Menu

Indeks Berita

Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.

LPTK IAIN Curup Selenggarakan Orientasi Akademik PPG Daljab Batch 2 dan 3 Tahun 2025 Secara Virtual
Akademik Fakultas 01 Sep 2025

LPTK IAIN Curup Selenggarakan Orientasi Akademik PPG Daljab Batch 2 dan 3 Tahun 2025 Secara Virtual

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) kembali melaksanakan Orientasi Akademik Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Batch 2 dan 3 Tahun 2025. Kegiatan ini digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Senin, 1 September 2025, mulai pukul 07.30 WIB hingga 16.00 WIB. Sebanyak 1.206 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti orientasi ini. Jumlah tersebut terbagi ke dalam tiga bidang studi, yakni 1.006 peserta mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), 100 peserta mata pelajaran Akidah Akhlak, dan 100 peserta mata pelajaran Qur’an Hadits. Tingginya jumlah peserta ini menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap IAIN Curup sebagai salah satu LPTK penyelenggara PPG yang konsisten mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional. Acara orientasi diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan orientasi sebagai pintu masuk bagi seluruh peserta untuk mengenali sistem, kebijakan, serta mekanisme pembelajaran PPG Daljab. “Orientasi ini bukan sekadar kegiatan pembuka, tetapi menjadi fondasi awal bagi peserta untuk memahami arah dan tujuan PPG. Kami berharap seluruh peserta mengikuti dengan kesungguhan hati sehingga proses belajar dapat dijalani dengan baik dan berakhir pada pencapaian kelulusan yang membanggakan,” tegasnya. Acara kemudian secara resmi dibuka oleh Rektor IAIN Curup, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I. Dalam arahannya, Rektor menyampaikan bahwa PPG Daljab merupakan program strategis yang bertujuan mencetak guru profesional, berintegritas, dan berkarakter Islami. “Guru adalah profesi yang tidak hanya mengandalkan pengetahuan, tetapi juga keikhlasan dan keteladanan. Melalui PPG Daljab, kita berupaya menghadirkan guru yang mampu mengintegrasikan ilmu, spiritualitas, dan akhlak mulia. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan proses ini sebagai momentum meningkatkan kualitas diri sekaligus kontribusi nyata dalam dunia pendidikan Indonesia,” ujar beliau. Sebagai rangkaian utama, kegiatan orientasi menghadirkan tujuh materi penting yang disampaikan oleh narasumber dari unsur pimpinan IAIN Curup maupun tim pengelola PPG. Materi pertama dibawakan langsung oleh Rektor, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I dengan tema Kebijakan Umum PPG Dalam Jabatan Tahun 2025. Beliau menjelaskan arah kebijakan terkini serta urgensi pelaksanaan PPG sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional. Materi kedua diisi oleh Wakil Rektor I IAIN Curup, Prof. Dr. Yusefri, M.Ag., dengan topik Kebijakan dan Sistem Pembelajaran di IAIN Curup. Beliau menekankan pentingnya inovasi pembelajaran berbasis teknologi dan sistem akademik terintegrasi yang mendukung kelancaran penyelenggaraan PPG Daljab. Materi ketiga dipaparkan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd., dengan tema Kebijakan Akademik dan Desain Pembelajaran PPG Daljab Tahun 2025. Dalam materinya, beliau memaparkan rancangan kurikulum, mekanisme evaluasi, serta desain pembelajaran yang dirancang untuk memastikan lulusan PPG memiliki kompetensi profesional sesuai standar nasional. Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah sekaligus Plt Ketua Prodi PPG, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum., menyampaikan materi keempat dengan tema Prototipe Tugas Mandiri dan Tugas Refleksi. Materi ini menjelaskan pentingnya analisis reflektif dan praktik nyata dalam meningkatkan keterampilan pedagogik peserta. Selanjutnya, materi kelima dibawakan oleh Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd., selaku Sekretaris Tim Pengelola PPG, dengan topik Parameter Penilaian Kelulusan PPG Daljab Tahun 2025. Beliau menegaskan bahwa penilaian tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup integritas, kedisiplinan, serta kemampuan profesional peserta. Materi keenam disampaikan oleh Dr. Ibu Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah, dengan tema Kiat dan Strategi Menghadapi Tantangan Belajar Mandiri secara Online. Dalam paparannya, beliau memberikan berbagai tips praktis agar peserta mampu mengelola waktu, motivasi, dan konsistensi belajar di tengah tantangan pembelajaran jarak jauh. Sebagai penutup, materi ketujuh dibawakan oleh Edwin Setiawan dari Tim IT IAIN Curup dengan tema Teknis Penggunaan Learning Management System (LMS) dan Siakad Curup. Materi ini berfokus pada pendampingan teknis agar peserta memahami cara menggunakan platform digital dalam mengakses materi, mengunggah tugas, dan memanfaatkan fasilitas akademik secara efektif. Dengan terselenggaranya Orientasi Akademik PPG Daljab Batch 2 dan 3 Tahun 2025 ini, IAIN Curup kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan kualitas tenaga pendidik di Indonesia. Diharapkan seluruh peserta mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga pada akhirnya dapat lulus sebagai guru profesional yang tidak hanya berkompeten secara akademik, tetapi juga berkarakter Islami dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era global.

📢 Resmi Diumumkan! Penempatan Lokasi Mahasiswa Peserta PPL Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Angkatan VIII Tahun 2025
Pengumuman Fakultas 01 Sep 2025

📢 Resmi Diumumkan! Penempatan Lokasi Mahasiswa Peserta PPL Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Angkatan VIII Tahun 2025

Panitia Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Angkatan ke VIII Tahun 2025 secara resmi mengumumkan penempatan lokasi mahasiswa peserta PPL. Informasi ini menjadi tahap penting setelah diumumkannya hasil kelulusan administrasi beberapa waktu lalu. Menurut keterangan Sekretaris Panitia PPL, Hastha Purna Putra, M.Pd.Kons., mahasiswa peserta PPL dapat melihat penempatan lokasi secara mudah melalui tautan berikut: https://shorturl.at/RiXSm atau dengan memindai barcode: Hanya dengan mengetikkan NIM masing-masing, mahasiswa dapat mengetahui informasi lengkap mulai dari lokasi sekolah PPL, nama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), hingga daftar teman sekelompok pada lokasi penempatan yang sama. “Pengumuman ini kami sampaikan agar seluruh mahasiswa peserta PPL dapat segera mengetahui dan mempersiapkan diri untuk menjalani PPL di lokasi masing-masing. Informasi sudah kami buat sesederhana mungkin agar mudah diakses,” ujar Hastha Purna Putra. Selain itu, Panitia PPL juga menegaskan bahwa setelah mengetahui teman sekelompoknya, mahasiswa diminta untuk segera berkoordinasi. Hal ini penting agar masing-masing kelompok dapat menentukan Koordinator dan Wakil Koordinator di lokasi PPL. Koordinator dan Wakil Koordinator Kelompok berperan penting sebagai penghubung antara kelompok dengan Dosen Pembimbing Lapangan maupun panitia. Oleh karena itu, pembentukan struktur ini perlu dilakukan sebelum hari pelaksanaan pembekalan PPL. Seperti diketahui, pembekalan PPL akan dilaksanakan pada Rabu, 03 September 2025, bertempat di Aula Rektorat IAIN Curup mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Dalam pembekalan tersebut, akan ada sesi khusus bagi Koordinator dan Wakil Koordinator untuk memperkuat pemahaman tugas dan tanggung jawab mereka. Panitia mengingatkan kepada mahasiswa untuk aktif menjalin komunikasi dengan anggota kelompok masing-masing agar koordinasi berjalan baik sejak awal. Hal ini akan mempermudah dalam menjalani kegiatan PPL yang merupakan salah satu mata kuliah wajib dan berperan penting dalam pembentukan kompetensi calon pendidik. Dengan diumumkannya penempatan lokasi ini, diharapkan seluruh mahasiswa peserta PPL dapat segera melakukan persiapan, baik secara individu maupun kelompok. Persiapan yang matang akan berdampak besar terhadap kelancaran praktik di sekolah mitra yang telah ditentukan. Akhirnya, Panitia PPL Fakultas Tarbiyah menegaskan bahwa informasi penempatan lokasi ini adalah resmi dan final. Semua mahasiswa peserta PPL diminta untuk menyimak dengan baik setiap instruksi yang disampaikan dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab demi kesuksesan PPL Angkatan VIII Tahun 2025

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Wajibkan Seluruh Peserta PPL VIII 2025 Hadiri Pembekalan di Aula Rektorat IAIN Curup
Pengumuman Fakultas 31 Aug 2025

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Wajibkan Seluruh Peserta PPL VIII 2025 Hadiri Pembekalan di Aula Rektorat IAIN Curup

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup resmi mengumumkan bahwa seluruh mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan ke-VIII Tahun 2025 yang telah dinyatakan lulus administrasi diwajibkan (tanpa terkecuali) untuk menghadiri Pembekalan Peserta PPL. Kegiatan pembekalan ini akan diselenggarakan pada Rabu, 03 September 2025 bertempat di Aula Rektorat IAIN Curup, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Pembekalan ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum mahasiswa terjun langsung ke sekolah mitra PPL. Tujuannya adalah memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai teknis pelaksanaan, tata tertib, serta etika mahasiswa sebagai calon pendidik profesional. Oleh karena itu, kehadiran peserta menjadi syarat mutlak yang tidak dapat ditawar. Dalam keterangannya, Ketua Panitia PPL ke-VIII Tahun 2025 sekaligus Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum., menegaskan pentingnya kehadiran mahasiswa. “Pembekalan ini adalah pintu awal bagi mahasiswa untuk memahami peran dan tanggung jawabnya di lapangan. Seluruh peserta wajib hadir tanpa terkecuali, karena pada kesempatan ini akan diberikan arahan teknis sekaligus pembekalan mental sebagai calon guru profesional,” ujarnya. Lebih lanjut, Dr. Sakut menambahkan bahwa pembekalan juga akan menjadi ajang konsolidasi antaranggota kelompok PPL, termasuk koordinator dan wakil koordinator di tiap lokasi. “Koordinator kelompok akan mendapat materi khusus agar mampu memimpin kelompoknya dengan baik. Oleh karena itu, mahasiswa harus menyiapkan diri secara optimal,” tambahnya. Adapun ketentuan kehadiran yang harus dipatuhi oleh mahasiswa peserta PPL adalah berpakaian rapi dengan menggunakan atasan putih, bawahan hitam, serta jas almamater. Untuk mahasiswa perempuan diwajibkan menggunakan hijab atau jilbab berwarna hitam, sementara mahasiswa laki-laki harus memastikan penampilan rambut rapi dan sopan. Kedisiplinan dalam berpakaian ini dimaksudkan untuk membiasakan mahasiswa tampil profesional sejak dini, sesuai dengan perannya sebagai calon pendidik. Dengan demikian, pembekalan bukan hanya memberikan materi akademik, tetapi juga membentuk karakter serta citra positif mahasiswa Tarbiyah di mata masyarakat. Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pembekalan ini. Ia menekankan bahwa PPL adalah jembatan penting yang menghubungkan teori di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia pendidikan. “Pembekalan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bekal utama bagi mahasiswa untuk terjun ke sekolah. Dunia pendidikan membutuhkan tenaga pendidik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara mental, moral, dan spiritual,” tegasnya. Dr. Sutarto juga berharap agar mahasiswa peserta PPL dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesungguhan. “Ikutilah pembekalan ini dengan serius, dengarkan setiap arahan yang diberikan, dan jadikan sebagai modal berharga untuk menjalani PPL dengan penuh tanggung jawab. Ingatlah bahwa di sekolah nanti, kalian bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama baik Fakultas Tarbiyah IAIN Curup,” sambungnya. Selain itu, pembekalan ini juga akan menjadi momentum memperkuat komitmen Fakultas Tarbiyah dalam melahirkan pendidik-pendidik unggul di masa depan. Dengan bekal yang diberikan, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan praktik pembelajaran yang kreatif, inovatif, serta berlandaskan pada nilai-nilai Islam moderat. Akhirnya, dengan adanya pengumuman ini, Fakultas Tarbiyah mengajak seluruh mahasiswa peserta PPL Angkatan ke-VIII Tahun 2025 untuk hadir tepat waktu, berpenampilan rapi sesuai ketentuan, serta menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Kehadiran dalam pembekalan ini akan menjadi langkah awal untuk menorehkan kesuksesan dalam PPL sekaligus membuktikan komitmen mahasiswa Tarbiyah sebagai calon guru yang profesional dan berintegritas.

PBAK 2025: Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Perkenalkan Visi Misi untuk Cetak Generasi Pendidik Islam Moderasi Bertaraf Asia Tenggara 2045
Akademik Fakultas 20 Aug 2025

PBAK 2025: Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Perkenalkan Visi Misi untuk Cetak Generasi Pendidik Islam Moderasi Bertaraf Asia Tenggara 2045

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup kembali menyelenggarakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademik sekaligus menanamkan nilai-nilai dasar yang akan menjadi pegangan selama menempuh pendidikan. Sejak awal, Fakultas Tarbiyah menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan wawasan akademik, tetapi juga menanamkan pemahaman mendalam tentang arah, visi, dan misi besar fakultas. PBAK di Fakultas Tarbiyah dilaksanakan pada hari terakhir, Rabu, 20 Agustus 2025, dengan agenda utama pengenalan fakultas, program studi (Prodi), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). Sebanyak 898 mahasiswa baru hadir dengan penuh antusiasme, terdiri atas: Tadris Bahasa Inggris 83 orang, BKPI 71 orang, TMM 33 orang, PIAUD 21 orang, PAI 192 orang, MPI 59 orang, PGMI 354 orang, Tadris Bahasa Indonesia 76 orang, serta Pendidikan Bahasa Arab 9 orang. Jumlah yang besar ini menunjukkan bahwa Fakultas Tarbiyah tetap menjadi pilihan utama bagi calon pendidik dan tenaga kependidikan di wilayah Rejang Lebong dan sekitarnya. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa PBAK bukanlah sekadar agenda tahunan yang bersifat seremonial, melainkan sebuah wadah strategis untuk membangun fondasi akademik mahasiswa. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus memahami sejak dini bahwa perjalanan perkuliahan bukan hanya tentang memperoleh gelar, tetapi juga membentuk karakter, membangun jaringan, serta menginternalisasi visi besar fakultas. “PBAK adalah kesempatan emas bagi mahasiswa baru untuk memahami arah dan tujuan besar Fakultas Tarbiyah. Kami ingin sejak awal mahasiswa mengetahui bahwa visi kami adalah Menjadi Fakultas yang Bermutu dalam Pengembangan Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Berbasis Islam Moderasi di Tingkat Asia Tenggara 2045. Visi ini adalah cita-cita besar yang harus kita wujudkan bersama, dan kalian semua adalah bagian penting dalam perjalanan menuju tujuan mulia ini,” tegas Dr. Sutarto. Beliau melanjutkan, visi tersebut menjadi pijakan sekaligus arah bagi seluruh civitas akademika. Fakultas Tarbiyah tidak hanya ingin melahirkan lulusan berkualitas di tingkat lokal atau nasional, tetapi juga berkompetisi dan berkontribusi di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2045. “Tahun 2045 bukan hanya tahun emas bagi bangsa Indonesia, tetapi juga target besar bagi fakultas kita untuk menunjukkan kualitas pendidikan berbasis Islam moderasi yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing,” tambahnya. Lebih lanjut, Dekan juga menjelaskan tiga misi utama Fakultas Tarbiyah sebagai implementasi nyata dari visi tersebut. Pertama, menyelenggarakan transparansi ilmu pendidikan dan kependidikan yang bermutu berbasis Islam moderasi. Kedua, melaksanakan penelitian dan publikasi dalam bidang ilmu pendidikan dan kependidikan yang bermutu berbasis Islam moderasi. Ketiga, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu pendidikan dan kependidikan yang bermutu berbasis Islam moderasi. Menurut beliau, ketiga misi tersebut saling berkaitan erat. Proses perkuliahan yang transparan dan bermutu akan melahirkan generasi mahasiswa yang kritis serta terbuka. Penelitian dan publikasi akan memperkuat eksistensi fakultas dalam dunia akademik internasional, sedangkan pengabdian masyarakat akan memastikan bahwa keilmuan yang dihasilkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Selain paparan visi dan misi, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan unsur pimpinan fakultas dan fungsinya, mulai dari Dekan, Wakil Dekan I dan II, Kepala Bagian Tata Usaha, hingga Ketua Program Studi. Kehadiran para pimpinan ini diharapkan memberi gambaran jelas kepada mahasiswa bahwa mereka tidak berjalan sendiri, tetapi memiliki pembimbing dan pengarah dalam setiap langkah akademiknya. Tidak hanya itu, mahasiswa juga dikenalkan dengan HMPS di setiap program studi. HMPS memiliki peran vital dalam mendampingi, mengarahkan, serta menjadi wadah aspirasi mahasiswa. Melalui HMPS, mahasiswa dapat mengembangkan diri dalam bidang kepemimpinan, organisasi, hingga kreativitas. Kehadiran HMPS menjadi jembatan yang menghubungkan mahasiswa dengan dosen dan pihak fakultas. Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah, Dita Rafizka, turut memberikan sambutan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa mahasiswa baru harus menyadari peran penting mereka sebagai generasi penerus fakultas. “Kalian bukan hanya datang untuk belajar di ruang kelas, tetapi juga untuk berproses, berorganisasi, dan berkontribusi. Jangan pernah ragu untuk terlibat, karena di sinilah tempat kalian menempa diri menjadi pribadi yang tangguh,” ungkap Dita. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan visi dan misi fakultas sebagai pedoman hidup akademik. “Visi fakultas kita yang ingin menjadi pusat pendidikan Islam moderasi di Asia Tenggara 2045 bukan hanya mimpi para pimpinan, tetapi juga harus menjadi cita-cita kita bersama. Kita semua adalah bagian dari perjuangan panjang menuju visi itu. Mahasiswa baru harus menanamkan semangat ini sejak awal,” tambahnya. Kehadiran mahasiswa baru dalam jumlah besar memberi energi baru bagi Fakultas Tarbiyah. Antusiasme mereka mengikuti setiap sesi menjadi bukti bahwa semangat belajar dan berkontribusi masih sangat tinggi. Fakultas berharap, dengan pemahaman yang jelas tentang visi dan misi, mahasiswa dapat lebih fokus dalam merancang perjalanan akademiknya. Setelah sesi di tingkat fakultas, kegiatan dilanjutkan di tingkat program studi. Setiap prodi menggelar sesi pengenalan visi, misi, dan ruang lingkup akademiknya masing-masing. HMPS mengambil peran penting dalam mengenalkan prodi kepada mahasiswa baru, termasuk program kerja, peluang pengembangan diri, serta kontribusi akademik yang bisa dicapai bersama. Dengan berakhirnya kegiatan PBAK Fakultas Tarbiyah, diharapkan mahasiswa baru tidak hanya memahami struktur organisasi, prodi, dan himpunan, tetapi juga mampu menanamkan dalam dirinya cita-cita besar fakultas. Pengenalan visi dan misi bukanlah akhir, melainkan awal dari proses panjang yang akan membentuk generasi pendidik dan tenaga kependidikan yang moderat, unggul, serta siap bersaing di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2045. Fakultas Tarbiyah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi mahasiswa baru agar mereka mampu menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat. Dengan visi besar yang telah dicanangkan, fakultas ini optimis bahwa langkah-langkah kecil yang dimulai dari PBAK akan mengantarkan mereka menuju masa depan yang gemilang.

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Raih Prestasi Membanggakan dengan 10 Penerima Satyalancana Karya Satya di HUT Kemerdekaan RI ke-80
Akademik Fakultas 17 Aug 2025

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Raih Prestasi Membanggakan dengan 10 Penerima Satyalancana Karya Satya di HUT Kemerdekaan RI ke-80

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang digelar di IAIN Curup berlangsung khidmat dan penuh makna. Peringatan nasional yang diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan unsur lainnya ini tidak hanya menjadi ajang penghormatan terhadap jasa pahlawan, tetapi juga menjadi momentum penghargaan atas dedikasi panjang para aparatur sipil negara. Dalam kesempatan bersejarah tersebut, sebanyak 23 civitas akademika IAIN Curup menerima Satyalancana Karya Satya sebagai bentuk apresiasi negara terhadap pengabdian mereka. Dari jumlah itu, Fakultas Tarbiyah berhasil menorehkan catatan istimewa dengan menempatkan 10 dosen dan tenaga kependidikan sebagai penerima penghargaan. [caption id="attachment_2035" align="alignright" width="204"] Dra. Ratnawati, M.Pd[/caption] [caption id="attachment_2036" align="alignright" width="188"] Dra. Susilawati, M.Pd[/caption] Penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun diberikan kepada dua dosen senior Fakultas Tarbiyah, yakni Dra. Ratnawati, M.Pd dan Dra. Susilawati, M.Pd. Keduanya dikenal sebagai pendidik yang konsisten, penuh dedikasi, dan telah memberikan kontribusi panjang dalam mencetak generasi bangsa. [caption id="attachment_2037" align="alignleft" width="130"] Dr. Leffi Noviyenty, M.Pd[/caption] [caption id="attachment_2038" align="alignleft" width="177"] Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd.[/caption] Sementara itu, dua dosen lainnya, Dr. Leffi Noviyenty, M.Pd dan Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd., meraih Satyalancana Karya Satya 20 tahun. Kedua sosok ini dikenal aktif dalam bidang akademik maupun pengembangan kelembagaan, serta turut berperan besar dalam penguatan mutu pendidikan di Fakultas Tarbiyah. [caption id="attachment_2042" align="alignright" width="186"] Hastha Purna Putra, S.Pd.I., M.Pd[/caption] [caption id="attachment_2043" align="alignright" width="177"] Prihantoro, SS., M.Pd[/caption] [caption id="attachment_2041" align="alignright" width="164"] Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum[/caption] [caption id="attachment_2039" align="alignright" width="258"] Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd[/caption] [caption id="attachment_2040" align="alignright" width="256"] Syamsurrijal Almuhammady, S.E., MM[/caption] Enam dosen berikutnya memperoleh Satyalancana Karya Satya 10 tahun, yakni Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd, Dr. Ihsan Nul Hakim, S.Ag., MA, Syamsurrijal Almuhammady, S.E., MM, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum, Prihantoro, SS., M.Pd, dan Hastha Purna Putra, S.Pd.I., M.Pd. Nama-nama ini merepresentasikan generasi akademisi Tarbiyah yang produktif, inovatif, serta berkontribusi besar dalam pengembangan ilmu pendidikan. Dengan jumlah 10 penerima, Fakultas Tarbiyah menjadi fakultas dengan penghargaan terbanyak pada upacara kali ini. Capaian ini membuktikan bahwa Tarbiyah bukan hanya pusat akademik, tetapi juga rumah bagi para pendidik yang setia dan berkomitmen tinggi terhadap pengabdiannya. [caption id="attachment_1886" align="alignleft" width="173"] Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd[/caption] Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas capaian tersebut. “Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa civitas akademika Tarbiyah mampu menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian yang panjang. Saya pribadi merasa bangga karena penghargaan ini sejalan dengan semangat Fakultas Tarbiyah dalam melahirkan tenaga pendidik yang berkarakter dan cinta tanah air,” ungkapnya. Lebih lanjut, Dr. Sutarto menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan motivasi baru. “Satyalancana ini menjadi pengingat bahwa pengabdian di dunia pendidikan adalah ladang amal yang terus harus dijaga. Kami berharap, semangat ini akan diteladani oleh para dosen muda dan mahasiswa agar senantiasa menempatkan pengabdian sebagai bagian dari perjalanan hidup mereka,” tambahnya. [caption id="attachment_2046" align="alignright" width="231"] Juliadi, BSc., SE[/caption] Sementara itu, Kabag Tata Usaha Fakultas Tarbiyah, Bapak Juliadi, BSc., SE., juga memberikan apresiasi atas capaian tersebut. “Keberhasilan 10 civitas Tarbiyah meraih Satyalancana menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia di fakultas ini berjalan baik. Loyalitas yang ditunjukkan para dosen dan tenaga kependidikan menjadi contoh positif yang akan memperkuat budaya kerja penuh integritas di Tarbiyah,” ujarnya. Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-80 di IAIN Curup akhirnya menjadi momen penting bagi Fakultas Tarbiyah untuk semakin meneguhkan diri sebagai fakultas yang berkomitmen tidak hanya pada kualitas akademik, tetapi juga pada pengabdian yang tulus dan berkelanjutan. Dengan capaian membanggakan ini, Tarbiyah berharap dapat terus melahirkan generasi pendidik yang unggul, berakhlak mulia, dan berjiwa nasionalis.

Gema Prestasi dari Curup! Yudha Adi Setiawan Raih Juara 3 Lomba Ghina Araby Tingkat Internasional, Harumkan Nama PBA IAIN Curup yang Baru Saja Raih Akreditasi Unggul
Akademik Fakultas 14 Aug 2025

Gema Prestasi dari Curup! Yudha Adi Setiawan Raih Juara 3 Lomba Ghina Araby Tingkat Internasional, Harumkan Nama PBA IAIN Curup yang Baru Saja Raih Akreditasi Unggul

Curup – Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Yudha Adi Setiawan, mahasiswa semester 7 Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), sukses meraih Juara 3 dalam ajang bergengsi Lomba Ghina Araby pada kegiatan Shawt al-‘Arabiyyah Tarbiyah Championship International 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Prodi PBA UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pada 4–13 Agustus 2025 secara online, dan diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Tidak hanya dikenal sebagai mahasiswa berprestasi, Yudha Adi Setiawan yang merupakan kelahiran Kota Curup 02 Agustus 2004, juga memegang amanah penting sebagai Ketua HMPS Prodi Pendidikan Bahasa Arab periode 2024–2025. Perannya sebagai pemimpin organisasi mahasiswa tidak menghalanginya untuk tetap berfokus pada pengembangan kemampuan bahasa Arab, khususnya dalam bidang seni suara atau ghina‘ araby. Dalam ajang ini, Yudha berhasil memikat hati dewan juri dengan teknik vokal yang mumpuni, penguasaan bahasa Arab yang fasih, serta interpretasi lagu yang penuh penghayatan. “Saya ingin menunjukkan bahwa mahasiswa daerah seperti kami juga bisa bersaing di level internasional, asal mau berusaha dan berlatih sungguh-sungguh,” ungkap Yudha dengan penuh semangat. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Noza Aflisia, M.Pd.I, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian mahasiswa bimbingannya tersebut. “Prestasi Yudha adalah bukti nyata bahwa Prodi PBA IAIN Curup tidak hanya fokus pada teori dan akademik, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan praktis mahasiswa. Kemenangan ini semakin memperkuat reputasi Prodi PBA yang baru saja memperoleh Akreditasi Unggul dari LAMDIK,” ujarnya. Menurut Dr. Noza, capaian ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani tampil di ajang nasional maupun internasional. “Kita ingin menunjukkan bahwa ‘Unggul’ bukan hanya sekadar status akreditasi, tetapi juga tercermin dari kualitas dan prestasi mahasiswa,” tambahnya. Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd., turut memberikan apresiasi luar biasa. “Prestasi Yudha adalah wujud nyata sinergi antara pembinaan akademik dan pengembangan bakat minat mahasiswa. Fakultas akan terus memberi dukungan penuh agar prestasi seperti ini terus bermunculan,” ungkapnya. Beliau menegaskan bahwa capaian mahasiswa seperti ini akan menjadi poin penting dalam mempertahankan dan meningkatkan mutu akademik fakultas. Dr. Sutarto juga menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa PBA di kancah internasional membuktikan bahwa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup memiliki SDM yang mampu bersaing secara global. “Dengan prestasi ini, kami semakin optimis untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga mampu berkontribusi di dunia internasional,” tambahnya. Keberhasilan Yudha Adi Setiawan di ajang Shawt al-‘Arabiyyah Tarbiyah Championship International 2025 menjadi momentum penting bagi Prodi PBA. Selain sebagai kebanggaan pribadi, capaian ini menjadi motivasi bersama untuk terus menjaga kualitas pembelajaran, memperluas jaringan kolaborasi, serta mendorong mahasiswa untuk lebih aktif mengikuti kompetisi yang relevan. Event ini sendiri menjadi salah satu ajang paling bergengsi dalam mempromosikan bahasa dan budaya Arab di kalangan mahasiswa. Dengan sistem kompetisi yang ketat dan melibatkan juri profesional, kemenangan Yudha menjadi bukti kualitas pembelajaran dan pembinaan di Prodi PBA IAIN Curup. Aroma kebanggaan kini tengah mewarnai lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Dari ruang kuliah hingga forum akademik, nama Yudha Adi Setiawan kini menjadi teladan bahwa semangat, kerja keras, dan dukungan institusi dapat melahirkan prestasi gemilang. Prestasi ini bukan hanya kemenangan personal, melainkan kemenangan seluruh civitas akademika PBA IAIN Curup yang terus berjuang mengharumkan nama kampus di kancah dunia.