Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
64 Mahasiswa PGMI Tempuh Sidang Skripsi, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Perkuat Mutu Akademik dan Cetak Pendidik Profesional
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas akademik melalui penyelenggaraan Sidang Skripsi Periode Juni 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Munaqasyah Fakultas Tarbiyah tersebut diikuti oleh 64 mahasiswa sebagai tahapan akhir sebelum menyelesaikan studi dan memperoleh gelar Sarjana Pendidikan. Sidang ini menjadi momentum penting yang menandai keberhasilan mahasiswa dalam menempuh proses pendidikan tinggi sekaligus menguji kesiapan mereka untuk terjun ke dunia profesional. Pelaksanaan sidang skripsi dibagi ke dalam tiga sesi pelaksanaan guna memastikan proses ujian berjalan efektif, terstruktur, dan memberikan ruang yang optimal bagi setiap peserta untuk mempresentasikan hasil penelitiannya. Sebanyak 25 mahasiswa mengikuti sidang pada hari pertama, 25 mahasiswa pada hari kedua, dan 14 mahasiswa pada hari ketiga. Pembagian jadwal tersebut menjadi bagian dari strategi akademik untuk menjaga kualitas pelaksanaan ujian sekaligus memberikan kesempatan kepada dosen penguji dan pembimbing untuk melakukan penilaian secara objektif dan mendalam. Dalam setiap sesi sidang, mahasiswa memaparkan hasil penelitian yang telah disusun selama proses penyelesaian tugas akhir. Presentasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan sesi tanya jawab dan diskusi ilmiah bersama dosen pembimbing serta dosen penguji. Proses ini tidak hanya bertujuan menilai kualitas karya ilmiah yang dihasilkan, tetapi juga mengukur kemampuan mahasiswa dalam menguasai substansi penelitian, berpikir kritis, menyampaikan argumentasi secara sistematis, dan mempertahankan hasil kajian berdasarkan data serta teori yang relevan. Secara akademik, sidang skripsi merupakan instrumen penting dalam sistem pendidikan tinggi karena menjadi sarana evaluasi komprehensif terhadap capaian pembelajaran mahasiswa. Melalui tahapan ini, mahasiswa dituntut untuk menunjukkan kemampuan dalam menerapkan metodologi penelitian, menganalisis fenomena pendidikan, serta menghasilkan rekomendasi yang dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan dasar Islam. Oleh karena itu, kualitas pelaksanaan sidang skripsi memiliki peran strategis dalam menentukan mutu lulusan yang dihasilkan. Lebih dari sekadar ujian akhir, sidang skripsi juga menjadi ruang akademik yang mendorong lahirnya budaya ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa didorong untuk mengembangkan sikap kritis, objektif, dan bertanggung jawab dalam menghasilkan karya ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Hal ini sejalan dengan visi Fakultas Tarbiyah IAIN Curup yang terus berupaya mencetak tenaga pendidik yang tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga berkarakter dan berintegritas tinggi. Selama tiga hari pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang baik antara panitia pelaksana, dosen pembimbing, dosen penguji, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Kolaborasi seluruh unsur akademik tersebut menciptakan suasana sidang yang kondusif, profesional, serta menjunjung tinggi prinsip objektivitas dan transparansi dalam proses penilaian. Pelaksanaan sidang skripsi ini juga menjadi salah satu indikator keberhasilan Program Studi PGMI dalam menjalankan sistem penjaminan mutu internal. Melalui mekanisme evaluasi yang terukur dan berkelanjutan, program studi terus melakukan penguatan terhadap kualitas proses pembelajaran, penelitian mahasiswa, serta tata kelola akademik. Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan institusi dalam meningkatkan daya saing lulusan di tengah dinamika dan tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Ketua Program Studi PGMI, Agus Riyan Oktori, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan sidang skripsi periode Juni 2026. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung proses akademik mahasiswa hingga tahap akhir penyelesaian studi. “Alhamdulillah, pelaksanaan Sidang Skripsi Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Periode Juni 2026 berjalan dengan lancar dari hari pertama hingga hari terakhir. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen pembimbing, dosen penguji, panitia, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang telah berpartisipasi dan bekerja sama dengan baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai jadwal. Kami berharap seluruh mahasiswa memperoleh hasil terbaik dan menjadi lulusan yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, khususnya di jenjang Madrasah Ibtidaiyah,” ujarnya. Keberhasilan penyelenggaraan Sidang Skripsi Periode Juni 2026 menjadi bukti nyata komitmen Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Melalui penguatan kualitas akademik yang berkelanjutan, budaya penelitian yang semakin kokoh, serta sistem penjaminan mutu yang konsisten, Program Studi PGMI optimis dapat terus berkontribusi dalam mendukung pengembangan pendidikan dasar Islam sekaligus memperkuat transformasi IAIN Curup menuju institusi pendidikan tinggi Islam yang semakin maju dan berkualitas di masa mendatang.
Fakultas Tarbiyah Tunjukkan Komitmen Penuh dalam Rapat Kerja dan Evaluasi Renstra IAIN Curup 2026, Siap Mengawal Transformasi Menuju UIN Berdampak dan Berkemajuan
Semangat transformasi kelembagaan menuju Universitas Islam Negeri (UIN) yang berdampak dan berkemajuan terus diperkuat oleh seluruh unsur sivitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup. Hal tersebut tampak dalam pelaksanaan Rapat Kerja dan Evaluasi Rencana Strategis (Renstra) IAIN Curup Tahun 2026 yang mengusung tema “Menuju UIN Berdampak dan Berkemajuan” yang berlangsung di Ballroom Hotel Grage Bengkulu pada Jumat (12/06/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh unit kerja untuk melakukan refleksi, evaluasi, sekaligus merumuskan arah kebijakan strategis institusi dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi di masa mendatang. Dikutip dari Berita Website IAIN Curup: https://iaincurup.ac.id/detail_berita/rapat-kerja-dan-evaluasi-renstra-iain-curup-resmi-dibuka-wujudkan-uin-berdampak-dan-berkemajuan: Rapat kerja yang dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Curup, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I., dihadiri oleh jajaran pimpinan institut, dekan fakultas, direktur pascasarjana, kepala lembaga, kepala unit, serta unsur program studi dari seluruh fakultas. Kehadiran para peserta menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan setiap program yang telah direncanakan dalam dokumen Renstra dapat berjalan secara efektif, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan institusi maupun masyarakat luas. Dalam sambutannya, Rektor IAIN Curup menegaskan bahwa pelaksanaan rapat kerja dan evaluasi Renstra ini sesungguhnya telah direncanakan sejak beberapa waktu lalu. Namun karena berbagai pertimbangan situasi dan kondisi, agenda tersebut baru dapat dilaksanakan pada saat ini. Meski demikian, keterlambatan pelaksanaan tidak mengurangi esensi penting dari forum tersebut sebagai ruang evaluasi strategis terhadap perjalanan dan capaian institusi selama beberapa tahun terakhir. Menurut Rektor, forum rapat kerja bukan hanya sekadar agenda tahunan yang bersifat administratif maupun seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk melakukan evaluasi secara objektif terhadap berbagai program yang telah dijalankan selama empat tahun terakhir. Melalui evaluasi tersebut, seluruh unit kerja diharapkan mampu mengidentifikasi capaian yang telah berhasil diraih sekaligus menemukan berbagai aspek yang masih memerlukan penyempurnaan untuk mendukung percepatan transformasi IAIN Curup menuju UIN. Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan rapat kerja sebagai wadah membangun budaya kerja yang berbasis evaluasi, inovasi, dan kolaborasi. Dengan semangat kebersamaan, seluruh unsur pimpinan dan unit kerja diharapkan mampu menyusun program yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan indikator kinerja, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola kelembagaan yang lebih profesional. Salah satu fakultas yang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung agenda strategis tersebut adalah Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Sebagai fakultas dengan jumlah program studi dan mahasiswa terbesar di lingkungan IAIN Curup, Fakultas Tarbiyah hadir secara penuh dalam kegiatan rapat kerja dan evaluasi Renstra. Kehadiran unsur pimpinan fakultas beserta seluruh ketua program studi menjadi bukti nyata keseriusan Fakultas Tarbiyah dalam mengawal pencapaian target-target institusi menuju UIN yang unggul, berdampak, dan berkemajuan. Delegasi Fakultas Tarbiyah dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah yang baru, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., didampingi Wakil Dekan I Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I. serta Wakil Dekan II Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd., Kons.. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh seluruh ketua program studi di lingkungan Fakultas Tarbiyah yang terdiri dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pendidikan Agama Islam, Tadris Bahasa Indonesia, Tadris Bahasa Inggris, Manajemen Pendidikan Islam, Tadris Matematika, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Profesi Guru, serta Kepala Gugus Kendali Mutu Fakultas Tarbiyah. Partisipasi aktif seluruh unsur Fakultas Tarbiyah dalam forum tersebut memiliki arti strategis. Sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan pendidikan dan pencetak tenaga pendidik profesional, Fakultas Tarbiyah memegang peranan penting dalam mendukung berbagai indikator kinerja institusi. Oleh karena itu, keterlibatan langsung para pimpinan dan ketua program studi menjadi langkah konkret untuk menyelaraskan program fakultas dengan arah kebijakan dan target besar yang telah ditetapkan dalam Renstra IAIN Curup. Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa Fakultas Tarbiyah siap mendukung penuh setiap kebijakan strategis yang dirumuskan dalam rapat kerja tersebut. Menurutnya, transformasi menuju UIN Berdampak dan Berkemajuan membutuhkan sinergi seluruh unit kerja, termasuk fakultas dan program studi sebagai pelaksana utama kegiatan akademik. Fakultas Tarbiyah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penguatan tata kelola, peningkatan mutu lulusan, serta pengembangan berbagai inovasi akademik yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui keikutsertaan aktif dalam Rapat Kerja dan Evaluasi Renstra Tahun 2026 ini, Fakultas Tarbiyah menunjukkan kesiapannya menjadi salah satu motor penggerak dalam mewujudkan visi besar IAIN Curup menuju UIN Berdampak dan Berkemajuan. Semangat kolaborasi, evaluasi berkelanjutan, serta komitmen terhadap peningkatan mutu diharapkan mampu menghasilkan program-program strategis yang tidak hanya memperkuat daya saing institusi, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pendidikan Islam dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul di tingkat regional maupun nasional.
Pasca Pelantikan Ketua Program Studi, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Bergerak Cepat Susun Strategi Percepatan Kinerja dan Realisasi Anggaran 2026
Fakultas Tarbiyah IAIN Curup terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola akademik dan kelembagaan melalui langkah-langkah strategis yang terukur. Setelah pelantikan para Ketua Program Studi periode baru yang dilaksanakan pada Kamis, 4 Juni 2026 di Aula IAIN Curup, jajaran pimpinan Fakultas Tarbiyah langsung menggelar Rapat Koordinasi bersama para Ketua Program Studi dan staf program studi yang baru pada Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dekanat Fakultas Tarbiyah, Gedung RKB IAIN Curup. Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi awal antara pimpinan fakultas, para Ketua Program Studi, dan staf yang baru menerima amanah. Selain sebagai wadah silaturahmi dan penguatan komunikasi kelembagaan, kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk menyusun langkah-langkah percepatan pelaksanaan program kerja menjelang berakhirnya semester pertama Tahun Anggaran 2026. Rapat dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., yang baru saja dilantik untuk memimpin fakultas tersebut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah, Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd., Kons., serta seluruh Ketua Program Studi yang baru dilantik dan staf program studi dari berbagai jurusan di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Ketua Program Studi yang telah memperoleh amanah baru. Beliau juga menyambut para staf program studi yang baru bergabung dalam struktur pengelolaan akademik Fakultas Tarbiyah. Menurutnya, regenerasi kepemimpinan pada tingkat program studi merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan akademik, tata kelola, serta pencapaian target kinerja fakultas. “Selamat kepada seluruh Ketua Program Studi yang telah dilantik dan selamat datang kepada para staf program studi yang baru. Amanah ini bukan hanya jabatan administratif, tetapi juga tanggung jawab akademik untuk menggerakkan program studi agar semakin maju, berkualitas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa,” ujar Dr. Bakti Komalasari. Lebih lanjut, Dekan menegaskan bahwa saat ini Fakultas Tarbiyah berada pada fase yang sangat penting dalam siklus pengelolaan anggaran dan program kerja tahun 2026. Oleh karena itu, diperlukan langkah cepat dan terukur dari seluruh program studi agar target-target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan secara optimal. Menurutnya, percepatan realisasi kegiatan menjadi kebutuhan mendesak mengingat saat ini institusi telah memasuki penghujung semester pertama tahun anggaran. Program-program yang telah direncanakan sejak awal tahun harus segera dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan. Dalam rapat tersebut, Dekan juga meminta seluruh Ketua Program Studi untuk segera melakukan pemetaan terhadap kegiatan yang belum terlaksana serta menyusun strategi percepatan pelaksanaan kegiatan akademik maupun non-akademik. Hal ini penting agar tidak terjadi penumpukan kegiatan pada akhir tahun yang berpotensi mengurangi kualitas pelaksanaan program. Selain membahas kegiatan program studi, rapat juga memberikan perhatian khusus terhadap berbagai agenda organisasi kemahasiswaan. Fakultas Tarbiyah menilai bahwa keberadaan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) merupakan mitra strategis dalam membangun budaya akademik dan pengembangan karakter mahasiswa. Oleh sebab itu, para Ketua Program Studi diharapkan dapat menjalin komunikasi yang intensif dengan pengurus HMPS di masing-masing program studi. Sinergi antara pengelola program studi dan organisasi mahasiswa dipandang sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam menciptakan kegiatan kemahasiswaan yang produktif, inovatif, dan berdampak positif terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa. Secara ilmiah, penguatan koordinasi antarunit kerja merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik atau good university governance. Melalui koordinasi yang efektif, berbagai sumber daya yang dimiliki institusi dapat dikelola secara lebih terintegrasi sehingga mampu menghasilkan kinerja organisasi yang lebih optimal. Rapat koordinasi ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan selama beberapa bulan terakhir. Dekan meminta agar setiap program studi segera menyusun dan menyampaikan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan administrasi. Menurut Dr. Bakti Komalasari, laporan kegiatan bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen evaluasi yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan program, efektivitas penggunaan anggaran, serta dampaknya terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan. “Setiap kegiatan yang telah dilaksanakan harus terdokumentasi dan dilaporkan dengan baik. Laporan tersebut menjadi dasar evaluasi sekaligus bahan perencanaan untuk pengembangan program-program berikutnya. Budaya kerja yang akuntabel harus terus kita bangun bersama,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah, Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd., Kons., juga memberikan arahan terkait pengelolaan administrasi dan pelaksanaan kegiatan yang didukung oleh anggaran negara. Ia menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam pelaksanaan program serta kelengkapan administrasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Menurut Dr. Dina Hajja Ristianti, keberhasilan realisasi anggaran tidak hanya diukur dari tingkat serapan, tetapi juga dari kualitas output dan outcome yang dihasilkan. Oleh karena itu, seluruh program studi diharapkan mampu menyusun kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan institusi secara keseluruhan. Beliau juga mengingatkan bahwa setiap program kerja harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas sehingga dapat diukur capaian dan dampaknya. Dengan demikian, seluruh kegiatan yang dilaksanakan dapat berkontribusi langsung terhadap pencapaian indikator kinerja utama fakultas maupun institusi. Adapun Ketua Program Studi yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut antara lain Syarifah, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, H. M. Taufik Amrillah, M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Selvi Pransiska, M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, serta Dr. Agita Misriani, M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia. Turut hadir pula Khoirunnisa, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Jenny Pransiska, M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Dr. Dini Palupi Putri, M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Tadris Matematika, Agus Riyan Oktori, M.Pd.I. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru serta Dr. Noza Aflisia, M.Pd.I. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Kehadiran para pimpinan program studi tersebut menandai dimulainya babak baru pengelolaan akademik di Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang baru, fakultas optimistis mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghasilkan berbagai inovasi yang mendukung pencapaian visi institusi. Melalui rapat koordinasi perdana ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup menunjukkan keseriusannya dalam membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, dan organisasi mahasiswa diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Fakultas Tarbiyah yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di era yang terus berkembang.
Silaturahmi Perdana Dekanat Fakultas Tarbiyah dan Pemilihan Senat Berlangsung Demokratis, Dr. Nelson, S.Ag dan Dr. Rafia Arcanita, S.Ag., M.Pd.I Terpilih Wakili Fakultas Tarbiyah
Fakultas Tarbiyah IAIN Curup menggelar kegiatan Silaturahmi Dekanat sekaligus Pemilihan Perwakilan Anggota Senat Fakultas Tarbiyah pada Selasa, 4 Juni 2026, bertempat di Ruang Rapat Dekanat Fakultas Tarbiyah. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pimpinan fakultas yang baru dengan seluruh sivitas akademika sekaligus melaksanakan amanat kelembagaan terkait pemilihan perwakilan senat fakultas. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Rektor IAIN Curup Nomor 0568/In.34/R/RH.00.01/2026 tentang Perwakilan Senat Fakultas serta Surat Dekan Fakultas Tarbiyah Nomor 537/In.34/FT/PP.00.9/05/2026 tanggal 26 Mei 2026 tentang Silaturahmi Dekanat dan Pemilihan Perwakilan Anggota Senat dari Fakultas Tarbiyah. Acara dihadiri oleh para Ketua Program Studi, dosen di lingkungan Fakultas Tarbiyah, serta sejumlah pimpinan kampus. Pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Tarbiyah yang baru, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., hadir bersama Wakil Dekan I Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I. dan Wakil Dekan II Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd., Kons. Kehadiran jajaran dekanat baru disambut hangat oleh seluruh peserta yang hadir. Suasana silaturahmi berlangsung penuh keakraban dan menjadi sarana membangun sinergi dalam mengembangkan Fakultas Tarbiyah ke depan. Dalam sambutannya, Dr. Bakti Komalasari menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan wadah untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan kolaborasi antar dosen serta pimpinan fakultas. Menurutnya, kemajuan Fakultas Tarbiyah hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang harmonis, keterbukaan, dan semangat kolektif dalam mewujudkan visi fakultas. “Melalui momentum silaturahmi ini, kami ingin membangun hubungan yang semakin erat dengan seluruh dosen dan tenaga akademik di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Kami berharap seluruh unsur dapat bersinergi dan berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing untuk membawa Fakultas Tarbiyah menjadi fakultas yang unggul, profesional, dan berdaya saing,” ujar Dr. Bakti Komalasari. Setelah sesi silaturahmi, kegiatan dilanjutkan dengan pemilihan Perwakilan Anggota Senat Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Sebelum proses pemungutan suara dimulai, Dekan Fakultas Tarbiyah membacakan ketentuan dan persyaratan calon anggota senat berdasarkan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019 tentang Statuta IAIN Curup, khususnya Pasal 35 yang mengatur mengenai unsur dosen sebagai anggota senat fakultas. Dalam penjelasannya, Dekan menegaskan bahwa anggota senat dari unsur dosen nonprofesor harus merupakan dosen tetap PNS yang diusulkan oleh fakultas, tidak sedang menjalankan tugas tambahan, serta tidak berada dalam status tugas belajar maupun izin belajar. Ketentuan tersebut menjadi dasar dalam menentukan calon-calon yang memenuhi syarat untuk dipilih sebagai perwakilan Fakultas Tarbiyah di tingkat senat institut. Berdasarkan hasil penjaringan, terdapat lima dosen yang memenuhi persyaratan sebagai calon Perwakilan Anggota Senat Fakultas Tarbiyah, yaitu Dr. Nelson, S.Ag., Dr. Rafia Arcanita, S.Ag., M.Pd.I., Dr. Arsil, A.Ag., M.Pd., Dr. Karliana Indrawari, M.Pd.I., dan Dr. Ummul Khair, M.Pd. Selanjutnya, proses pemilihan dilakukan secara demokratis melalui mekanisme voting yang diikuti oleh seluruh dosen yang memiliki hak suara. Dari total 44 dosen pemilih yang berpartisipasi, hasil perhitungan suara menunjukkan bahwa Dr. Nelson, S.Ag. memperoleh dukungan tertinggi dengan 25 suara. Sementara itu, Dr. Rafia Arcanita, S.Ag., M.Pd.I. memperoleh 10 suara. Adapun Dr. Karliana Indrawari, M.Pd.I. dan Dr. Ummul Khair, M.Pd. masing-masing memperoleh 3 suara, sedangkan Dr. Arsil, A.Ag., M.Pd. memperoleh 2 suara. Selain itu terdapat 1 suara yang dinyatakan tidak sah. Berdasarkan hasil voting tersebut, Dr. Nelson, S.Ag. dan Dr. Rafia Arcanita, S.Ag., M.Pd.I. resmi ditetapkan sebagai Perwakilan Anggota Senat Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Keduanya diharapkan mampu mengemban amanah serta memperjuangkan aspirasi dan kepentingan Fakultas Tarbiyah dalam berbagai kebijakan strategis di tingkat institut. Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor I IAIN Curup, Dr. Eka Apriyani, M.Pd., serta Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum., yang juga merupakan dosen Fakultas Tarbiyah. Kehadiran para pimpinan dan dosen dalam kegiatan ini menjadi bukti kuatnya komitmen bersama untuk membangun tata kelola fakultas yang demokratis, transparan, dan partisipatif demi kemajuan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup di masa mendatang.
Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Miliki Kepemimpinan Baru, Siap Perkuat Transformasi Menuju UIN
Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Aula Harun Ar-Rasyid Gedung Perpustakaan IAIN Curup pada Rabu, 20 Mei 2026. Rektor Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan para pejabat baru di lingkungan kampus untuk masa jabatan periode 2026–2030. Pelantikan tersebut meliputi unsur pimpinan rektorat, dekanat, direktur pascasarjana, kepala UPT, hingga pimpinan lembaga baru di lingkungan IAIN Curup. Prosesi pelantikan berlangsung sakral dan penuh optimisme sebagai simbol dimulainya estafet kepemimpinan baru di lingkungan kampus. Momentum ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menandai komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, pelayanan akademik, serta pengembangan mutu pendidikan di IAIN Curup. Di antara pejabat yang dilantik, turut dikukuhkan unsur pimpinan baru Fakultas Tarbiyah IAIN Curup untuk periode 2026–2030. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor IAIN Curup Nomor 0177/In.34/R/KP.07.6/05/2026 tanggal 20 Mei 2026, jabatan Dekan Fakultas Tarbiyah resmi diemban oleh Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd Sementara itu, berdasarkan SK Rektor Nomor 0179/In.34/R/KP.07.6/05/2026, jabatan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Tarbiyah dipercayakan kepada Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I Sedangkan jabatan Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan berdasarkan SK Nomor 0180/In.34/R/KP.07.6/05/2026 diamanahkan kepada Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd., Kons. Dalam sambutannya, Rektor IAIN Curup, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I., menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi kelembagaan kampus. Ia menilai keberadaan jajaran pimpinan baru menjadi energi besar untuk mendukung percepatan transformasi institusi menuju Universitas Islam Negeri (UIN). “Secara sosiologis dan manajerial, pelantikan ini merupakan momentum krusial untuk memperkuat struktur organisasi institusi. Saya mengajak seluruh perangkat rektorat yang baru untuk membangun kolaborasi yang solid, kokoh, dan penuh semangat guna mengawal proses transformasi kelembagaan kita dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Saya yakin dan percaya bapak dan ibu sekalian mampu bekerja sama dengan baik dan terintegrasi untuk mewujudkan impian bersama ini,” ujar Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I. Dekan Fakultas Tarbiyah yang baru dilantik, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin Fakultas Tarbiyah pada periode mendatang. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi demi kemajuan fakultas. Menurutnya, Fakultas Tarbiyah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi pendidik dan akademisi Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas akademik, serta membangun budaya kerja yang profesional dan harmonis. “Kami berharap seluruh keluarga besar Fakultas Tarbiyah dapat terus bersatu dan saling mendukung dalam mewujudkan fakultas yang unggul dan berprestasi. Kepemimpinan ini bukan hanya tentang individu, tetapi tentang kerja bersama untuk membawa Fakultas Tarbiyah semakin maju, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta institusi,” ungkap Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., Pelantikan pimpinan baru ini pun disambut antusias oleh civitas akademika Fakultas Tarbiyah dan keluarga besar IAIN Curup. Dengan semangat baru serta kolaborasi yang kuat antar pimpinan dan seluruh elemen kampus, diharapkan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup dapat terus berkembang menjadi fakultas yang unggul dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan transformasi IAIN Curup menuju UIN yang maju dan kompetitif.
Yudisium dan Pengukuhan PPG Batch 4 IAIN Curup Catat Kelulusan 99,25 Persen
Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Curup kembali menorehkan capaian membanggakan melalui pelaksanaan Yudisium dan Pengukuhan PPG Dalam Jabatan Batch 4 yang digelar pada Rabu, 29 April 2026 di Hotel Rich 88 Curup. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh pimpinan kampus, jajaran Fakultas Tarbiyah, serta para peserta yang mengikuti secara langsung maupun daring. Acara tersebut turut dihadiri oleh pimpinan IAIN Curup, di antaranya Rektor yang diwakili oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Yusefri, M.Ag., Kepala Biro AUAK Puji Edi Purnomo, S.Sos.I., M.Hum, serta unsur pimpinan Fakultas Tarbiyah seperti Dekan Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd, Wakil Dekan I Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum, Wakil Dekan II Dr. Bakti Komalasari, M.Pd, dan Kepala Bagian Tata Usaha Juliadi, B.Sc., SE. Kehadiran para tamu undangan dan stakeholder semakin menambah semarak kegiatan ini. Dalam laporannya, Dekan Fakultas Tarbiyah, Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa jumlah peserta PPG Dalam Jabatan Batch 4 mencapai 802 orang. Peserta tersebut terdiri dari berbagai bidang studi, yakni Akidah Akhlak sebanyak 301 orang, Fiqih 200 orang, Quran Hadits 200 orang, dan SKI sebanyak 99 orang, serta tambahan peserta retaker pada mata pelajaran Quran Hadits dan Guru Kelas masing-masing satu orang. Lebih lanjut, Dekan mengungkapkan capaian yang sangat membanggakan, di mana tingkat kelulusan peserta mencapai 796 orang atau sebesar 99,25 persen. Angka ini menjadi indikator kuat keberhasilan penyelenggaraan program PPG di IAIN Curup dalam mencetak guru profesional yang kompeten di bidangnya. Dalam penyampaiannya, Dekan menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya sekadar angka statistik, melainkan hasil dari kerja keras seluruh pihak, mulai dari dosen, pengelola program, hingga para peserta yang menunjukkan dedikasi tinggi selama mengikuti proses pendidikan. Ia juga berharap lulusan PPG dapat menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam membangun karakter peserta didik yang unggul dan berakhlak. Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Curup, Prof. Dr. H. Yusefri, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa ini. Ia menilai bahwa tingkat kelulusan yang hampir sempurna menunjukkan kualitas akademik dan manajerial program PPG yang semakin matang dan profesional. Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi semakin bermakna karena Program Studi PPG IAIN Curup baru saja menyelesaikan proses akreditasi dengan predikat “Baik Sekali”. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa IAIN Curup terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan tenaga pendidik yang berkualitas. Dalam pandangannya, Wakil Rektor I menekankan bahwa lulusan PPG tidak hanya dituntut menguasai kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Ia mengajak seluruh lulusan untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Pelaksanaan yudisium kali ini diikuti oleh 796 peserta, dengan 121 peserta hadir secara langsung di lokasi acara, sementara 675 peserta lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom. Peserta daring didominasi oleh guru-guru dari Provinsi Bengkulu, dengan jumlah sebanyak 120 orang serta 1 peserta dari Provinsi Jawa Barat. Peserta dari Provinsi Bengkulu tersebut berasal dari 9 kabupaten dan 1 kota, yang menunjukkan luasnya jangkauan program PPG IAIN Curup di wilayah tersebut. Adapun rincian sebaran peserta yaitu Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 24 orang, Bengkulu Tengah 5 orang, Bengkulu Utara 11 orang, Kabupaten Kaur 4 orang, Kabupaten Kepahiang 8 orang, Kabupaten Lebong 3 orang, Kabupaten Mukomuko 16 orang, Kabupaten Rejang Lebong 18 orang, Kabupaten Seluma 9 orang, serta Kota Bengkulu sebanyak 30 orang. Sebagai penutup rangkaian acara, para peserta memberikan cinderamata dan kenang-kenangan kepada pihak LPTK PPG IAIN Curup sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasih atas dedikasi dalam mendidik dan membimbing mereka. Momen ini menjadi simbol kuat terjalinnya hubungan emosional antara peserta dan institusi, sekaligus menandai awal perjalanan baru para guru profesional dalam mengabdi bagi dunia pendidikan Indonesia.