Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
HMPS PGMI Gelar Pekan Olahraga Mahasiswa 2026, Semarakkan Kebersamaan dan Sportivitas Mahasiswa
CURUP – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup menyelenggarakan Pekan Olahraga Mahasiswa PGMI Tahun 2026 pada Selasa–Rabu, 18–19 Agustus 2026, bertempat di Lingkungan Prodi PGMI. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh mahasiswa PGMI tersebut berlangsung meriah dan menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun solidaritas, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan mahasiswa.Pekan Olahraga Mahasiswa PGMI 2026 merupakan kegiatan kemahasiswaan yang digagas dan dilaksanakan oleh HMPS PGMI sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi nonakademik sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan Program Studi PGMI.Melalui berbagai perlombaan yang dikemas secara kreatif dan penuh kebersamaan, mahasiswa tidak hanya diajak untuk berkompetisi, tetapi juga belajar bekerja sama, menghargai lawan, menjunjung sportivitas, dan membangun komunikasi antarmahasiswa.Dalam Pekan Olahraga Mahasiswa PGMI Tahun 2026, HMPS PGMI menghadirkan delapan cabang perlombaan, yait Lomba Voly Terpal, Lomba Catur, Lomba Bulu Tangkis, Lomba Gobak Sodor, Lomba Bakiak Batok, Lomba Paku dalam Botol, Lomba Estafet Kerucut dan Lomba Balap Karung.Beragam perlombaan tersebut dirancang untuk mengakomodasi berbagai kemampuan mahasiswa, mulai dari kemampuan fisik, ketangkasan, konsentrasi, strategi, hingga kerja sama tim.Lomba voly terpal dan bulu tangkis memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan olahraga sekaligus kekompakan. Sementara itu, lomba catur mengasah konsentrasi serta kemampuan peserta dalam menyusun strategi.Kemeriahan semakin terasa melalui berbagai permainan tradisional seperti gobak sodor, bakiak batok, paku dalam botol, estafet kerucut, dan balap karung. Perlombaan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mengandung nilai kebersamaan, koordinasi, keseimbangan, ketangkasan, dan kerja sama.Antusiasme mahasiswa terlihat dalam setiap perlombaan. Para peserta berusaha memberikan kemampuan terbaik, sementara mahasiswa lainnya turut memberikan dukungan dan semangat kepada teman-teman yang bertanding.Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PGMI, Citra Damayanti, menyampaikan bahwa Pekan Olahraga Mahasiswa PGMI 2026 merupakan salah satu upaya HMPS PGMI menghadirkan kegiatan positif yang dapat mempererat hubungan antarmahasiswa.“Pekan Olahraga Mahasiswa PGMI Tahun 2026 kami selenggarakan bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi juara, tetapi lebih dari itu sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, dan menciptakan rasa kekeluargaan di antara seluruh mahasiswa PGMI.”Citra juga mengapresiasi antusiasme seluruh mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.“Kami sangat mengapresiasi seluruh mahasiswa PGMI yang telah berpartisipasi dan memeriahkan kegiatan ini. Semoga melalui kegiatan ini semakin tumbuh solidaritas, kebersamaan, dan sportivitas di antara mahasiswa. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Prodi PGMI yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini.”Menurutnya, kegiatan kemahasiswaan seperti Pekan Olahraga Mahasiswa dapat menjadi sarana bagi HMPS PGMI untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun karakter mahasiswa di luar kegiatan perkuliahan.Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Agus Riyan Oktori, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada HMPS PGMI atas inisiatif dan kerja keras dalam menyelenggarakan Pekan Olahraga Mahasiswa PGMI Tahun 2026.Menurutnya, kegiatan yang digagas mahasiswa tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai potensi yang tidak selalu diperoleh melalui kegiatan akademik di ruang kelas.“Kami mengapresiasi HMPS PGMI yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan Pekan Olahraga Mahasiswa Tahun 2026. Kegiatan seperti ini sangat positif karena mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga perlu memiliki kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, memimpin, serta menjunjung tinggi sportivitas.”Agus Riyan Oktori juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda positif yang terus dikembangkan oleh HMPS PGMI.“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi positif di lingkungan Prodi PGMI. Jadikan olahraga dan permainan sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekeluargaan. Menang dan kalah adalah bagian dari kompetisi, tetapi nilai yang jauh lebih penting adalah kebersamaan, sportivitas, dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan.”Ia menambahkan bahwa kegiatan kemahasiswaan yang dikelola secara mandiri oleh mahasiswa juga dapat menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan dan organisasi.“Kegiatan seperti ini sekaligus menjadi proses belajar bagi mahasiswa dalam mengelola sebuah kegiatan, membangun kerja sama tim, menyelesaikan persoalan, dan bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing. Nilai-nilai tersebut sangat penting bagi mahasiswa PGMI sebagai calon pendidik dan calon pemimpin di masa depan.”Pekan Olahraga Mahasiswa PGMI 2026 memberikan suasana berbeda dari rutinitas akademik mahasiswa. Seluruh mahasiswa PGMI mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dan berkompetisi dalam suasana yang santai, menyenangkan, namun tetap menjunjung nilai sportivitas.Selain olahraga, sejumlah permainan tradisional yang dipertandingkan juga menghadirkan nilai edukatif. Gobak sodor, bakiak batok, estafet kerucut, hingga paku dalam botol mengajarkan pentingnya konsentrasi, keseimbangan, strategi, ketangkasan, dan koordinasi dengan anggota tim.Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa aktivitas kemahasiswaan memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan karakter mahasiswa. Melalui kegiatan yang dikelola oleh HMPS PGMI, mahasiswa memperoleh ruang untuk belajar berorganisasi sekaligus membangun hubungan sosial yang lebih kuat.Pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa PGMI Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu agenda positif yang terus dikembangkan oleh HMPS PGMI pada masa mendatang.Kegiatan ini tidak hanya meninggalkan pengalaman kompetitif bagi para peserta, tetapi juga memperkuat semangat kekeluargaan dan solidaritas seluruh mahasiswa PGMI.Melalui dukungan Program Studi PGMI dan kreativitas HMPS PGMI dalam menyelenggarakan kegiatan kemahasiswaan, diharapkan tercipta lingkungan mahasiswa yang aktif, kreatif, sehat, sportif, dan solid.Pekan Olahraga Mahasiswa PGMI 2026 menjadi momentum bahwa prestasi mahasiswa tidak hanya dibangun melalui ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman berorganisasi, bekerja sama, berkompetisi secara sehat, serta mampu menghargai setiap proses dan perbedaan.
Ketua dan Staf Prodi PGMI IAIN Curup Ikuti Rapat Koordinasi Fakultas Tarbiyah, Perkuat Kesiapan Hadapi Semester Ganjil 2026/2027
CURUP – Ketua dan staf Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup turut mengikuti Rapat Koordinasi Fakultas Tarbiyah dalam rangka memperkuat kesiapan menghadapi Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Ruang Rapat Dekanat Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Tarbiyah dalam menyatukan langkah dan memperkuat sinergi seluruh program studi serta unit kerja dalam mempersiapkan berbagai agenda akademik dan kelembagaan yang akan dilaksanakan pada periode mendatang.Dalam kegiatan tersebut, Ketua dan staf Prodi PGMI bersama unsur pimpinan program studi lainnya, staf fakultas, Kepala Gugus Kendali Mutu Fakultas Tarbiyah, serta Kepala Laboratorium Micro Teaching Fakultas Tarbiyah mengikuti pembahasan sejumlah agenda strategis.Beberapa agenda utama yang menjadi fokus koordinasi meliputi persiapan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan XI Mahasiswa Fakultas Tarbiyah, serta persiapan penerimaan mahasiswa baru.Bagi Prodi PGMI, persiapan semester ganjil menjadi bagian penting untuk memastikan proses akademik dapat berjalan secara tertib dan optimal. Berbagai aspek, mulai dari kesiapan perkuliahan, dosen, mahasiswa, jadwal akademik, hingga pelayanan administrasi, perlu dikoordinasikan dengan baik agar pelaksanaan kegiatan akademik dapat berjalan sesuai dengan ketentuan fakultas.Selain persiapan perkuliahan, rapat juga membahas pelaksanaan PPL Angkatan XI. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses pendidikan mahasiswa Fakultas Tarbiyah karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan di lingkungan praktik secara langsung.Agenda lainnya adalah persiapan penerimaan mahasiswa baru. Koordinasi ini diperlukan untuk memastikan setiap program studi, termasuk PGMI, dapat mendukung proses penerimaan dan memberikan pelayanan informasi yang optimal kepada calon mahasiswa.Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd, dalam arahannya menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antarprogram studi serta unit kerja dalam mempersiapkan berbagai agenda fakultas.“Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan menyamakan persepsi dalam menghadapi berbagai agenda Fakultas Tarbiyah. Persiapan yang baik harus dimulai dengan koordinasi yang baik pula, sehingga setiap program dapat dilaksanakan secara terarah dan tidak berjalan sendiri-sendiri.”Dekan juga mendorong seluruh Ketua Program Studi dan staf untuk memperkuat komunikasi serta menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan penuh komitmen.“Saya berharap seluruh program studi dan unit pendukung dapat terus memperkuat komunikasi dan sinergi. Yang paling utama adalah bagaimana kita memastikan mahasiswa mendapatkan pelayanan akademik yang baik dan proses pembelajaran dapat berjalan secara optimal.”Menurutnya, berbagai agenda yang akan dilaksanakan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 perlu dipersiapkan secara matang dengan tetap mengedepankan kualitas pelayanan dan mutu akademik.Keikutsertaan Ketua dan staf Prodi PGMI dalam rapat koordinasi tersebut menunjukkan komitmen program studi untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan Fakultas Tarbiyah.Koordinasi menjadi semakin penting mengingat berbagai agenda akademik yang akan dilaksanakan melibatkan program studi secara langsung. Dengan adanya penyamaan persepsi sejak tahap persiapan, berbagai potensi kendala dapat diantisipasi dan setiap kegiatan dapat dilaksanakan secara lebih terarah.Bagi Prodi PGMI, kesiapan menghadapi semester ganjil tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan perkuliahan, tetapi juga mencakup kesiapan pelayanan akademik, pendampingan mahasiswa, pelaksanaan program akademik, serta keterlibatan dalam berbagai agenda fakultas.Ketua dan staf Prodi PGMI berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan dan program Fakultas Tarbiyah sekaligus memastikan seluruh agenda yang menjadi tanggung jawab program studi dapat terlaksana dengan baik.Rapat koordinasi Fakultas Tarbiyah menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan seluruh unsur fakultas dalam menghadapi Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.Melalui koordinasi yang dilakukan secara bersama-sama, Fakultas Tarbiyah dan seluruh program studi diharapkan mampu membangun tata kelola akademik yang semakin efektif, responsif, dan berorientasi pada peningkatan mutu.Keikutsertaan Ketua dan staf Prodi PGMI IAIN Curup dalam rapat tersebut sekaligus menegaskan komitmen program studi untuk terus bersinergi dengan Fakultas Tarbiyah dalam memberikan pelayanan akademik terbaik kepada mahasiswa serta mendukung terwujudnya proses pendidikan yang berkualitas.Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang kuat, Prodi PGMI IAIN Curup siap menyambut Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 dengan semangat kolaborasi dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta penyelenggaraan pendidikan.
15 Mahasiswa PGMI IAIN Curup Ikuti Ujian Skripsi Gelombang 2 Periode Agustus 2026
CURUP – Sebanyak 15 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup mengikuti Ujian Skripsi Gelombang 2 Periode Agustus 2026 yang dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, di Gedung Munaqasyah Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan lancar sebagai bagian dari tahapan akhir penyelesaian studi mahasiswa pada jenjang sarjana.Ujian skripsi Gelombang 2 Periode Agustus 2026 dilaksanakan dalam empat sesi. Sesi pertama berlangsung pada pukul 08.00–09.30 WIB, sesi kedua 09.30–11.00 WIB, sesi ketiga 13.30–15.00 WIB, dan sesi keempat 15.00–16.30 WIB.Pembagian waktu tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ujian dapat berjalan secara efektif dan kondusif. Dalam setiap sesi, mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian yang telah disusun selama proses penyelesaian skripsi, kemudian mempertanggungjawabkannya melalui sesi tanya jawab dan diskusi bersama tim penguji.Ujian skripsi menjadi salah satu tahapan penting dalam proses akademik mahasiswa PGMI. Melalui proses tersebut, mahasiswa tidak hanya diuji atas penguasaan terhadap penelitian yang telah dilakukan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi secara ilmiah, serta merespons berbagai pertanyaan dan masukan dari dosen penguji.Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Agus Riyan Oktori, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa peserta ujian serta dosen pembimbing dan penguji yang telah berperan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.Menurutnya, ujian skripsi bukan sekadar tahapan administratif untuk menyelesaikan studi, tetapi merupakan proses akademik yang penting dalam mengukur kesiapan mahasiswa sebagai calon lulusan perguruan tinggi.“Ujian skripsi merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil dari proses akademik dan penelitian yang telah mereka jalani. Yang kami harapkan bukan hanya mahasiswa mampu menyelesaikan skripsinya, tetapi juga mampu mempertanggungjawabkan hasil penelitian secara ilmiah, berpikir kritis, serta menerima masukan sebagai bagian dari proses pengembangan diri.”Agus Riyan Oktori juga berharap mahasiswa PGMI yang telah menyelesaikan tahapan ujian dapat membawa kompetensi dan pengalaman akademik yang diperoleh selama perkuliahan ke dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat“Kami berharap para mahasiswa yang mengikuti ujian skripsi ini dapat menjadi lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki integritas, profesionalitas, kreativitas, dan kepedulian terhadap perkembangan dunia pendidikan. Khususnya sebagai calon pendidik di tingkat madrasah ibtidaiyah, mereka memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi masa depan.”Salah seorang mahasiswa peserta Ujian Skripsi Gelombang 2, Haris Febriyanto, mengungkapkan rasa syukur setelah dapat mengikuti salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademiknya.Menurut Haris, proses penyusunan skripsi hingga pelaksanaan ujian memberikan pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga mengajarkan pentingnya ketekunan, kedisiplinan, dan keberanian dalam mempertanggungjawabkan hasil penelitian.“Alhamdulillah, saya bersyukur dapat mengikuti ujian skripsi dengan lancar. Bagi saya, ujian ini merupakan salah satu tahapan yang sangat berarti setelah melalui proses penyusunan skripsi yang cukup panjang. Banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan, terutama bagaimana melakukan penelitian, menyusun karya ilmiah, dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian di hadapan dosen penguji.”Haris juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang telah memberikan bimbingan dan masukan selama proses penyelesaian skripsi.“Saya mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing dan dosen penguji yang telah memberikan arahan, masukan, dan motivasi. Terima kasih juga kepada keluarga dan teman-teman yang terus memberikan dukungan. Semoga apa yang saya dapatkan selama kuliah di PGMI IAIN Curup dapat menjadi bekal untuk melanjutkan langkah dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.”Pelaksanaan Ujian Skripsi PGMI IAIN Curup Gelombang 2 Periode Agustus 2026 menjadi bagian dari komitmen Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup dalam memastikan setiap mahasiswa menyelesaikan proses akademik sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.Kegiatan yang diikuti 15 mahasiswa tersebut berlangsung dengan tertib dan kondusif hingga seluruh sesi selesai. Melalui proses evaluasi akademik yang terarah, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas sekaligus memiliki kesiapan untuk mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan.Bagi Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, penyelenggaraan ujian skripsi bukan hanya menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk melahirkan lulusan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, khususnya pada jenjang madrasah ibtidaiyah.
19 Mahasiswa Ikuti Ujian Skripsi PGMI IAIN Curup Periode Agustus 2026, Komitmen Wujudkan Lulusan Berkualitas dan Profesional
Curup - Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup kembali menyelenggarakan Ujian Skripsi Periode Agustus 2026 pada Rabu (5/8/2026) di Gedung Munaqasyah Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Kegiatan yang diikuti oleh 19 mahasiswa ini berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebagai bagian dari tahapan akhir penyelesaian studi jenjang sarjana.Pelaksanaan ujian skripsi merupakan salah satu bentuk komitmen Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup dalam menjamin mutu akademik serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, dan kemampuan penelitian yang baik. Melalui ujian ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempertanggungjawabkan hasil penelitian yang telah disusun di hadapan tim dosen penguji.Untukk mendukung efektivitas pelaksanaan, ujian dibagi ke dalam empat sesi, yaitu sesi pertama pukul 08.00–09.30 WIB, sesi kedua 09.30–11.00 WIB, sesi ketiga 11.00–12.30 WIB, dan sesi keempat 13.30–15.00 WIB. Pembagian sesi tersebut memungkinkan seluruh rangkaian ujian berjalan secara kondusif sehingga setiap mahasiswa memperoleh waktu yang memadai dalam mempresentasikan hasil penelitiannya sekaligus berdiskusi dengan tim penguji.Setiap peserta memaparkan hasil penelitian yang telah dilakukan, menjelaskan pendekatan metodologi yang digunakan, serta menjawab berbagai pertanyaan, kritik, dan masukan dari tim penguji. Proses akademik ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi terhadap kualitas karya ilmiah mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang penyempurnaan penelitian sebelum skripsi dinyatakan layak untuk dipublikasikan dan diarsipkan sebagai karya ilmiah institusi.Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Agus Riyan Oktori, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah mengikuti ujian skripsi dengan penuh kesiapan, serta kepada para dosen pembimbing dan dosen penguji yang telah melaksanakan tugas akademik secara profesional.Ujian skripsi merupakan puncak dari proses akademik yang telah ditempuh mahasiswa selama menjalani perkuliahan. Melalui tahapan ini, mahasiswa tidak hanya diuji kemampuan akademiknya, tetapi juga integritas, cara berpikir ilmiah, dan kemampuannya dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah ibtidaiyah. Kami berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan seluruh proses dengan hasil terbaik dan menjadi lulusan yang unggul, profesional, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia," ujar Agus Riyan Oktori, M.Pd.I.Sementara itu, salah satu peserta ujian skripsi, Arba Rajabani, mengungkapkan rasa syukur setelah berhasil menyelesaikan ujian skripsinya. Menurutnya, proses penyusunan skripsi hingga pelaksanaan ujian menjadi pengalaman akademik yang memberikan banyak pelajaran dan pendewasaan."Alhamdulillah, saya bersyukur dapat menyelesaikan ujian skripsi dengan baik. Selama proses penyusunan skripsi, saya memperoleh banyak pengalaman berharga, mulai dari belajar melakukan penelitian hingga meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Terima kasih kepada para dosen pembimbing dan dosen penguji atas arahan, masukan, serta motivasi yang diberikan. Semoga ilmu yang saya peroleh selama menempuh pendidikan di PGMI IAIN Curup dapat menjadi bekal untuk mengabdi sebagai pendidik yang profesional dan bermanfaat bagi masyarakat," tutur Arba Rajabani.Keberhasilan pelaksanaan Ujian Skripsi Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Periode Agustus 2026 menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Melalui proses evaluasi akademik yang objektif, transparan, dan berorientasi pada mutu, Program Studi PGMI terus berupaya menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki integritas, daya saing, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
40 Mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Ikuti Ujian Skripsi Periode Juli 2026
Curup – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup melaksanakan Ujian Skripsi Periode Juli 2026 yang diikuti oleh 40 mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 29–30 Juli 2026, bertempat di Gedung Munaqasyah Fakultas Tarbiyah IAIN Curup.Pelaksanaan ujian skripsi merupakan salah satu tahapan akademik akhir yang wajib ditempuh mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan pada jenjang sarjana. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi PGMI dalam memastikan mutu lulusan yang kompeten, profesional, dan memiliki kemampuan akademik yang baik.Pada hari pertama, Rabu (29/07/2026), pelaksanaan ujian dibagi ke dalam lima sesi, yaitu pukul 08.00–09.30 WIB, 09.30–11.00 WIB, 11.00–12.30 WIB, 13.30–15.00 WIB, dan 15.00–16.30 WIB. Sementara itu, pada hari kedua, Kamis (30/07/2026), ujian dilaksanakan dalam empat sesi, yakni pukul 08.00–09.30 WIB, 09.30–11.00 WIB, 11.00–12.30 WIB, dan 13.30–15.00 WIB.Selama pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Para mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan tim penguji yang terdiri atas dosen pembimbing dan dosen penguji yang telah ditunjuk.Ketua Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Agus Riyan Oktori, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.“Ujian skripsi merupakan puncak dari proses akademik yang telah ditempuh mahasiswa selama menempuh pendidikan di Program Studi PGMI. Kami berharap seluruh mahasiswa yang mengikuti ujian pada periode ini dapat menyelesaikan studinya dengan hasil yang memuaskan dan menjadi lulusan yang unggul, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan madrasah ibtidaiyah,” ungkap Agus Riyan Oktori, M.Pd.I.Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Program Studi PGMI akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan akademik dan menjaga standar mutu pendidikan sebagai bagian dari komitmen dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.Salah satu peserta ujian skripsi, Reza Renaldy, turut membagikan pengalamannya setelah menyelesaikan ujian. Menurutnya, tahapan penyusunan hingga pelaksanaan ujian skripsi menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter dan kemampuan akademiknya.“Alhamdulillah, saya merasa bersyukur dapat menyelesaikan tahapan ujian skripsi ini dengan baik. Proses penyusunan skripsi memberikan banyak pelajaran, mulai dari melatih kedisiplinan, kemampuan berpikir kritis, hingga mengelola waktu dan menyelesaikan berbagai tantangan selama penelitian. Saya mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing, dosen penguji, serta seluruh civitas akademika PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup yang telah memberikan bimbingan dan dukungan selama ini. Semoga ilmu yang kami peroleh dapat menjadi bekal untuk mengabdi dan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan,” ujar Reza Renaldy.Pelaksanaan Ujian Skripsi Periode Juli 2026 ini menjadi salah satu wujud nyata dedikasi Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan siap mengabdi kepada masyarakat. Diharapkan, seluruh mahasiswa yang mengikuti ujian dapat segera menyelesaikan seluruh proses administrasi akademik dan melanjutkan langkah mereka menuju dunia profesional.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian visi institusi sebagai pusat pengembangan pendidikan Islam yang unggul, moderat, dan berdaya saing.
Perkuat Kolaborasi Nasional, Ketua Prodi PGMI IAIN Curup Hadiri Mukernas Ke-12 PD-PGMI Indonesia di Malang
Malang – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui partisipasi aktif pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Ke-12 Persatuan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PD-PGMI) Indonesia yang diselenggarakan pada 25–27 Juni 2026 di Aria Gajahyana Hotel, Kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan nasional tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pengurus Pusat PD-PGMI Indonesia dengan Program Studi PGMI Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang (UNISMA).Delegasi Program Studi PGMI IAIN Curup diwakili oleh Ketua Program Studi PGMI, Agus Riyan Oktori, M.Pd.I, bersama Yosi Yulizah, M.Pd.I. Kehadiran keduanya menjadi wujud nyata komitmen Prodi PGMI IAIN Curup dalam memperluas jejaring akademik nasional, memperkuat kolaborasi antarlembaga, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.Mengusung tema "Penguatan Konsorsium PGMI: Pemetaan Kepakaran, Akselerasi Karir, dan Produktivitas Dosen", Mukernas Ke-12 menjadi forum strategis bagi para ketua program studi, sekretaris program studi, dan dosen PGMI dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk merumuskan langkah-langkah penguatan konsorsium nasional. Fokus utama pembahasan diarahkan pada pemetaan kepakaran dosen, percepatan pengembangan karier akademik, peningkatan produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, serta penguatan kolaborasi antarprogram studi dalam pengembangan keilmuan PGMI.Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda penting, mulai dari pembukaan dan pemberian PD-PGMI Award 2026, forum diskusi mengenai implementasi Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025, workshop penyusunan peta jabatan dan formasi dosen PGMI, pengembangan konsorsium keilmuan, peningkatan produktivitas penelitian dan publikasi, hingga pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional Pengurus Pusat PD-PGMI Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang strategis dalam merumuskan program kerja organisasi sekaligus menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi pengembangan Program Studi PGMI di Indonesia.Ketua Program Studi PGMI IAIN Curup, Agus Riyan Oktori, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Mukernas Ke-12 PD-PGMI Indonesia yang dinilai menjadi forum strategis dalam membangun sinergi antarprogram studi PGMI di seluruh Indonesia."Mukernas Ke-12 PD-PGMI Indonesia merupakan forum yang sangat strategis untuk memperkuat kolaborasi, berbagi praktik baik, serta menyusun langkah-langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan guru madrasah ibtidaiyah. Berbagai materi yang disampaikan, khususnya terkait pemetaan kepakaran dosen, pengembangan karier akademik, dan penguatan budaya riset, menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami untuk terus mengembangkan Program Studi PGMI IAIN Curup agar semakin adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan," ungkap Agus.Lebih lanjut, ia berharap berbagai rekomendasi yang dihasilkan dalam Mukernas dapat diimplementasikan secara nyata di lingkungan Program Studi PGMI IAIN Curup, baik melalui penguatan jejaring akademik, peningkatan kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman."Keikutsertaan dalam forum nasional seperti ini bukan hanya menjadi sarana peningkatan kapasitas dosen, tetapi juga merupakan bentuk komitmen Prodi PGMI IAIN Curup untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan guru madrasah di Indonesia. Semoga jejaring yang terbangun selama Mukernas dapat melahirkan berbagai kolaborasi yang produktif dan memberikan dampak positif bagi institusi maupun masyarakat," tambahnya.Melalui keikutsertaan pada Mukernas Ke-12 PD-PGMI Indonesia, Program Studi PGMI IAIN Curup menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun pendidikan guru madrasah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Hasil-hasil rekomendasi yang dihasilkan dalam forum nasional ini diharapkan menjadi pijakan dalam memperkuat tata kelola program studi, meningkatkan kompetensi dosen, serta menghadirkan inovasi pembelajaran yang berdampak bagi kemajuan pendidikan dasar Islam di Indonesia.