Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
Semangat Baru Tadris Bahasa Indonesia, 54 Mahasiswa Ikuti PBAK Keprodian
TBIN, IAINCurup_ Sebanyak 54 mahasiswa baru Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) IAIN Curup mengikuti rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027 selama tiga hari, 22–24 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Aula Rektorat IAIN Curup tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal budaya akademik sekaligus mempersiapkan diri memasuki kehidupan perguruan tinggi.Dari 54 mahasiswa baru tersebut, 4 orang merupakan mahasiswa laki-laki dan 50 orang mahasiswa perempuan. Mereka mengikuti rangkaian PBAK dengan antusias sebagai bagian dari proses adaptasi sebelum memulai aktivitas perkuliahan.PBAK menjadi ruang pengenalan bagi mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus, sistem akademik, kehidupan kemahasiswaan, serta nilai-nilai yang menjadi bagian dari budaya akademik IAIN Curup. Kegiatan ini juga menjadi tahap awal dalam membangun kesiapan mahasiswa agar mampu menjalani proses pendidikan secara aktif, disiplin, dan bertanggung jawab.Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Dr. Agita Misriani, M.Pd., mengatakan bahwa mahasiswa baru perlu memanfaatkan masa awal perkuliahan untuk membangun karakter dan kebiasaan akademik yang positif.“PBAK adalah pintu awal mahasiswa mengenal dunia perguruan tinggi. Kami berharap mahasiswa baru Tadris Bahasa Indonesia tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, serta keberanian untuk berorganisasi dan berkarya,” ujar Agita.Menurutnya, menjadi mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar memahami teori bahasa dan sastra. Mahasiswa juga dipersiapkan untuk memiliki kompetensi sebagai calon pendidik yang mampu berkomunikasi dengan baik, berpikir kritis, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.“Gunakan masa kuliah untuk belajar sebanyak mungkin, membangun jejaring, menghasilkan karya, dan memberikan manfaat. Jadilah mahasiswa yang mampu membawa nama baik Tadris Bahasa Indonesia dan IAIN Curup di tengah masyarakat,” pesannya.Mahasiswa Baru: PBAK Jadi Pengalaman BerhargaAntusiasme mahasiswa baru terlihat selama mengikuti rangkaian kegiatan PBAK. Selain memperoleh informasi mengenai kehidupan akademik dan kemahasiswaan, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal lingkungan kampus dan membangun relasi dengan sesama mahasiswa.Salah seorang mahasiswa baru Tadris Bahasa Indonesia yang menjadi perwakilan peserta menyampaikan bahwa PBAK memberikan pengalaman baru sekaligus membantu mahasiswa memahami kehidupan perguruan tinggi.“PBAK menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi kami. Kami mendapatkan banyak informasi tentang dunia kampus dan kehidupan sebagai mahasiswa. Dari kegiatan ini kami juga belajar tentang kedisiplinan, kebersamaan, dan tanggung jawab. Kami berharap dapat menjalani perkuliahan dengan baik dan meraih prestasi bersama Tadris Bahasa Indonesia,” ungkapnya.Ia menambahkan, pengalaman selama PBAK membuat mahasiswa baru semakin termotivasi untuk memulai perkuliahan dan beradaptasi dengan lingkungan akademik.Awal Perjalanan Menjadi PendidikBagi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, penerimaan mahasiswa baru bukan sekadar bertambahnya jumlah mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari keberlanjutan proses pendidikan calon pendidik bahasa Indonesia.Kehadiran 54 mahasiswa baru diharapkan menjadi energi baru bagi terciptanya suasana akademik yang aktif, produktif, dan kolaboratif. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi pembelajar di ruang kelas, tetapi juga aktif mengembangkan minat, bakat, penalaran, literasi, dan keterampilan sosial melalui berbagai kegiatan akademik maupun kemahasiswaan.Dengan berakhirnya PBAK, perjalanan 54 mahasiswa baru Tadris Bahasa Indonesia memasuki babak baru. Dari kegiatan pengenalan kampus menuju ruang-ruang perkuliahan, mereka membawa harapan untuk tumbuh menjadi mahasiswa yang kompeten, berkarakter, produktif, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.Dari Tadris Bahasa Indonesia, perjalanan itu dimulai: belajar dengan tekun, berkarya dengan bahasa, dan mengabdi dengan ilmu.Salam Basastra, Bahasa Bisa Sastra Bisa.Literasi, Mencerdaskan.
Dr. Renti Yasmar., S.Pd.I.M.Pd.I, Ketua Prodi PBA IAIN Curup Pemateri pada OBA ke-9 Tingkat Provinsi Bengkulu
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Curup turut berkontribusi dalam kegiatan Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 Tingkat Provinsi Bengkulu sekaligus Pertemuan Guru Mata Pelajaran Bahasa Arab se-Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, bertempat di Aula Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu.Dalam kegiatan tersebut, Dr. Renti Yasmar, S.Pd.I., M.Pd.I., Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup, hadir dan berperan sebagai pemateri dalam sesi pertemuan Guru Mata Pelajaran Bahasa Arab se-Provinsi Bengkulu. Ia menyampaikan materi dengan tema “LPDP BIB Kemenag”, yang menjadi salah satu informasi penting bagi para guru dalam memahami peluang pengembangan kompetensi dan peningkatan kapasitas melalui program beasiswa dan pengembangan sumber daya manusia.Penyampaian materi tersebut menjadi bagian dari kontribusi Prodi PBA IAIN Curup dalam memberikan wawasan dan informasi kepada para guru Bahasa Arab mengenai peluang pendidikan dan pengembangan profesional. Para guru yang hadir memperoleh informasi mengenai pentingnya peningkatan kualifikasi akademik serta kesiapan dalam memanfaatkan berbagai peluang pengembangan diri yang tersedia.Kehadiran Dr. Renti Yasmar dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata keterlibatan perguruan tinggi, khususnya Prodi PBA IAIN Curup, dalam membangun sinergi dengan para guru Bahasa Arab di Provinsi Bengkulu. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan guru diharapkan dapat terus diperkuat dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab di berbagai jenjang pendidikan.Selain sesi pertemuan guru, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat Provinsi Bengkulu. Ajang tersebut menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan, kompetensi, dan kecintaan terhadap Bahasa Arab sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara guru dan peserta didik Bahasa Arab dari berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu.Bagi Prodi PBA IAIN Curup, keterlibatan dalam kegiatan ini memiliki arti strategis. Sebagai program studi yang bergerak dalam bidang pendidikan Bahasa Arab, PBA tidak hanya berperan dalam menyiapkan calon guru Bahasa Arab, tetapi juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kompetensi guru yang telah berada di lapangan.Dr. Renti Yasmar menyampaikan bahwa pertemuan guru seperti ini penting untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, dan membuka ruang kolaborasi antara guru dengan perguruan tinggi.“Guru Bahasa Arab perlu terus mengembangkan kompetensi dan memperluas wawasan. Pertemuan seperti ini menjadi ruang yang baik untuk berbagi informasi, pengalaman, sekaligus membuka peluang pengembangan diri melalui berbagai program yang tersedia,” ujarnya.Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN FAS Bengkulu tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme. Kehadiran para guru Bahasa Arab dari berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu menunjukkan semangat yang kuat untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran Bahasa Arab.Melalui keterlibatan Dr. Renti Yasmar sebagai pemateri, Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran akademik dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas guru dan pembelajaran Bahasa Arab di Provinsi Bengkulu.Ke depan, Prodi PBA IAIN Curup diharapkan dapat terus membangun kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas dan organisasi guru Bahasa Arab, dalam rangka mewujudkan ekosistem pendidikan Bahasa Arab yang semakin berkualitas, profesional, dan berdaya saing. (YDO)
Prodi PBA IAIN Curup Ikuti Monev CPL Kurikulum Sesuai Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Curup turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev Capaian Pembelajaran Lulusan/CPL) Kurikulum yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Curup. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 10–11 Agustus 2026 bertempat di Aula Hotel Griya Anggita Curup.Kegiatan Monev CPL ini merupakan bagian dari upaya IAIN Curup dalam memastikan kesesuaian dan relevansi kurikulum dengan ketentuan yang berlaku, khususnya mengacu pada Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Evaluasi dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa capaian pembelajaran yang ditetapkan dalam kurikulum benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan dan perkembangan tuntutan pemangku kepentingan (stakeholder).Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Renti Yasmar, S.Pd.I., M.Pd.I., turut terlibat langsung dalam proses monitoring dan evaluasi CPL Kurikulum Prodi PBA. Keterlibatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya Prodi PBA melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan dan relevansi kurikulum yang selama ini diterapkan.Proses Monev CPL Prodi PBA dilakukan dengan mengacu pada hasil survei melalui angket yang diberikan kepada stakeholder. Survei tersebut dilaksanakan selama kurang lebih satu minggu sebagai salah satu instrumen untuk memperoleh masukan dan gambaran mengenai kesesuaian kompetensi lulusan PBA dengan kebutuhan pengguna lulusan serta perkembangan dunia pendidikan.Hasil survei stakeholder selanjutnya menjadi bahan penting dalam proses monitoring dan evaluasi. Berbagai masukan yang diperoleh digunakan untuk melihat sejauh mana CPL yang telah dirumuskan mampu menjawab kebutuhan dan harapan para pemangku kepentingan. Evaluasi ini juga menjadi dasar bagi Prodi PBA dalam mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu dipertahankan, diperkuat, maupun dikembangkan dalam kurikulum mendatang.Menurut Ketua Prodi PBA, kegiatan Monev CPL tidak hanya dipandang sebagai proses evaluasi administratif, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memastikan bahwa kurikulum PBA benar-benar berorientasi pada mutu dan kebutuhan pengguna lulusan.“Masukan dari stakeholder menjadi bagian yang sangat penting dalam pengembangan kurikulum. Melalui hasil survei dan monitoring ini, Prodi PBA dapat memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai kompetensi yang dibutuhkan oleh pengguna lulusan,” ungkap Dr. Renti Yasmar.Lebih lanjut, hasil Monev CPL tersebut akan menjadi salah satu bahan dalam persiapan dan pengembangan Kurikulum Prodi PBA Tahun 2027. Dengan demikian, penyusunan kurikulum tidak hanya berorientasi pada pemenuhan regulasi, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan stakeholder, perkembangan keilmuan Pendidikan Bahasa Arab, serta tuntutan kompetensi lulusan di masa mendatang.Kegiatan yang diselenggarakan oleh LPM IAIN Curup ini sekaligus memperkuat komitmen Prodi PBA dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan. Evaluasi berbasis data dan masukan stakeholder diharapkan dapat menghasilkan rumusan CPL serta kurikulum yang lebih relevan, adaptif, dan mampu mendukung pencapaian profil lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.Melalui keterlibatan aktif dalam Monev CPL Kurikulum, Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup terus menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan mutu akademik dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pijakan kuat dalam mempersiapkan Kurikulum PBA 2027 yang lebih berkualitas, relevan, dan sesuai dengan standar penjaminan mutu pendidikan tinggi. (YDO)
Prodi Pendidikan Bahasa Arab Turut Aktif dalam Rapat Koordinasi Fakultas Tarbiyah Persiapan Semester Ganjil 2026/2027
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Curup turut berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Fakultas Tarbiyah yang dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Ruang Rapat Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Rapat koordinasi tersebut membahas sejumlah agenda penting dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 serta persiapan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Dalam rapat tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab memberikan kontribusi dalam pembahasan berbagai kebutuhan akademik untuk memastikan proses perkuliahan semester ganjil dapat berjalan dengan baik. Pembahasan mencakup kesiapan sarana dan prasarana, penyusunan jadwal perkuliahan, serta penentuan dosen pengampu mata kuliah.Kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu perhatian dalam rapat. Prodi PBA turut melakukan koordinasi terkait kebutuhan ruang dan fasilitas pendukung pembelajaran yang diperlukan selama proses perkuliahan berlangsung. Ketersediaan sarana yang memadai dinilai penting untuk menunjang kegiatan pembelajaran agar dapat berjalan secara efektif dan nyaman bagi mahasiswa maupun dosen.Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada penyusunan jadwal perkuliahan Semester Ganjil 2026/2027. Prodi PBA melakukan koordinasi agar jadwal perkuliahan dapat disusun secara efektif dengan mempertimbangkan ketersediaan dosen, mata kuliah yang ditawarkan, serta kebutuhan mahasiswa. Penentuan dosen pengampu mata kuliah juga menjadi bagian penting dalam persiapan tersebut guna memastikan setiap mata kuliah ditangani oleh dosen yang sesuai dengan bidang keilmuan dan kompetensinya.Tidak hanya membahas persiapan perkuliahan, rapat koordinasi juga membahas persiapan Pembekalan PPL yang dijadwalkan pada 2 dan 3 September 2026. Program Studi Pendidikan Bahasa Arab turut memberikan perhatian terhadap kesiapan mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan PPL. Pembekalan diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai teknis pelaksanaan PPL, tugas dan tanggung jawab selama berada di lokasi praktik, serta sikap dan etika yang harus dijaga sebagai calon pendidik.Keterlibatan Prodi PBA dalam rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara program studi dan fakultas dalam mempersiapkan seluruh agenda akademik. Koordinasi yang dilakukan sejak awal diharapkan mampu mengantisipasi berbagai kendala serta memastikan kegiatan akademik dapat terlaksana sesuai dengan rencana.Melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Fakultas Tarbiyah, Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan akademik dan pelayanan pendidikan. Persiapan yang matang, koordinasi yang baik, serta kerja sama seluruh unsur fakultas dan program studi diharapkan dapat mendukung kelancaran perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.Dengan demikian, Prodi PBA siap menyambut semester baru dengan semangat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan mahasiswa agar mampu mengikuti kegiatan akademik dan praktik lapangan secara optimal. (YDO)
Prodi PBA IAIN Curup Turut Terlibat dalam Penyusunan Dokumen Pendukung Sertifikasi ISO 21001:2018
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Curup turut berperan aktif dalam kegiatan penyusunan dokumen pendukung sertifikasi ISO 21001:2018 yang dilaksanakan pada 4–6 Agustus 2026 bertempat di Smart Room Fakultas Tarbiyah IAIN Curup.Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Tarbiyah dalam mempersiapkan dan memperkuat kelengkapan dokumen pendukung penerapan sistem manajemen organisasi pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Renti Yasmar, S.Pd.I., M.Pd.I., turun langsung untuk berpartisipasi dalam proses penyusunan dan penyiapan dokumen yang dibutuhkan. Keterlibatan langsung pimpinan program studi menunjukkan komitmen Prodi PBA dalam mendukung agenda peningkatan mutu dan tata kelola kelembagaan di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup.Selama tiga hari pelaksanaan, proses penyusunan dokumen dilakukan secara bersama-sama dengan memperhatikan kesesuaian dokumen terhadap standar dan indikator yang dipersyaratkan dalam ISO 21001:2018. Berbagai dokumen pendukung ditelaah, disusun, dan disempurnakan agar dapat menjadi bagian dari sistem manajemen pendidikan yang lebih terstruktur, efektif, dan berkelanjutan.Dr. Renti Yasmar menyampaikan bahwa keterlibatan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dalam penyusunan dokumen ISO merupakan bentuk komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan program studi serta memberikan layanan pendidikan yang optimal kepada mahasiswa.“Penyusunan dokumen ini bukan hanya untuk memenuhi persyaratan sertifikasi, tetapi juga menjadi momentum bagi kita untuk memastikan bahwa seluruh proses akademik dan layanan pendidikan di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab berjalan secara terarah, terdokumentasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu,” ungkapnya.Penerapan ISO 21001:2018 diharapkan dapat semakin memperkuat budaya mutu di lingkungan IAIN Curup, khususnya Fakultas Tarbiyah dan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Melalui keterlibatan aktif seluruh unsur, proses peningkatan mutu diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan dokumen, tetapi dapat diimplementasikan secara konsisten dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa.Kegiatan yang berlangsung di Smart Room Fakultas Tarbiyah selama 4–6 Agustus 2026 tersebut menjadi salah satu langkah strategis Prodi PBA IAIN Curup dalam mendukung terwujudnya tata kelola pendidikan yang berkualitas, akuntabel, dan berstandar internasional.Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup terus berkomitmen untuk bergerak bersama dalam membangun budaya mutu dan menghadirkan layanan pendidikan yang semakin baik bagi seluruh sivitas akademika. (YDO)
Mahasiswa MPI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Kolaborasi dengan Dosen, Tembus Publikasi Jurnal Internasional Terindeks Scopus
Curup — Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup melalui kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah bersama dosen. Mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) berhasil berkolaborasi dengan dosen dalam menghasilkan artikel ilmiah berjudul “Data-Based Curriculum Evaluation and Teacher Performance: Quantitative Evidence of Strengthening Digital Systems in Learning Management” yang dipublikasikan pada Journal of Educational Technology and Learning Creativity (JETLC). Artikel tersebut tercatat dalam Volume 3 Nomor 2 Tahun 2025 pada halaman 468–477. Capaian ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata sivitas akademika Fakultas Tarbiyah dalam memperkuat budaya penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.Artikel ilmiah tersebut ditulis secara kolaboratif oleh Dr. Irwan Fathurrochman, S.Pd.I., M.Pd., Prof. Dr. Hamengkubuwono, M.Pd., dan M. Ramadani, yang merupakan mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara dosen dan mahasiswa dalam membangun budaya akademik yang berbasis penelitian, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses penulisan, pengembangan gagasan, pengolahan data, hingga publikasi karya ilmiah pada jurnal bereputasi internasional.Kehadiran mahasiswa dalam proses publikasi ilmiah internasional tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran di perguruan tinggi tidak berhenti pada penguasaan materi perkuliahan, tetapi juga diarahkan pada pengembangan kemampuan riset dan pemecahan persoalan pendidikan secara ilmiah. Melalui pendampingan dan kolaborasi dengan dosen, mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang berharga dalam memahami proses penelitian secara lebih komprehensif, mulai dari merumuskan masalah, menentukan metode penelitian, menganalisis data, hingga menyusun artikel sesuai dengan standar publikasi ilmiah.Penelitian tersebut mengkaji hubungan antara praktik manajemen kurikulum dan kinerja guru, dengan memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya evaluasi kurikulum berbasis data serta penguatan sistem digital dalam manajemen pembelajaran. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 327 guru dan analisis Structural Equation Modeling (SEM), penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Menariknya, aspek evaluasi kurikulum menjadi prediktor yang paling kuat terhadap peningkatan kinerja guru, sehingga hasil penelitian ini memberikan gambaran penting mengenai perlunya pengambilan keputusan pendidikan yang didukung oleh data dan sistem pengelolaan pembelajaran yang efektif.Topik penelitian yang diangkat juga memiliki relevansi kuat dengan perkembangan pendidikan di era transformasi digital. Pemanfaatan sistem digital dalam manajemen pembelajaran menuntut lembaga pendidikan untuk mampu melakukan evaluasi secara berkelanjutan serta menggunakan data sebagai dasar dalam menentukan kebijakan dan strategi peningkatan mutu. Dalam konteks tersebut, penelitian ini memberikan perhatian terhadap bagaimana penguatan sistem manajemen kurikulum dan pemanfaatan teknologi dapat mendukung peningkatan kinerja guru serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih terarah, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan.Publikasi ini sekaligus memperlihatkan komitmen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Curup dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori di ruang perkuliahan, tetapi juga mampu mengembangkan kompetensi penelitian dan menghasilkan karya ilmiah yang memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu pendidikan. Penguatan budaya riset melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem akademik yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada publikasi ilmiah bertaraf internasional. Capaian tersebut juga menjadi dorongan bagi program studi untuk terus membuka ruang kolaborasi penelitian yang melibatkan mahasiswa secara aktif.Keberhasilan publikasi artikel tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan karya ilmiah dan berpartisipasi dalam forum akademik di tingkat nasional maupun internasional. Pengalaman menghasilkan publikasi bersama dosen dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam membangun kompetensi akademik, kemampuan berpikir kritis, keterampilan analisis data, serta kemampuan menyampaikan hasil penelitian secara ilmiah. Dengan demikian, publikasi mahasiswa tidak hanya menjadi capaian akademik, tetapi juga bagian dari proses pembentukan lulusan yang memiliki kemampuan riset dan daya saing global.Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan meneliti, menulis, dan mempublikasikan karya ilmiah. Artikel “Data-Based Curriculum Evaluation and Teacher Performance” dapat dibaca secara lengkap melalui laman jurnal Journal of Educational Technology and Learning Creativity (JETLC). Informasi mengenai indeksasi jurnal juga dapat ditelusuri melalui Scopus Source ID 21101358083.