Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
Prodi PBA IAIN Curup Ikuti Monev CPL Kurikulum Sesuai Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Curup turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev Capaian Pembelajaran Lulusan/CPL) Kurikulum yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Curup. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 10–11 Agustus 2026 bertempat di Aula Hotel Griya Anggita Curup.Kegiatan Monev CPL ini merupakan bagian dari upaya IAIN Curup dalam memastikan kesesuaian dan relevansi kurikulum dengan ketentuan yang berlaku, khususnya mengacu pada Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Evaluasi dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa capaian pembelajaran yang ditetapkan dalam kurikulum benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan dan perkembangan tuntutan pemangku kepentingan (stakeholder).Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Renti Yasmar, S.Pd.I., M.Pd.I., turut terlibat langsung dalam proses monitoring dan evaluasi CPL Kurikulum Prodi PBA. Keterlibatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya Prodi PBA melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan dan relevansi kurikulum yang selama ini diterapkan.Proses Monev CPL Prodi PBA dilakukan dengan mengacu pada hasil survei melalui angket yang diberikan kepada stakeholder. Survei tersebut dilaksanakan selama kurang lebih satu minggu sebagai salah satu instrumen untuk memperoleh masukan dan gambaran mengenai kesesuaian kompetensi lulusan PBA dengan kebutuhan pengguna lulusan serta perkembangan dunia pendidikan.Hasil survei stakeholder selanjutnya menjadi bahan penting dalam proses monitoring dan evaluasi. Berbagai masukan yang diperoleh digunakan untuk melihat sejauh mana CPL yang telah dirumuskan mampu menjawab kebutuhan dan harapan para pemangku kepentingan. Evaluasi ini juga menjadi dasar bagi Prodi PBA dalam mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu dipertahankan, diperkuat, maupun dikembangkan dalam kurikulum mendatang.Menurut Ketua Prodi PBA, kegiatan Monev CPL tidak hanya dipandang sebagai proses evaluasi administratif, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memastikan bahwa kurikulum PBA benar-benar berorientasi pada mutu dan kebutuhan pengguna lulusan.“Masukan dari stakeholder menjadi bagian yang sangat penting dalam pengembangan kurikulum. Melalui hasil survei dan monitoring ini, Prodi PBA dapat memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai kompetensi yang dibutuhkan oleh pengguna lulusan,” ungkap Dr. Renti Yasmar.Lebih lanjut, hasil Monev CPL tersebut akan menjadi salah satu bahan dalam persiapan dan pengembangan Kurikulum Prodi PBA Tahun 2027. Dengan demikian, penyusunan kurikulum tidak hanya berorientasi pada pemenuhan regulasi, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan stakeholder, perkembangan keilmuan Pendidikan Bahasa Arab, serta tuntutan kompetensi lulusan di masa mendatang.Kegiatan yang diselenggarakan oleh LPM IAIN Curup ini sekaligus memperkuat komitmen Prodi PBA dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan. Evaluasi berbasis data dan masukan stakeholder diharapkan dapat menghasilkan rumusan CPL serta kurikulum yang lebih relevan, adaptif, dan mampu mendukung pencapaian profil lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.Melalui keterlibatan aktif dalam Monev CPL Kurikulum, Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup terus menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan mutu akademik dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pijakan kuat dalam mempersiapkan Kurikulum PBA 2027 yang lebih berkualitas, relevan, dan sesuai dengan standar penjaminan mutu pendidikan tinggi. (YDO)
Prodi Pendidikan Bahasa Arab Turut Aktif dalam Rapat Koordinasi Fakultas Tarbiyah Persiapan Semester Ganjil 2026/2027
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Curup turut berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Fakultas Tarbiyah yang dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Ruang Rapat Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Rapat koordinasi tersebut membahas sejumlah agenda penting dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 serta persiapan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Dalam rapat tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab memberikan kontribusi dalam pembahasan berbagai kebutuhan akademik untuk memastikan proses perkuliahan semester ganjil dapat berjalan dengan baik. Pembahasan mencakup kesiapan sarana dan prasarana, penyusunan jadwal perkuliahan, serta penentuan dosen pengampu mata kuliah.Kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu perhatian dalam rapat. Prodi PBA turut melakukan koordinasi terkait kebutuhan ruang dan fasilitas pendukung pembelajaran yang diperlukan selama proses perkuliahan berlangsung. Ketersediaan sarana yang memadai dinilai penting untuk menunjang kegiatan pembelajaran agar dapat berjalan secara efektif dan nyaman bagi mahasiswa maupun dosen.Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada penyusunan jadwal perkuliahan Semester Ganjil 2026/2027. Prodi PBA melakukan koordinasi agar jadwal perkuliahan dapat disusun secara efektif dengan mempertimbangkan ketersediaan dosen, mata kuliah yang ditawarkan, serta kebutuhan mahasiswa. Penentuan dosen pengampu mata kuliah juga menjadi bagian penting dalam persiapan tersebut guna memastikan setiap mata kuliah ditangani oleh dosen yang sesuai dengan bidang keilmuan dan kompetensinya.Tidak hanya membahas persiapan perkuliahan, rapat koordinasi juga membahas persiapan Pembekalan PPL yang dijadwalkan pada 2 dan 3 September 2026. Program Studi Pendidikan Bahasa Arab turut memberikan perhatian terhadap kesiapan mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan PPL. Pembekalan diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai teknis pelaksanaan PPL, tugas dan tanggung jawab selama berada di lokasi praktik, serta sikap dan etika yang harus dijaga sebagai calon pendidik.Keterlibatan Prodi PBA dalam rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara program studi dan fakultas dalam mempersiapkan seluruh agenda akademik. Koordinasi yang dilakukan sejak awal diharapkan mampu mengantisipasi berbagai kendala serta memastikan kegiatan akademik dapat terlaksana sesuai dengan rencana.Melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Fakultas Tarbiyah, Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan akademik dan pelayanan pendidikan. Persiapan yang matang, koordinasi yang baik, serta kerja sama seluruh unsur fakultas dan program studi diharapkan dapat mendukung kelancaran perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.Dengan demikian, Prodi PBA siap menyambut semester baru dengan semangat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan mahasiswa agar mampu mengikuti kegiatan akademik dan praktik lapangan secara optimal. (YDO)
Prodi PBA IAIN Curup Turut Terlibat dalam Penyusunan Dokumen Pendukung Sertifikasi ISO 21001:2018
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Curup turut berperan aktif dalam kegiatan penyusunan dokumen pendukung sertifikasi ISO 21001:2018 yang dilaksanakan pada 4–6 Agustus 2026 bertempat di Smart Room Fakultas Tarbiyah IAIN Curup.Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Tarbiyah dalam mempersiapkan dan memperkuat kelengkapan dokumen pendukung penerapan sistem manajemen organisasi pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Renti Yasmar, S.Pd.I., M.Pd.I., turun langsung untuk berpartisipasi dalam proses penyusunan dan penyiapan dokumen yang dibutuhkan. Keterlibatan langsung pimpinan program studi menunjukkan komitmen Prodi PBA dalam mendukung agenda peningkatan mutu dan tata kelola kelembagaan di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup.Selama tiga hari pelaksanaan, proses penyusunan dokumen dilakukan secara bersama-sama dengan memperhatikan kesesuaian dokumen terhadap standar dan indikator yang dipersyaratkan dalam ISO 21001:2018. Berbagai dokumen pendukung ditelaah, disusun, dan disempurnakan agar dapat menjadi bagian dari sistem manajemen pendidikan yang lebih terstruktur, efektif, dan berkelanjutan.Dr. Renti Yasmar menyampaikan bahwa keterlibatan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dalam penyusunan dokumen ISO merupakan bentuk komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan program studi serta memberikan layanan pendidikan yang optimal kepada mahasiswa.“Penyusunan dokumen ini bukan hanya untuk memenuhi persyaratan sertifikasi, tetapi juga menjadi momentum bagi kita untuk memastikan bahwa seluruh proses akademik dan layanan pendidikan di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab berjalan secara terarah, terdokumentasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu,” ungkapnya.Penerapan ISO 21001:2018 diharapkan dapat semakin memperkuat budaya mutu di lingkungan IAIN Curup, khususnya Fakultas Tarbiyah dan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Melalui keterlibatan aktif seluruh unsur, proses peningkatan mutu diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan dokumen, tetapi dapat diimplementasikan secara konsisten dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa.Kegiatan yang berlangsung di Smart Room Fakultas Tarbiyah selama 4–6 Agustus 2026 tersebut menjadi salah satu langkah strategis Prodi PBA IAIN Curup dalam mendukung terwujudnya tata kelola pendidikan yang berkualitas, akuntabel, dan berstandar internasional.Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Curup terus berkomitmen untuk bergerak bersama dalam membangun budaya mutu dan menghadirkan layanan pendidikan yang semakin baik bagi seluruh sivitas akademika. (YDO)
Mahasiswa MPI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Kolaborasi dengan Dosen, Tembus Publikasi Jurnal Internasional Terindeks Scopus
Curup — Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup melalui kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah bersama dosen. Mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) berhasil berkolaborasi dengan dosen dalam menghasilkan artikel ilmiah berjudul “Data-Based Curriculum Evaluation and Teacher Performance: Quantitative Evidence of Strengthening Digital Systems in Learning Management” yang dipublikasikan pada Journal of Educational Technology and Learning Creativity (JETLC). Artikel tersebut tercatat dalam Volume 3 Nomor 2 Tahun 2025 pada halaman 468–477. Capaian ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata sivitas akademika Fakultas Tarbiyah dalam memperkuat budaya penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.Artikel ilmiah tersebut ditulis secara kolaboratif oleh Dr. Irwan Fathurrochman, S.Pd.I., M.Pd., Prof. Dr. Hamengkubuwono, M.Pd., dan M. Ramadani, yang merupakan mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara dosen dan mahasiswa dalam membangun budaya akademik yang berbasis penelitian, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses penulisan, pengembangan gagasan, pengolahan data, hingga publikasi karya ilmiah pada jurnal bereputasi internasional.Kehadiran mahasiswa dalam proses publikasi ilmiah internasional tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran di perguruan tinggi tidak berhenti pada penguasaan materi perkuliahan, tetapi juga diarahkan pada pengembangan kemampuan riset dan pemecahan persoalan pendidikan secara ilmiah. Melalui pendampingan dan kolaborasi dengan dosen, mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang berharga dalam memahami proses penelitian secara lebih komprehensif, mulai dari merumuskan masalah, menentukan metode penelitian, menganalisis data, hingga menyusun artikel sesuai dengan standar publikasi ilmiah.Penelitian tersebut mengkaji hubungan antara praktik manajemen kurikulum dan kinerja guru, dengan memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya evaluasi kurikulum berbasis data serta penguatan sistem digital dalam manajemen pembelajaran. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 327 guru dan analisis Structural Equation Modeling (SEM), penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Menariknya, aspek evaluasi kurikulum menjadi prediktor yang paling kuat terhadap peningkatan kinerja guru, sehingga hasil penelitian ini memberikan gambaran penting mengenai perlunya pengambilan keputusan pendidikan yang didukung oleh data dan sistem pengelolaan pembelajaran yang efektif.Topik penelitian yang diangkat juga memiliki relevansi kuat dengan perkembangan pendidikan di era transformasi digital. Pemanfaatan sistem digital dalam manajemen pembelajaran menuntut lembaga pendidikan untuk mampu melakukan evaluasi secara berkelanjutan serta menggunakan data sebagai dasar dalam menentukan kebijakan dan strategi peningkatan mutu. Dalam konteks tersebut, penelitian ini memberikan perhatian terhadap bagaimana penguatan sistem manajemen kurikulum dan pemanfaatan teknologi dapat mendukung peningkatan kinerja guru serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih terarah, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan.Publikasi ini sekaligus memperlihatkan komitmen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Curup dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori di ruang perkuliahan, tetapi juga mampu mengembangkan kompetensi penelitian dan menghasilkan karya ilmiah yang memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu pendidikan. Penguatan budaya riset melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem akademik yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada publikasi ilmiah bertaraf internasional. Capaian tersebut juga menjadi dorongan bagi program studi untuk terus membuka ruang kolaborasi penelitian yang melibatkan mahasiswa secara aktif.Keberhasilan publikasi artikel tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan karya ilmiah dan berpartisipasi dalam forum akademik di tingkat nasional maupun internasional. Pengalaman menghasilkan publikasi bersama dosen dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam membangun kompetensi akademik, kemampuan berpikir kritis, keterampilan analisis data, serta kemampuan menyampaikan hasil penelitian secara ilmiah. Dengan demikian, publikasi mahasiswa tidak hanya menjadi capaian akademik, tetapi juga bagian dari proses pembentukan lulusan yang memiliki kemampuan riset dan daya saing global.Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan meneliti, menulis, dan mempublikasikan karya ilmiah. Artikel “Data-Based Curriculum Evaluation and Teacher Performance” dapat dibaca secara lengkap melalui laman jurnal Journal of Educational Technology and Learning Creativity (JETLC). Informasi mengenai indeksasi jurnal juga dapat ditelusuri melalui Scopus Source ID 21101358083.
Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Bekali 80 DPL PPL Angkatan IX Tahun 2026, Perkuat Sinergi Pembimbingan dan Mutu Pendidikan
Curup, 2 September 2026 — Di sela pelaksanaan Pembekalan Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan IX Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Tahun 2026, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup turut melaksanakan kegiatan Pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PPL Angkatan IX. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 80 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan dosen dalam mendampingi mahasiswa selama melaksanakan kegiatan PPL di berbagai satuan pendidikan.Kegiatan pembekalan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2026, bertempat di Aula IAIN Curup, mulai pukul 13.30 WIB sampai dengan selesai. Pembekalan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., dan Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I.Pelaksanaan pembekalan DPL menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh dosen pembimbing mengenai penyelenggaraan PPL Angkatan IX. Melalui kegiatan ini, para DPL diharapkan memiliki pemahaman yang selaras mengenai tugas, fungsi, tanggung jawab, mekanisme pembimbingan, monitoring, evaluasi, hingga pelaporan kegiatan PPL mahasiswa.Dalam arahannya, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan PPL tidak hanya ditentukan oleh kesiapan mahasiswa, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas pendampingan yang diberikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan. Karena itu, DPL memiliki posisi strategis dalam memastikan mahasiswa mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di lingkungan pendidikan.Menurut Dekan, pembekalan DPL perlu dimaknai bukan sekadar sebagai kegiatan penyampaian teknis pelaksanaan PPL, melainkan sebagai langkah awal untuk membangun kesamaan komitmen, persepsi, dan standar pembimbingan. DPL diharapkan dapat menjalankan perannya secara optimal, profesional, dan bertanggung jawab sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan yang terarah serta sesuai dengan tujuan akademik dan kompetensi yang hendak dicapai.Lebih lanjut, Dr. Bakti Komalasari menegaskan pentingnya sinergi antara mahasiswa, DPL, pihak sekolah atau lembaga mitra, serta Fakultas Tarbiyah. Kolaborasi tersebut diperlukan agar berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan PPL dapat ditangani secara cepat dan tepat. DPL juga diharapkan mampu memberikan arahan, motivasi, serta evaluasi yang konstruktif kepada mahasiswa sehingga proses pembelajaran di lapangan benar-benar memberikan pengalaman profesional bagi calon pendidik.Selain memberikan penguatan terhadap aspek pembimbingan, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Pelaksanaan PPL Angkatan IX diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa sebagai calon tenaga pendidik.Pada sisi kelembagaan, pelaksanaan PPL Angkatan IX juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemenuhan berbagai tuntutan dan indikator akreditasi Program Studi di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Dokumentasi, monitoring, evaluasi, serta pelaporan yang dilakukan secara sistematis menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa seluruh proses PPL dapat dipertanggungjawabkan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas program pada masa mendatang.Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I., turut memberikan penguatan terkait pelaksanaan teknis dan akademik PPL. Para DPL diarahkan untuk memahami mekanisme pembimbingan secara menyeluruh serta memastikan kegiatan mahasiswa di lapangan berjalan sesuai ketentuan. Dengan pembimbingan yang terstruktur, mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan tugas PPL dengan disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme.Melalui Pembekalan DPL PPL Angkatan IX ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup berkomitmen menghadirkan pelaksanaan PPL yang semakin terarah, terukur, dan berkualitas. Sebanyak 80 DPL yang telah mendapatkan pembekalan diharapkan mampu menjadi pendamping sekaligus pengarah bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensinya di dunia pendidikan. PPL Angkatan IX Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang nyata bagi mahasiswa sekaligus bagian dari ikhtiar Fakultas Tarbiyah IAIN Curup dalam mencetak calon pendidik yang kompeten, profesional, dan berintegritas.
550 Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Ikuti Pembekalan PPL Angkatan IX Tahun 2026
Sebanyak 550 mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup yang berasal dari 9 Program Studi mengikuti kegiatan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan IX Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Tahun 2026. Kegiatan pembekalan ini menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke satuan pendidikan dan lingkungan tempat pelaksanaan PPL.Kegiatan pembekalan dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 2–3 September 2026, bertempat di Aula IAIN Curup. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II IAIN Curup, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum. Pembekalan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh mahasiswa peserta PPL sebagai bekal untuk menjalankan praktik kependidikan secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab.Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Pimpinan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, yakni Dekan Fakultas Tarbiyah, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Kabag Tata Usaha, seluruh Ketua Program Studi, serta Ketua Unit di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Kehadiran unsur pimpinan tersebut menunjukkan komitmen Fakultas Tarbiyah dalam memastikan pelaksanaan PPL Angkatan IX berjalan secara terarah dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.Dalam sambutannya, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan PPL Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Menurutnya, PPL merupakan bagian penting dari proses pendidikan mahasiswa karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam situasi nyata di lingkungan pendidikan. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan PPL dengan sungguh-sungguh serta menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi PPL.Lebih lanjut, Warek II menekankan bahwa mahasiswa peserta PPL tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Fakultas Tarbiyah dan IAIN Curup. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan sikap disiplin, etika, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akademik dan profesionalitas. Pelaksanaan PPL diharapkan tidak sekadar menjadi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam membentuk calon pendidik dan tenaga kependidikan yang berkualitas.Materi pembekalan disampaikan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., dan Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah sekaligus Ketua Panitia PPL Angkatan IX, Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I. Kedua pemateri memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan PPL, mulai dari kesiapan mahasiswa, tugas dan tanggung jawab selama berada di lokasi, hingga sikap yang harus ditunjukkan sebagai peserta PPL.Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I. selaku Ketua Panitia PPL Angkatan IX menyampaikan bahwa pembekalan merupakan modal awal yang sangat penting bagi mahasiswa sebelum melaksanakan PPL. Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memahami secara utuh mekanisme pelaksanaan PPL, tugas yang harus dijalankan, aturan yang wajib dipatuhi, serta berbagai tantangan yang mungkin dihadapi ketika berinteraksi langsung dengan sekolah dan masyarakat pendidikan.Selain materi mengenai pelaksanaan PPL, pihak kepanitiaan juga memberikan pembekalan terkait administrasi PPL yang harus dipersiapkan dan dijalankan oleh mahasiswa. Administrasi tersebut mencakup tahapan mulai dari pemberitahuan kepada sekolah, pelaksanaan kegiatan di lokasi PPL, koordinasi dengan pihak sekolah dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), hingga tahapan dokumentasi dan penilaian PPL Angkatan IX. Pemahaman administrasi tersebut dinilai penting agar seluruh proses pelaksanaan PPL dapat berlangsung tertib, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.Melalui kegiatan pembekalan ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup berharap seluruh 550 mahasiswa peserta PPL Angkatan IX Tahun 2026 memiliki kesiapan yang lebih baik, baik dari aspek akademik, administrasi, sikap maupun mental. Mahasiswa diharapkan mampu menjadikan PPL sebagai ruang untuk belajar, mengembangkan kompetensi, membangun pengalaman, serta mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.Dengan berakhirnya kegiatan pembekalan, mahasiswa selanjutnya diharapkan dapat melaksanakan PPL dengan penuh disiplin, tanggung jawab, integritas, dan profesionalitas. Fakultas Tarbiyah IAIN Curup berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan penguatan selama pelaksanaan PPL Angkatan IX Tahun 2026 agar kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, sekolah mitra, dan institusi. PPL Angkatan IX Tahun 2026 menjadi momentum bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah untuk belajar, mengabdi, dan mempersiapkan diri menjadi calon pendidik serta tenaga kependidikan yang profesional dan berkarakter.