Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
Dosen Prodi PBA IAIN Curup Ikuti Hari Kedua Workshop Metodologi Penelitian Pendidikan
Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Curup kembali mengikuti Workshop Metodologi Penelitian Pendidikan pada hari kedua yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Kompetensi Metodologi Penelitian Dosen dalam Riset Pendidikan” ini berlangsung di Auditorium Gedung Kuliah Terpadu IAIN Curup.Pada hari kedua, peserta workshop mendapatkan materi mengenai “Analisis Data Penelitian Kuantitatif Menggunakan SEM-PLS” yang disampaikan oleh Dr. Guntur Gunawan, M.Kom., Dosen IAIN Curup. Materi tersebut memberikan penguatan kepada para dosen mengenai pemanfaatan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dalam menganalisis data penelitian kuantitatif.Melalui sesi ini, para dosen memperoleh pemahaman mengenai penerapan SEM-PLS dalam penelitian, mulai dari pemahaman konsep, pengolahan data, hingga interpretasi hasil analisis. Materi tersebut diharapkan dapat mendukung dosen dalam menghasilkan penelitian kuantitatif yang lebih sistematis serta sesuai dengan perkembangan metodologi penelitian pendidikan.Keikutsertaan dosen Prodi PBA IAIN Curup dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kompetensi akademik, khususnya dalam bidang penelitian. Penguatan metodologi penelitian dinilai penting untuk mendukung produktivitas dosen dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta relevan dengan perkembangan Pendidikan Bahasa Arab.Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup, Dr. Renti Yasmar, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan workshop tersebut memberikan manfaat bagi dosen, terutama dalam memperluas wawasan dan keterampilan dalam menggunakan berbagai pendekatan penelitian.“Workshop ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi dosen Prodi PBA untuk terus meningkatkan kompetensi dalam metodologi penelitian. Pemahaman terhadap metode analisis data, termasuk SEM-PLS, diharapkan dapat mendukung dosen dalam menghasilkan penelitian yang lebih berkualitas, sistematis, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan Pendidikan Bahasa Arab,” ujar Dr. Renti Yasmar.Lebih lanjut, keikutsertaan dalam workshop ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan dosen dalam melaksanakan penelitian, tetapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran. Kompetensi penelitian yang semakin kuat dapat mendukung dosen dalam mengintegrasikan hasil-hasil riset ke dalam pembelajaran serta mendorong terciptanya budaya akademik yang produktif di lingkungan Prodi PBA IAIN Curup.Dengan mengikuti rangkaian Workshop Metodologi Penelitian Pendidikan selama dua hari, dosen Prodi PBA IAIN Curup diharapkan semakin siap mengembangkan penelitian dengan pendekatan metodologis yang beragam, baik penelitian kualitatif maupun kuantitatif, serta mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu Pendidikan Bahasa Arab. (YDO)
Ratusan Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis Bersama Puskesmas Tunas Harapan
Curup, 21 September 2026 — Ratusan mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Puskesmas Tunas Harapan Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan yang dipusatkan di halaman kelas perkuliahan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Curup tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit.Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi civitas akademika dan mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup berlangsung selama dua hari, yakni Senin dan Selasa, 21–22 September 2026, dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Sejak pagi, mahasiswa terlihat berdatangan ke lokasi pemeriksaan dan mengikuti tahapan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tim dari Puskesmas Tunas Harapan. Antusiasme mahasiswa tampak dari banyaknya peserta yang secara sukarela memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut di tengah aktivitas perkuliahan.Program tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Puskesmas Tunas Harapan Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong Nomor: 800/329/PKM-TH/2026. Melalui program ini, Puskesmas Tunas Harapan memberikan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih mengenali kondisi kesehatannya secara dini. Kehadiran layanan kesehatan di lingkungan kampus juga menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran mahasiswa bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam menunjang proses pendidikan dan aktivitas akademik.Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dari tenaga kesehatan Puskesmas Tunas Harapan sesuai dengan rangkaian layanan yang tersedia. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengetahui kondisi kesehatannya, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan secara berkala. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya preventif dan kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak usia produktif.Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong serta Puskesmas Tunas Harapan yang telah menghadirkan layanan kesehatan bagi civitas akademika. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Puskesmas Tunas Harapan yang telah memberikan kesempatan kepada civitas akademika, khususnya mahasiswa Fakultas Tarbiyah, untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya karena kesehatan merupakan modal penting dalam menjalankan aktivitas akademik,” ungkapnya.Lebih lanjut, Dr. Bakti Komalasari mengajak seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan diri. “Kami mengimbau kepada seluruh mahasiswa untuk tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, kita dapat lebih peduli terhadap diri sendiri dan mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan. Mahasiswa yang sehat tentu akan lebih optimal dalam mengikuti perkuliahan, melaksanakan berbagai aktivitas kemahasiswaan, serta mengembangkan potensi dan prestasinya,” tambahnya.Sementara itu, Kepala Puskesmas Tunas Harapan Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong, Ibu Bdn. Sulistiawati, S.Tr., Keb., menyampaikan bahwa kegiatan Cek Kesehatan Gratis merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan. “Kami berharap melalui kegiatan ini mahasiswa dapat lebih mengenal kondisi kesehatannya dan menyadari pentingnya deteksi dini faktor risiko penyakit. Kami sangat mengapresiasi antusiasme mahasiswa Fakultas Tarbiyah yang telah hadir dan mengikuti pemeriksaan kesehatan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat serta mendorong mahasiswa untuk menerapkan pola hidup yang lebih sehat,” ujarnya.Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Fakultas Tarbiyah IAIN Curup diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pemeriksaan kesehatan semata, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya pencegahan, deteksi dini, dan perilaku hidup sehat di lingkungan perguruan tinggi. Antusiasme ratusan mahasiswa pada hari pertama menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang hadir lebih dekat dengan lingkungan kampus mendapatkan respons positif dari mahasiswa. Fakultas Tarbiyah IAIN Curup mengajak mahasiswa yang belum mengikuti pemeriksaan untuk memanfaatkan hari kedua pelaksanaan, Selasa, 22 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai, di halaman kelas perkuliahan Prodi PGMI. Mahasiswa sehat, kuliah semangat, prestasi meningkat.
Mahasiswa PGMI IAIN Curup Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ketua Prodi Dukung Penguatan Kesadaran Kesehatan Mahasiswa
Curup, 21 September 2026 — Seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan oleh Puskesmas Tunas Harapan, Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung deteksi dini faktor risiko penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan.Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Puskesmas Tunas Harapan Nomor 800/329/PKM-TH/2026 perihal permohonan fasilitasi Cek Kesehatan Gratis kepada Rektor IAIN Curup. Melalui surat tertanggal 15 September 2026, Puskesmas Tunas Harapan mengajukan dukungan berupa penyediaan tempat dan koordinasi pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi civitas akademika IAIN Curup.Pemeriksaan CKG di lingkungan IAIN Curup dilaksanakan secara bertahap pada tiga fakultas. Fakultas Tarbiyah mendapatkan jadwal pada 21 dan 22 September 2026, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam pada 23 dan 24 September 2026, serta Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah pada 28 dan 29 September 2026. Seluruh kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan kesehatan meliputi skrining dan pemeriksaan sesuai ketentuan program CKG. Peserta hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan fakultas, serta mengikuti alur dan seluruh rangkaian pemeriksaan.Keikutsertaan seluruh mahasiswa PGMI dalam kegiatan ini menunjukkan partisipasi aktif mahasiswa dalam mendukung program pelayanan kesehatan di lingkungan kampus. Melalui pemeriksaan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatannya sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap upaya pencegahan penyakit.Ketua Program Studi PGMI IAIN Curup, Agus Riyan Oktori, M.Pd.I., menyambut baik pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis bagi mahasiswa. Ia menilai kegiatan ini memiliki manfaat penting dalam mendukung kesehatan mahasiswa sebagai bagian dari upaya menunjang aktivitas akademik dan kehidupan kampus.Agus Riyan Oktori juga menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Tunas Harapan serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan mahasiswa perlu berjalan beriringan dengan pengembangan kompetensi akademik agar mahasiswa dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal.“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis bagi seluruh mahasiswa Prodi PGMI IAIN Curup. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan layanan ini dengan baik, mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan sesuai jadwal, dan menjadikan kesehatan sebagai salah satu perhatian penting dalam menjalani aktivitas perkuliahan. Terima kasih kepada Puskesmas Tunas Harapan dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan ini.”Program Cek Kesehatan Gratis ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung kesejahteraan civitas akademika. Pelaksanaan kegiatan secara terjadwal di lingkungan fakultas diharapkan dapat membantu kelancaran pelayanan sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti pemeriksaan sesuai ketentuan.Prodi PGMI IAIN Curup berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kebiasaan positif di kalangan mahasiswa untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan diri. Kesadaran tersebut diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan kampus yang sehat serta menunjang mahasiswa agar tetap aktif dan produktif dalam kegiatan akademik maupun nonakademik.Dengan keterlibatan seluruh mahasiswa PGMI, program CKG diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga momentum untuk memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Curup.
Dosen Prodi PBA IAIN Curup Ikuti Workshop Metodologi Penelitian Pendidikan
Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Curup turut berpartisipasi dalam kegiatan Workshop Metodologi Penelitian Pendidikan yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah IAIN Curup pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Kompetensi Metodologi Penelitian Dosen dalam Riset Pendidikan” tersebut dilaksanakan di Auditorium Gedung Kuliah Terpadu IAIN Curup.Workshop ini menjadi salah satu upaya Fakultas Tarbiyah IAIN Curup dalam meningkatkan kompetensi dosen, khususnya dalam pengembangan metodologi penelitian dan peningkatan kualitas riset di bidang pendidikan. Keikutsertaan dosen Prodi PBA dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung penguatan kapasitas akademik serta pengembangan penelitian yang relevan dan berkualitas.Pada hari pertama pelaksanaan workshop, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang metodologi penelitian. Sesi pertama menghadirkan Dr. Muhammad Kristiawan, M.Pd., Dosen Universitas Bengkulu, yang menyampaikan materi dengan topik “SLR sebagai Landasan Penyusunan Penelitian Berkualitas”.Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan penguatan mengenai Systematic Literature Review (SLR) sebagai salah satu pendekatan dalam mengidentifikasi, menelaah, dan mensintesis berbagai hasil penelitian yang relevan. Materi tersebut memberikan wawasan kepada para dosen mengenai pentingnya kajian literatur yang sistematis sebagai landasan dalam merumuskan penelitian yang memiliki dasar akademik yang kuat.Selanjutnya, sesi kedua menghadirkan M. Arif Rahman Hakim, Ph.D., Dosen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, dengan topik “Analisis Data Penelitian Kualitatif Menggunakan NVivo”. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pemanfaatan perangkat lunak NVivo dalam membantu proses pengelolaan dan analisis data penelitian kualitatif.Melalui materi tersebut, dosen Prodi PBA dan peserta workshop memperoleh wawasan praktis mengenai pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses penelitian, mulai dari pengorganisasian data, pengkodean, hingga proses analisis data kualitatif secara lebih sistematis.Keikutsertaan dosen Prodi PBA IAIN Curup dalam workshop ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas penelitian dosen, khususnya dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab. Selain itu, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan pembelajaran di lingkungan Prodi PBA IAIN Curup.Kegiatan Workshop Metodologi Penelitian Pendidikan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Fakultas Tarbiyah IAIN Curup untuk terus mendorong penguatan budaya akademik dan riset di kalangan dosen, sehingga mampu menghasilkan penelitian pendidikan yang berkualitas, relevan, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat. (YDO)
Memasuki Minggu Kedua PPL Angkatan IX, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Mulai Pendataan Sekolah dan Data Guru Pamong
Curup, 20 September 2026 — Memasuki minggu kedua pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan IX Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Tahun 2026, panitia mulai melakukan tahap pendataan sekolah atau lokasi PPL sebagai bagian penting dari tertib administrasi pelaksanaan kegiatan. Pendataan ini ditujukan kepada seluruh kelompok mahasiswa PPL melalui Ketua atau Wakil Ketua Kelompok dengan memanfaatkan Google Form yang telah disediakan oleh panitia.Pendataan tersebut mencakup informasi sekolah atau lokasi PPL, data Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Perwakilan Guru Pamong, serta data keseluruhan Guru Pamong dan mahasiswa yang dibimbing. Data Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah meliputi nama, NIP, pangkat/golongan, NIK, email, nomor rekening, dan nama bank. Sementara itu, data Perwakilan Guru Pamong meliputi identitas dan informasi rekening yang akan digunakan dalam proses administrasi honorarium.Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah sekaligus Ketua Panitia PPL Angkatan IX Tahun 2026, Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I, menyampaikan bahwa pendataan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh administrasi PPL dapat berjalan secara tertib, akurat, dan sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan kegiatan. Ia meminta Ketua dan Wakil Ketua Kelompok agar tidak hanya mengisi data, tetapi juga melakukan pengecekan ulang sebelum data dikirimkan kepada panitia.“Kami meminta kepada seluruh Ketua dan Wakil Ketua Kelompok untuk benar-benar memperhatikan setiap data yang diinput. Jangan terburu-buru mengirimkan formulir sebelum memastikan seluruh data sudah lengkap dan benar, khususnya alamat email dan nomor rekening,” ujar Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I.Ia menjelaskan, ketelitian dalam pengisian alamat email menjadi hal yang sangat penting karena data tersebut akan digunakan untuk mendukung proses pengiriman sertifikat bagi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan Guru Pamong. Kesalahan sederhana seperti salah satu huruf, angka, atau karakter pada alamat email dapat menyebabkan dokumen tidak sampai kepada penerima yang dituju.Selain email, ketepatan data rekening juga menjadi perhatian khusus panitia karena berkaitan dengan proses transfer honorarium Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan Guru Pamong. Untuk itu, mahasiswa yang bertugas melakukan pendataan diminta terlebih dahulu melakukan konfirmasi dan validasi nomor rekening melalui layanan perbankan elektronik atau sarana digital yang tersedia, sehingga nama pemilik rekening dapat dipastikan sesuai dengan nama Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, atau Perwakilan Guru Pamong yang didata.Khusus untuk Perwakilan Guru Pamong, panitia menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah salah satu guru pamong yang mewakili keseluruhan guru pamong pada sekolah atau lokasi PPL tersebut dalam urusan administrasi pembayaran honorarium. Dengan demikian, seluruh honorarium guru pamong di sekolah terkait nantinya akan ditransfer melalui rekening Perwakilan Guru Pamong yang telah didata dan diverifikasi.Melalui pendataan ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup berharap seluruh data sekolah, unsur pimpinan sekolah, guru pamong, dan mahasiswa PPL dapat terdokumentasi secara lengkap dan akurat. Ketua dan Wakil Ketua Kelompok PPL Angkatan IX Tahun 2026 diharapkan segera mengisi Google Form berikut: https://bit.ly/Form_Pendataan_Sekolah_PPL_2026 serta melakukan pemeriksaan akhir terhadap seluruh data sebelum mengirimkannya. Ketelitian dalam tahap pendataan ini menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran administrasi, pengiriman sertifikat, dan proses pembayaran honorarium selama pelaksanaan PPL Angkatan IX Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Tahun 2026.
Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Ajak Mahasiswa Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis, Digelar 21–22 September 2026
Curup, – Fakultas Tarbiyah IAIN Curup mengajak seluruh mahasiswa dan mahasiswi untuk memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis yang diselenggarakan oleh Puskesmas Tunas Harapan Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong. Program ini menjadi salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya civitas akademika, terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit.Pelaksanaan program tersebut berdasarkan Surat Kepala Puskesmas Tunas Harapan Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong Nomor: 800/329/PKM-TH/2026. Melalui program ini, Puskesmas Tunas Harapan berupaya memberikan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih mengenali kondisi kesehatannya secara dini.Khusus bagi mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, kegiatan Cek Kesehatan Gratis dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu Senin dan Selasa, tanggal 21 dan 22 September 2026. Pelayanan dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, sehingga mahasiswa diharapkan dapat mengatur waktu dan memanfaatkan kesempatan tersebut di sela-sela aktivitas perkuliahan.Kegiatan Cek Kesehatan Gratis bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah akan dipusatkan di halaman kelas perkuliahan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Curup. Mahasiswa yang berminat mengikuti program ini dapat datang secara langsung ke lokasi pada waktu yang telah ditentukan dan mengikuti proses pemeriksaan sesuai arahan petugas kesehatan dari Puskesmas Tunas Harapan.Program ini tidak hanya dimaksudkan sebagai pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini faktor risiko penyakit serta mengetahui status kesehatan masyarakat. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, seseorang dapat lebih memahami pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan melakukan langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., mengajak seluruh civitas akademika, khususnya mahasiswa Fakultas Tarbiyah, untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut. “Kami mengimbau seluruh civitas akademika dan mahasiswa Fakultas Tarbiyah untuk memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis ini dengan sebaik-baiknya. Kesehatan merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas akademik. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, kita dapat lebih peduli terhadap diri sendiri dan mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan,” demikian pesan Dekan Fakultas Tarbiyah.Lebih lanjut, mahasiswa yang akan mengikuti pemeriksaan diingatkan untuk membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai persyaratan yang perlu dibawa saat mengikuti program. Fakultas Tarbiyah juga mengimbau mahasiswa untuk hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga pelaksanaan pelayanan kesehatan dapat berjalan tertib, lancar, dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.Melalui kegiatan ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup berharap semakin tumbuh kesadaran civitas akademika akan pentingnya menjaga kesehatan, mengenali kondisi tubuh, dan melakukan deteksi dini sejak sekarang. “Mari manfaatkan kesempatan ini. Mahasiswa sehat akan lebih siap mengikuti perkuliahan, berkarya, dan meraih prestasi,” pesan Dr. Bakti Komalasari. Yuk, cek kesehatan gratis dan jangan sampai terlewat! Mahasiswa sehat, kuliah semangat, prestasi meningkat.