 dan 3 Tahun 2025
Akademik Fakultas 21 Dec 2025

LPTK Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Matangkan Persiapan Yudisium PPG Daljab Batch 2 dan 3 Tahun 2025

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup kembali akan menyelenggarakan Yudisium Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Tahun 2025 untuk Batch 2 dan Batch 3. Kegiatan sakral bagi calon guru profesional ini direncanakan berlangsung pada Senin, 22 Desember 2025, dan akan dilaksanakan secara luring dan daring sebagai bentuk akomodasi terhadap sebaran peserta dari berbagai daerah. Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan yudisium tersebut, Program Studi PPG Fakultas Tarbiyah IAIN Curup telah membentuk kepanitiaan dan menggelar rapat persiapan serta koordinasi. Rapat ini menjadi langkah awal yang strategis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan yudisium berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan standar akademik yang telah ditetapkan. Rapat persiapan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi PPG Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama seluruh panitia agar yudisium dapat terlaksana secara profesional dan khidmat. Menurutnya, yudisium bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting dalam menandai capaian akademik dan profesionalisme guru. Dr. Sakut Anshori juga menyampaikan bahwa pelaksanaan yudisium PPG Daljab memiliki nilai strategis dalam mencetak pendidik yang berkompeten, berintegritas, serta siap berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan nasional. Oleh karena itu, setiap unsur kepanitiaan diminta untuk bekerja maksimal sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sementara itu, Sekretaris LPTK Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa jumlah peserta Yudisium PPG Daljab Batch 2 dan 3 Tahun 2025 mencapai 1.214 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 232 peserta direncanakan hadir secara langsung di lokasi kegiatan, sedangkan 982 peserta lainnya akan mengikuti yudisium secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Lebih lanjut dijelaskan, peserta yang hadir secara luring berasal dari berbagai provinsi, yakni Provinsi Jawa Barat sebanyak 1 orang, Provinsi Riau 20 orang, Provinsi Sumatera Utara 8 orang, dan mayoritas berasal dari Provinsi Bengkulu dengan jumlah 202 orang. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan guru-guru di berbagai daerah terhadap LPTK Fakultas Tarbiyah IAIN Curup sebagai penyelenggara PPG. Yudisium PPG Daljab Batch 2 dan 3 Tahun 2025 ini juga akan dihadiri oleh tokoh nasional di bidang pendidikan Islam, yakni Direktur Pendidikan Agama Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Munir, S.Ag., MA. Kehadiran beliau diharapkan dapat memberikan motivasi dan penguatan kebijakan bagi para peserta yudisium. Selain itu, kegiatan ini turut mengundang segenap pimpinan IAIN Curup serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Undangan tersebut antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang. Turut diundang pula Kasi Pendidikan Agama Islam Kabupaten Kepahiang, Kasi Pendidikan Agama Islam Kabupaten Rejang Lebong, serta Kabid Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. Kehadiran para pemangku kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara LPTK, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama dalam pengembangan profesi guru. Dengan persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, LPTK Fakultas Tarbiyah IAIN Curup optimis Yudisium PPG Daljab Batch 2 dan 3 Tahun 2025 dapat berjalan dengan sukses. Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi para peserta dalam melangkah menuju pengabdian sebagai guru profesional yang berdaya saing dan berkarakter Islami.

512 Mahasiswa PPL VIII Fakultas Tarbiyah Resmi Dijemput: Penutup Manis Perjalanan Pengabdian di 80 Sekolah Tahun 2025
Akademik Fakultas 04 Dec 2025

512 Mahasiswa PPL VIII Fakultas Tarbiyah Resmi Dijemput: Penutup Manis Perjalanan Pengabdian di 80 Sekolah Tahun 2025

Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan VIII Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Tahun 2025 mencapai puncaknya dengan kegiatan penjemputan mahasiswa pada Rabu, 03 Desember 2025. Penjemputan dilakukan langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di sekolah atau madrasah masing-masing, menandai berakhirnya masa praktik mengajar yang telah berlangsung selama hampir tiga bulan. Sebanyak 512 mahasiswa dari 9 Program Studi resmi kembali ke kampus dengan membawa pengalaman berharga dari dunia pendidikan. Tahun ini, mahasiswa PPL ditempatkan pada 80 sekolah dan madrasah di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang. Lokasi tersebut mencakup jenjang RA/TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Keberagaman lokasi ini memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan mengajar, memahami karakteristik peserta didik pada setiap jenjang, serta belajar beradaptasi dengan kultur lembaga pendidikan yang berbeda. Ketua Panitia PPL VIII sekaligus Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh kegiatan PPL tahun ini. Ia menilai bahwa keberhasilan pelaksanaan PPL merupakan hasil kerja sama harmonis antara mahasiswa, guru pamong, kepala sekolah, DPL, serta panitia PPL Fakultas Tarbiyah. “Alhamdulillah, sejak dimulai pada 08 September 2025 hingga 03 Desember 2025, pelaksanaan PPL berjalan dengan sangat baik. Dengan penjemputan hari ini, maka secara resmi seluruh mahasiswa telah menyelesaikan tugas lapangannya. Selanjutnya tinggal pelaporan, baik laporan individu maupun kelompok, serta penilaian dari pamong dan DPL,” ujar Dr. Sakut. Ia menegaskan bahwa sikap disiplin dan komitmen mahasiswa sangat membantu kelancaran kegiatan PPL dari awal hingga akhir. Menariknya, panitia PPL tahun ini juga melakukan inovasi dengan menerapkan sistem penilaian berbasis digital menggunakan Google Form. Langkah ini dinilai lebih efisien, cepat, dan sesuai tuntutan era digital. “Penilaian secara online memberikan kemudahan bagi pamong dan DPL untuk mengisi tanpa harus menumpuk berkas. Sistem ini juga memudahkan panitia dalam mendokumentasikan data penilaian secara lebih rapi dan akurat,” tambah Dr. Sakut. Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselesaikannya PPL Tahun 2025. Ia mengakui adanya beberapa keterbatasan akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Namun demikian, hal itu tidak menjadi penghalang bagi Fakultas Tarbiyah untuk tetap memastikan bahwa PPL sebagai mata kuliah wajib tetap terlaksana secara optimal. “Kami sangat bersyukur PPL dapat berjalan dengan baik walaupun fasilitas dan anggaran mengalami penyesuaian. Semangat mahasiswa, dukungan sekolah, dan kerja keras semua pihak membuat kegiatan ini berjalan lancar. Yang terpenting, mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata di lapangan yang tidak mereka temukan di ruang kuliah,” tegas Prof. Sutarto. Ia berharap pengalaman tersebut menjadi fondasi penting bagi mahasiswa untuk menjadi pendidik yang profesional dan berkarakter. Dekan juga menambahkan bahwa interaksi langsung dengan siswa, guru pamong, serta lingkungan sekolah adalah pembelajaran yang tidak tergantikan. “Lapangan adalah guru terbaik. Di sana mahasiswa belajar mengelola kelas, merancang pembelajaran, mengatasi berbagai dinamika, dan membangun komunikasi dengan warga sekolah. Semua ini adalah bekal besar bagi masa depan mereka,” jelasnya. Di sisi lain, salah satu Dosen Pembimbing Lapangan, Afrizal, M.Pd, turut membagikan kesan sekaligus harapannya setelah mendampingi mahasiswa selama PPL. Ia mengungkapkan bahwa mahasiswa tahun ini menunjukkan tingkat kesiapan yang sangat baik, mulai dari penyusunan perangkat mengajar hingga pelaksanaan pembelajaran di kelas. “Saya bangga melihat perkembangan mahasiswa. Mereka mampu beradaptasi dengan kultur sekolah, bekerja sama secara profesional dengan guru pamong, dan berusaha memberikan pembelajaran yang kreatif kepada peserta didik. Semoga pengalaman ini menambah kepercayaan diri mereka dan memotivasi untuk terus mengembangkan kompetensi sebagai calon guru masa depan,” ujar Afrizal. Dengan berakhirnya PPL VIII Tahun 2025, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup berharap seluruh mahasiswa membawa pulang ilmu, pengalaman, dan karakter positif yang diperoleh selama mengajar di lapangan. Penjemputan ini bukan hanya penutup kegiatan, tetapi juga langkah awal menuju perjalanan akademik selanjutnya, termasuk penyusunan laporan dan penilaian akhir yang menjadi bagian penting dari penilaian mata kuliah PPL.

PPG Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Gelar Orientasi Akademik Daljab Batch 4 Tahun 2025: Mantapkan Kebijakan, Sistem Pembelajaran, dan Kesiapan Guru Profesional
Akademik Fakultas 27 Nov 2025

PPG Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Gelar Orientasi Akademik Daljab Batch 4 Tahun 2025: Mantapkan Kebijakan, Sistem Pembelajaran, dan Kesiapan Guru Profesional

Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi guru melalui penyelenggaraan Orientasi Akademik PPG Dalam Jabatan (Daljab) Batch 4 Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Senin, 24 November 2025, dan diikuti oleh para peserta PPG dari berbagai daerah yang telah dinyatakan lolos sebagai peserta Daljab LPTK IAIN Curup. Orientasi akademik dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Curup, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I, yang sekaligus memberikan pengarahan dan menjadi Pemateri 1 dengan topik Kebijakan Umum PPG Dalam Jabatan Tahun 2025. Dalam arahannya, Rektor menegaskan bahwa PPG merupakan instrumen penting dalam menyiapkan guru yang profesional, adaptif, dan berkarakter. Ia juga menekankan pentingnya komitmen belajar mandiri serta integritas peserta selama menjalani seluruh rangkaian program. Sesi berikutnya diisi oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Yusefri, M.Ag, yang membawakan Materi 2 mengenai Kebijakan dan Sistem Pembelajaran di IAIN Curup. Beliau menjelaskan struktur akademik, sistem pembelajaran digital, serta integrasi teknologi dalam mendukung mutu proses pendidikan di lingkungan kampus. Memperkuat pemahaman peserta, Dekan Fakultas Tarbiyah, Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd, menyampaikan Materi 3 tentang Kebijakan Akademik dan Desain Pembelajaran PPG Daljab Tahun 2025. Ia memaparkan arah kurikulum, mekanisme pembelajaran berbasis kinerja, serta model pengembangan kompetensi guru yang selaras dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini. Selanjutnya, Dr. Sakut Anshori, M.Hum, selaku Wakil Dekan I sekaligus Plt. Ketua Prodi PPG, menyampaikan Materi 3 lanjutan mengenai Prototipe Tugas Mandiri dan Tugas Refleksi. Beliau mengenalkan bentuk penugasan yang akan menjadi bagian penting dalam penilaian, terutama untuk mengukur kedalaman refleksi dan kualitas penerapan pedagogik peserta. Pada sesi berikutnya, Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd, sebagai Sekretaris Tim Pengelola PPG, memaparkan Materi 4 tentang Parameter Penilaian Kelulusan PPG Daljab Tahun 2025. Ia memerinci indikator penilaian, bobot tugas, praktik pembelajaran, serta ketentuan standar kelulusan yang wajib dipahami oleh seluruh peserta. Tidak kalah menarik, Wakil Dekan II, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd, memberikan Materi 5 terkait Kiat dan Strategi Menghadapi Tantangan Belajar Mandiri Secara Online. Ia memberikan motivasi serta tips efektif agar peserta mampu beradaptasi dengan tuntutan pembelajaran digital yang menekankan kemandirian, kedisiplinan, dan ketepatan waktu. Orientasi ditutup dengan Materi 6 oleh Edwin Setiawan, S.Kom, dari Tim IT IAIN Curup, yang menyampaikan Teknis Penggunaan LMS IAIN Curup. Sesi ini memberikan panduan teknis terkait penggunaan sistem Learning Management System, mulai dari akses akun, navigasi menu, unggah tugas, hingga mekanisme mengikuti perkuliahan daring. Melalui rangkaian materi yang komprehensif tersebut, Orientasi Akademik PPG Daljab Batch 4 Tahun 2025 diharapkan mampu membekali peserta dengan pemahaman awal yang kuat mengenai kebijakan, mekanisme pembelajaran, serta keterampilan teknis yang dibutuhkan selama program berlangsung. IAIN Curup menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pendidikan profesi guru yang berkualitas, profesional, dan relevan bagi pembangunan pendidikan nasional.

PPG Daljab Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Catat Kelulusan 99,67 Persen: Wujud Komitmen LPTK IAIN Curup dalam Melahirkan Guru Profesional
Akademik Fakultas 12 Nov 2025

PPG Daljab Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Catat Kelulusan 99,67 Persen: Wujud Komitmen LPTK IAIN Curup dalam Melahirkan Guru Profesional

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) tahun 2025. Berdasarkan data resmi, tingkat kelulusan peserta PPG tahun ini mencapai 99,67 persen, menegaskan kualitas penyelenggaraan dan dedikasi seluruh tim pelaksana dalam membimbing guru menuju profesionalisme sejati. Pada pelaksanaan batch 2 dan 3 tahun 2025, tercatat sebanyak 1.206 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi untuk tiga mata pelajaran, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Qur’an Hadis (QURDIST), dan Akidah Akhlak. Dari jumlah tersebut, 1.202 peserta melakukan lapor diri, sedangkan empat peserta mengundurkan diri sebelum proses pembelajaran dimulai. Komposisi peserta terdiri dari 1.004 guru PAI, 99 guru Akidah Akhlak, dan 99 guru Qur’an Hadis. Dalam proses pelaksanaan pembelajaran daring dan lokakarya yang berlangsung intensif, satu peserta kembali mengundurkan diri, sehingga total peserta aktif yang dapat mengikuti ujian kompetensi mahasiswa PPG (UKMPPG) berjumlah 1.201 orang. Pelaksanaan Ujian Pengetahuan (UP) dilaksanakan serentak pada 18 hingga 20 Oktober 2025, sementara penilaian Uji Kinerja (UKIN) berlangsung pada 23 Oktober hingga 3 November 2025. Kedua tahapan tersebut merupakan bagian penting dalam mengukur kompetensi profesional dan pedagogik para calon guru sebelum memperoleh sertifikat pendidik. Selain peserta reguler batch 2 dan 3, terdapat dua peserta dari batch 1 yang sebelumnya menunda ujian karena menunaikan ibadah haji, serta 15 peserta retaker dari batch sebelumnya. Dengan demikian, total peserta UKMPPG yang mengikuti ujian pada periode Oktober 2025 mencapai 1.218 orang. Hasil yang diperoleh sangat menggembirakan. Dari total peserta tersebut, 1.214 dinyatakan lulus dan hanya empat peserta yang belum berhasil, menghasilkan tingkat kelulusan 99,67 persen. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa LPTK PPG Fakultas Tarbiyah IAIN Curup terus menjaga mutu akademik dan pembinaan profesional guru secara berkelanjutan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen seluruh tim dosen, instruktur, guru pamong, serta pengelola PPG yang bekerja keras memastikan seluruh tahapan pembelajaran, praktik, dan evaluasi berjalan sesuai standar nasional. Koordinasi yang solid antarunit dan sistem pendampingan yang intensif menjadi faktor utama keberhasilan tersebut. Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Bapak Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh civitas akademika dan peserta PPG yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa. “Capaian kelulusan hampir sempurna ini mencerminkan kualitas pelaksanaan PPG di IAIN Curup yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Kami bangga bisa berkontribusi dalam mencetak guru-guru profesional yang berintegritas dan berakhlak mulia,” ujarnya. Sementara itu, pihak pengelola LPTK Bapak Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum. menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam penyelenggaraan PPG, baik dari sisi kurikulum, model pembelajaran digital, maupun sistem evaluasi berbasis kinerja. Dengan demikian, IAIN Curup diharapkan semakin kokoh sebagai salah satu pusat unggulan pengembangan tenaga pendidik di Indonesia. Melalui hasil ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup membuktikan komitmennya untuk mendukung program nasional peningkatan mutu pendidikan dan profesionalisasi guru. Capaian kelulusan 99,67 persen bukan hanya angka statistik, tetapi wujud nyata keberhasilan lembaga dalam melahirkan guru-guru yang siap menjadi agen perubahan di dunia pendidikan Islam.