Menu

Indeks Berita

Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.

Selamat Datang Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup
Akademik Pendidikan Bahasa Arab 09 Sep 2026

Selamat Datang Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup

Curup, 24 Agustus 2026 — Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Curup menyambut kedatangan mahasiswa baru pada awal tahun akademik 2026/2027. Sebanyak 13 mahasiswa baru bergabung dalam keluarga besar Prodi PBA, yang terdiri atas 12 mahasiswa jalur reguler dan 1 mahasiswa melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).Penyambutan mahasiswa baru ini menjadi momentum penting bagi Prodi PBA dalam membangun suasana akademik yang positif sekaligus memperkenalkan lingkungan pembelajaran kepada mahasiswa yang baru memulai perjalanan akademiknya di bidang Pendidikan Bahasa Arab.Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Renti Yasmar, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Kehadiran mahasiswa baru diharapkan dapat menjadi bagian dari proses penguatan dan pengembangan Prodi PBA dalam mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, serta mampu berkontribusi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam bidang Bahasa Arab.“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Jadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, serta membangun karakter sebagai calon pendidik Bahasa Arab yang profesional dan berakhlak,” demikian pesan yang disampaikan dalam penyambutan mahasiswa baru.Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan berbagai hal yang berkaitan dengan proses akademik, kegiatan pembelajaran, layanan administrasi, serta kehidupan kemahasiswaan di lingkungan Prodi PBA. Pendampingan dan pelayanan akademik akan terus diberikan agar mahasiswa dapat beradaptasi dengan baik dan mengikuti proses perkuliahan secara optimal.Turut mendukung pelayanan administrasi dan kegiatan Prodi PBA, Yossi Dwi Oktarina, S.Pd., selaku Staf Prodi PBA, yang akan membantu mahasiswa dalam berbagai kebutuhan administrasi dan layanan program studi.Dengan bergabungnya 12 mahasiswa reguler dan 1 mahasiswa RPL, Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup optimistis dapat terus menciptakan lingkungan akademik yang kondusif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas mahasiswa.Selamat datang dan selamat bergabung di keluarga besar Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup. Semoga seluruh mahasiswa baru dapat menjalani proses perkuliahan dengan penuh semangat, disiplin, dan komitmen untuk meraih prestasi serta menjadi generasi pendidik Bahasa Arab yang kompeten, profesional, dan berakhlak mulia. (YDO)

Merajut Kata, Membumikan Bahasa: Prof. Dr. Ifnaldi, M.Pd. sebagai Juri Cerpen FTBI SLTP Kabupaten Rejang Lebong 2026
Berita Tadris Bahasa Indonesia 08 Sep 2026

Merajut Kata, Membumikan Bahasa: Prof. Dr. Ifnaldi, M.Pd. sebagai Juri Cerpen FTBI SLTP Kabupaten Rejang Lebong 2026

TBIN, IAINCurup_ Ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SLTP) sederajat se-Kabupaten Rejang Lebong yang dihelat pada 27 Agustus 2026 di SMPN 2 Rejang Lebong menyisakan catatan penting dalam dunia literasi daerah. Pasalnya, perhelatan pelestarian bahasa dan sastra ibu ini menghadirkan sosok akademisi terkemuka, Prof. Dr. Ifnaldi, M.Pd., di kursi dewan juri khusus tangkai lomba menulis cerita pendek (cerpen). Kehadiran figur kompeten dari kalangan akademisi yang diundang oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Rejang Lebong ini memberikan marwah tersendiri serta memastikan bahwa proses penjurian berjalan secara objektif, profesional, dan berbobot secara akademik.Sebagai salah satu cabang perlombaan yang paling dinanti, lomba menulis cerpen dalam FTBI menuntut para peserta—yang merupakan siswa-siswi pilihan dari berbagai SLTP di Kabupaten Rejang Lebong—untuk mampu menerjemahkan kekayaan kearifan lokal, tradisi, dan dinamika sosial ke dalam bentuk narasi fiksi yang memikat. Di sinilah ketelitian dan kepekaan Prof. Dr. Ifnaldi, M.Pd., sebagai seorang pakar bahasa diuji. Beliau bersama tim dewan juri lainnya dengan cermat menelaah setiap naskah cerpen, mulai dari aspek kesesuaian kaidah bahasa, kekuatan alur cerita, kekayaan imajinasi, hingga seberapa dalam para pelajar mampu menggali nilai-nilai budaya lokal ke dalam tulisan mereka.Dalam proses penilaiannya, ditekankan bahwa penulisan cerpen berbahasa daerah bukan sekadar merangkai kata secara gramatikal, melainkan bagaimana menghidupkan kembali roh budaya leluhur melalui sudut pandang anak-anak muda masa kini. Keterlibatan dosen ahli sekelas Prof. Ifnaldi dinilai sangat strategis untuk memotivasi para peserta agar senantiasa memperhatikan kualitas sastra, diksi, serta struktur penceritaan yang baik sejak usia dini.Partisipasi aktif Prof. Dr. Ifnaldi, M.Pd. dalam ajang bergengsi ini juga merefleksikan komitmen nyata dunia perguruan tinggi dalam mengawal literasi di tingkat dasar dan menengah. Peran akademisi tidak boleh hanya terbatas di ruang-ruang perkuliahan kampus, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat guna membimbing, mengarahkan, dan mengapresiasi tunas-tunas bangsa yang sedang merintis jalan sebagai sastrawan masa depan.Melalui suksesnya penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu Rejang Lebong 2026 ini, diharapkan semangat mencintai bahasa daerah tidak luntur di tengah gempuran arus modernisasi. Sentuhan penilaian yang objektif dan membangun dari dewan juri diharapkan mampu melahirkan penulis-penulis muda berbakat dari Rejang Lebong yang kelak konsisten menjaga kelestarian bahasa ibu sebagai identitas dan kebanggaan bersama.

Meniti Titik Temu: Pertemuan Pilar-Pilar Dedikasi dalam Simfoni Akreditasi 3.0
Berita Tadris Bahasa Indonesia 07 Sep 2026

Meniti Titik Temu: Pertemuan Pilar-Pilar Dedikasi dalam Simfoni Akreditasi 3.0

TBIN, IAINCurup_ Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup memperkuat kesiapan menghadapi sistem akreditasi melalui Sosialisasi Instrumen Baru 3.0 Borang Akreditasi Program Studi yang diselenggarakan Gugus Kendali Mutu (GKM) Fakultas Tarbiyah, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi Prodi TBIN untuk memperdalam pemahaman instrumen sekaligus memetakan kesiapan data, dokumen, dan capaian program studi dalam mendukung proses penjaminan mutu dan akreditasi. Kegiatan berlangsung pukul 13.30–17.00 WIB di Smart Class, Gedung RKB Lantai 3 Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, dengan menghadirkan Dr. Asri Karolina, M.Pd. dari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang sebagai narasumber.Sosialisasi dihadiri Wakil Rektor I IAIN Curup Dr. Eka Apriyani, M.Pd., Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I., Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd.Kons., unsur Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Curup, jajaran GKM Fakultas Tarbiyah, serta seluruh ketua program studi dan staf di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup.Keterlibatan Prodi TBIN tidak berhenti pada kehadiran dalam kegiatan, tetapi diarahkan pada penguatan kesiapan internal program studi. Ketua Program Studi bersama unsur pengelola dan staf dapat menjadikan pemahaman terhadap instrumen sebagai dasar untuk menelaah kembali ketersediaan data, kelengkapan dokumen, capaian kinerja, serta bukti-bukti pendukung yang diperlukan dalam proses akreditasi. Materi yang disampaikan narasumber juga menjadi referensi bagi Prodi TBIN dalam mengidentifikasi aspek yang telah berjalan dengan baik sekaligus memetakan bagian yang masih perlu diperkuat. Dengan demikian, persiapan akreditasi dapat dilakukan secara lebih terencana dan berbasis pada kondisi nyata program studi. Bagi Prodi Tadris Bahasa Indonesia, sosialisasi Instrumen 3.0 menjadi kesempatan strategis untuk memahami secara lebih komprehensif perubahan dan tuntutan dalam sistem akreditasi program studi.Sosialisasi ini sekaligus mendorong Prodi TBIN untuk melihat akreditasi bukan semata-mata sebagai proses administratif, tetapi sebagai instrumen evaluasi untuk mengukur dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Melalui pemahaman Instrumen 3.0, Prodi TBIN memiliki landasan yang lebih kuat untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pengelolaan program studi, mulai dari tata kelola, pendidikan dan pembelajaran, sumber daya manusia, mahasiswa, luaran dan capaian, hingga keberlanjutan pengembangan program studi. Hasil pemahaman dan pemetaan tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar penyusunan langkah tindak lanjut agar setiap program kerja dan capaian Prodi TBIN terdokumentasi secara sistematis serta memiliki bukti kinerja yang terukur.Bagi Prodi TBIN, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam memastikan proses penjaminan mutu berjalan secara berkelanjutan. Program studi tidak hanya mempersiapkan dokumen ketika akreditasi akan dilaksanakan, tetapi membangun kebiasaan mengelola data, mengevaluasi kinerja, mendokumentasikan capaian, dan melakukan tindak lanjut secara berkala. Dengan demikian, keterlibatan Prodi Tadris Bahasa Indonesia dalam sosialisasi Instrumen 3.0 menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat tata kelola dan memastikan seluruh capaian program studi dapat terukur, terdokumentasi, serta dipertanggungjawabkan.

551 Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Resmi Terjun ke Sekolah Mitra, Laksanakan PPL Angkatan IX di 80 Lokasi
Berita Fakultas 07 Sep 2026

551 Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Resmi Terjun ke Sekolah Mitra, Laksanakan PPL Angkatan IX di 80 Lokasi

Curup — Sebanyak 551 mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup dari 9 Program Studi resmi melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan IX Tahun 2026 pada Senin, 7 September 2026. Pelaksanaan PPL ditandai dengan keberangkatan mahasiswa menuju 80 lokasi atau sekolah mitra yang tersebar di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang.Mahasiswa peserta PPL diantar langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) masing-masing ke sekolah atau lembaga pendidikan yang telah ditetapkan. Kehadiran DPL menjadi bagian penting dalam memastikan proses serah terima mahasiswa kepada pihak sekolah mitra berjalan dengan baik sekaligus menjadi awal dari pelaksanaan pembimbingan, monitoring, dan evaluasi selama mahasiswa menjalankan tugas lapangan.Sekolah dan lembaga pendidikan yang menjadi mitra PPL Angkatan IX memiliki karakteristik dan jenjang pendidikan yang beragam. Mahasiswa ditempatkan pada satuan pendidikan mulai dari RA/TK, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA/SMK, baik negeri maupun swasta. Keragaman lokasi tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata dalam memahami berbagai karakteristik peserta didik, lingkungan sekolah, serta dinamika pengelolaan pembelajaran.Pelaksanaan PPL menjadi momentum penting bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang selama ini diperoleh di bangku perkuliahan. Melalui pengalaman langsung di sekolah, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, sekaligus belajar beradaptasi dengan budaya akademik dan lingkungan kerja pendidikan secara nyata.Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah sekaligus Ketua Panitia PPL Angkatan IX Tahun 2026, Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa PPL merupakan tahapan strategis dalam proses pembentukan calon tenaga pendidik dan kependidikan yang profesional. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mampu mengajar, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi, berkolaborasi dengan warga sekolah, memahami karakter peserta didik, serta menunjukkan sikap disiplin dan bertanggung jawab selama berada di lokasi PPL.“Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menjadikan PPL Angkatan IX ini sebagai ruang belajar dan mengembangkan diri secara maksimal. Jadilah mahasiswa yang mampu menjaga nama baik almamater, beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menghormati seluruh warga sekolah, serta memberikan kontribusi positif selama menjalankan tugas,” ujar Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I.Lebih lanjut, ia berharap pelaksanaan PPL Angkatan IX dapat berjalan secara tertib, lancar, dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak, baik mahasiswa, DPL, maupun sekolah mitra. Sinergi antara Fakultas Tarbiyah, DPL, dan sekolah mitra diharapkan dapat menciptakan proses pembimbingan yang optimal sehingga berbagai pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama di lapangan dapat menjadi bekal berharga untuk memasuki dunia profesi pendidikan di masa mendatang.Dengan diterjunkannya 551 mahasiswa pada 80 sekolah mitra, PPL Angkatan IX Fakultas Tarbiyah IAIN Curup diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kurikulum akademik, tetapi juga menjadi sarana membangun jejaring dan kontribusi nyata Fakultas Tarbiyah bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang. Seluruh rangkaian kegiatan PPL selanjutnya akan dilaksanakan melalui pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan untuk memastikan tujuan pembelajaran lapangan serta penguatan kompetensi mahasiswa dapat tercapai secara optimal.

Pembekalan 550 Mahasiswa PPL Fakultas Tarbiyah IAIN Curup: Menguatkan Kompetensi, Menebar Manfaat, Membangun Generasi Berakhlak dan Profesional
Kemahasiswaan Pendidikan Bahasa Arab 07 Sep 2026

Pembekalan 550 Mahasiswa PPL Fakultas Tarbiyah IAIN Curup: Menguatkan Kompetensi, Menebar Manfaat, Membangun Generasi Berakhlak dan Profesional

  Fakultas Tarbiyah IAIN Curup melaksanakan kegiatan pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada Rabu 2 September 2026 bagi sebanyak 550 mahasiswa sebagai bagian dari persiapan sebelum terjun langsung ke berbagai satuan pendidikan dan lembaga mitra. Kegiatan pembekalan ini mengusung tema “Menguatkan Kompetensi, Menebar Manfaat, Membangun Generasi Berakhlak dan Profesional.”Kegiatan pembekalan menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri secara akademik, pedagogik, sosial, dan profesional sebelum melaksanakan PPL. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan PPL, mulai dari etika dan kedisiplinan, tanggung jawab sebagai calon pendidik, hingga kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekolah atau lembaga tempat mereka melaksanakan praktik.Sebanyak 550 mahasiswa yang mengikuti pembekalan berasal dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Tarbiyah, termasuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Keterlibatan mahasiswa PBA dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon guru Bahasa Arab agar mampu mengintegrasikan kompetensi keilmuan dengan keterampilan mengajar secara profesional di lapangan.Pembekalan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan tugas pembelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak, tanggung jawab, komunikasi, dan keteladanan. Mahasiswa diharapkan mampu menempatkan diri sebagai calon pendidik yang tidak hanya memiliki penguasaan materi, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi peserta didik dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah.Melalui PPL, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam praktik nyata. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi berbagai dinamika dunia pendidikan sekaligus membangun keterampilan profesional yang dibutuhkan sebagai calon guru.Bagi mahasiswa PBA, kegiatan PPL menjadi ruang strategis untuk mengembangkan kemampuan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran Bahasa Arab, membangun interaksi edukatif dengan peserta didik, serta mengenali berbagai tantangan pembelajaran Bahasa Arab di satuan pendidikan. Dengan demikian, pengalaman PPL diharapkan mampu membentuk calon pendidik Bahasa Arab yang kreatif, adaptif, berakhlak, dan profesional.Fakultas Tarbiyah IAIN Curup berharap seluruh mahasiswa peserta PPL dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga nama baik almamater. Kehadiran mahasiswa PPL di sekolah dan lembaga mitra diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga mampu menebar manfaat dan menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan.Dengan semangat “Menguatkan Kompetensi, Menebar Manfaat, Membangun Generasi Berakhlak dan Profesional,” pembekalan 550 mahasiswa PPL Fakultas Tarbiyah IAIN Curup menjadi langkah awal untuk mempersiapkan generasi calon pendidik yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepedulian terhadap dunia pendidikan.Mahasiswa PPL, termasuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, diharapkan mampu menjadikan pengalaman di lapangan sebagai proses pembelajaran yang berharga untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menjadi pendidik yang kompeten, berakhlak, profesional, serta mampu memberikan manfaat bagi peserta didik dan masyarakat.

Jejak Budaya Bengkulu di Lake Toba, Dosen TBIN IAIN Curup Turut Membersamai Delegasi Ka.Ga.Nga
Berita Tadris Bahasa Indonesia 07 Sep 2026

Jejak Budaya Bengkulu di Lake Toba, Dosen TBIN IAIN Curup Turut Membersamai Delegasi Ka.Ga.Nga

TBIN, IAINCurup_ Dosen Tidak Tetap Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) IAIN Curup, Meldhan Ade Putra, M.Pd., menjadi Team Official Ka.Ga.Nga, Etnik Musik, Delegasi Seni Budaya Bengkulu pada Lake Toba Traditional Music Festival 6.0 (Pulse of Sound) yang digelar 5–7 September 2026 di The Kaldera Nomadic Escape, Toba, Sumatera Utara, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan dan melestarikan seni budaya Bengkulu di Tingkat Nasional.Keikutsertaan Meldhan bersama delegasi Ka.Ga.Nga menjadi bagian dari upaya memperkuat eksistensi seni budaya Bengkulu di tengah perkembangan seni pertunjukan dan budaya populer. Melalui festival tersebut, kesenian tradisional Bengkulu mendapat ruang untuk tampil, dikenal, dan berinteraksi dengan berbagai ekspresi musik tradisional dari daerah lain di Indonesia.Keterlibatan dosen TBIN dalam kegiatan seni budaya memiliki relevansi dengan bidang keilmuan bahasa, sastra, dan budaya yang menjadi bagian penting dalam pendidikan Bahasa Indonesia. Bahasa dan seni merupakan bagian dari identitas masyarakat yang perlu terus dipahami, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Kiprah dosen di ruang budaya juga menunjukkan bahwa peran akademisi tidak terbatas pada aktivitas pembelajaran di kampus. Pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dapat diimplementasikan melalui keterlibatan langsung dalam kehidupan sosial dan kebudayaan masyarakat. Bagi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, keterlibatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi dalam memperkuat hubungan antara pendidikan, kebudayaan, dan pengabdian kepada masyarakat.Lake Toba Traditional Music Festival 6.0 menjadi ruang perjumpaan berbagai kesenian tradisional Nusantara. Keikutsertaan delegasi Bengkulu membawa pesan bahwa keberagaman budaya merupakan kekuatan yang perlu dirawat dan diperkenalkan secara berkelanjutan. Dari Bengkulu ke Toba, seni etnik menjadi medium untuk memperkenalkan identitas daerah sekaligus membangun apresiasi lintas budaya. Kehadiran Meldhan Ade Putra bersama Ka.Ga.Nga, Etnik Musik, menjadi bagian dari langkah tersebut.