Menu

Indeks Berita

Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Gelar Yudisium ke-V Tahun 2025, Cetak 482 Lulusan dari 9 Program Studi
Akademik Fakultas 29 Sep 2025

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Gelar Yudisium ke-V Tahun 2025, Cetak 482 Lulusan dari 9 Program Studi

Minggu, 28 September 2025, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup kembali menorehkan sejarah penting dalam perjalanan akademiknya dengan melaksanakan Yudisium ke-V Tahun 2025. Acara yang digelar di Aula Rektorat IAIN Curup ini berlangsung penuh khidmat dan meriah. Seluruh unsur pimpinan Fakultas Tarbiyah, Ketua Program Studi, dosen, serta ratusan mahasiswa calon wisudawan turut hadir dalam momen yang sakral tersebut. Suasana Aula Rektorat dipenuhi rasa haru dan kebanggaan. Ratusan mahasiswa yang telah menempuh perjalanan panjang selama masa studi akhirnya sampai pada tahap akhir penetapan kelulusan. Yudisium bukan hanya seremoni formal, melainkan juga momentum yang menandai awal langkah baru bagi para lulusan dalam mengabdikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh di bangku kuliah. Acara dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi mendalam atas kerja keras, dedikasi, serta perjuangan para mahasiswa hingga akhirnya dapat menyelesaikan studinya. “Saya ucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Ingat, selesainya pendidikan S1 bukanlah akhir, melainkan langkah awal menuju tahapan selanjutnya. Jangan pernah berhenti belajar, teruslah berkarya, berinovasi, dan bermanfaat untuk umat serta bangsa,” ungkapnya dengan penuh semangat. Arahannya seolah menjadi motivasi berharga bagi seluruh lulusan yang siap menatap masa depan. Dalam kesempatan itu, peserta Yudisium ke-V Tahun 2025 ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan Dekan Fakultas Tarbiyah Nomor 600 Tahun 2025. SK tersebut dibacakan langsung oleh Kabag Tata Usaha Fakultas Tarbiyah, Bapak Juliadi, B.Sc., SE. Berdasarkan SK tersebut, tercatat sebanyak 482 peserta resmi mengikuti yudisium tahun ini. Mereka berasal dari sembilan program studi yang berada di bawah naungan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, sebuah angka yang mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di fakultas ini. Tidak berhenti di situ, diumumkan pula penghargaan bagi wisudawan terbaik dan penulis skripsi terbaik. Pengumuman tersebut tertuang dalam SK Dekan Fakultas Tarbiyah Nomor 591 Tahun 2025 yang kembali dibacakan oleh Kabag Tata Usaha. Wisudawan terbaik diraih oleh Yuristi Imelda Pertiwi dari Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dengan IPK 3,97, disusul oleh sejumlah mahasiswa berprestasi dari program studi lainnya dengan capaian akademik yang membanggakan. Sementara itu, penghargaan skripsi terbaik diraih oleh Intan Suri Lestari dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dengan nilai 97, sebuah capaian luar biasa yang menjadi bukti kualitas riset mahasiswa Fakultas Tarbiyah. Pada sesi penghargaan, sertifikat untuk wisudawan dan skripsi terbaik diserahkan secara langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd., didampingi oleh Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, serta Kabag Tata Usaha Fakultas Tarbiyah. Suasana penuh kebanggaan menyelimuti ruangan saat para penerima penghargaan maju ke depan untuk menerima sertifikat, menandai apresiasi nyata atas jerih payah dan prestasi yang telah mereka capai. Penghargaan ini sekaligus menegaskan bahwa Fakultas Tarbiyah tidak hanya berkomitmen pada kelulusan mahasiswa, tetapi juga mendorong mereka untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Keberhasilan para mahasiswa terbaik menjadi cerminan bahwa fakultas ini terus bergerak maju dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, serta memiliki daya saing di tingkat regional maupun nasional. Dalam kesempatan yang sama, Ketua DEMA Fakultas Tarbiyah, Dita Rafizka, turut memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa terselenggaranya Yudisium ke-V ini tidak lepas dari kerja keras seluruh panitia, terutama dari unsur mahasiswa. “Kami selaku panitia merasa terhormat dapat berkontribusi dalam pelaksanaan Yudisium ke-V. Kerja keras seluruh panitia, dukungan pimpinan fakultas, serta semangat para peserta menjadi kunci sukses acara ini. Semoga para lulusan dapat membawa nama baik fakultas dan kampus tercinta,” ujarnya dengan penuh kebanggaan. Sementara itu, pesan dan kesan dari mahasiswa disampaikan oleh Yuristi Imelda Pertiwi, wisudawan terbaik dari Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Dalam penyampaiannya, Yuristi mewakili seluruh peserta yudisium mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh dosen, pimpinan fakultas, serta keluarga yang telah memberikan dukungan selama proses perkuliahan. “Kami bersyukur bisa sampai pada tahap ini. Perjalanan kami penuh suka dan duka, penuh perjuangan dan pengorbanan. Terima kasih kepada dosen yang tidak pernah lelah membimbing, kepada orang tua yang selalu mendoakan, dan kepada teman-teman seperjuangan yang telah menjadi bagian dari cerita indah selama kuliah. Semoga ilmu yang kita peroleh bermanfaat, dan kita semua bisa menjadi generasi pendidik yang membawa perubahan positif di masyarakat,” ungkapnya dengan haru. Tidak hanya menghadirkan nuansa akademik, acara yudisium ini juga dihiasi dengan penampilan seni yang memukau. UKM Tari IAIN Curup membuka acara dengan tari penyambutan yang anggun dan penuh makna, menambah kesakralan prosesi. Suasana semakin semarak ketika Ngota Official Prodi PGMI mempersembahkan hiburan akustik yang menghadirkan kehangatan serta rasa kebersamaan di antara para peserta dan tamu undangan. Bagi para peserta yudisium, momen ini menjadi puncak dari segala perjuangan mereka. Senyum bahagia bercampur haru tampak jelas di wajah mereka. Tidak sedikit yang merasa lega setelah melewati perjalanan panjang, penuh tantangan, hingga akhirnya dinyatakan lulus. Harapan pun mengalir, agar ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan di Fakultas Tarbiyah dapat diimplementasikan dalam dunia kerja maupun pendidikan lanjutan. Dengan berakhirnya acara Yudisium ke-V Tahun 2025, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup semakin meneguhkan komitmennya untuk melahirkan generasi pendidik yang profesional, inovatif, dan moderat. Kehadiran 482 lulusan baru kali ini menjadi bukti nyata kontribusi fakultas dalam mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing serta siap menghadapi tantangan global. Fakultas Tarbiyah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga kawah candradimuka yang membentuk karakter, integritas, dan semangat pengabdian untuk bangsa dan agama.

IAIN Curup Kukuhkan 1.079 Guru Profesional PPG Batch I Tahun 2025 dari 30 Provinsi di Indonesia
Akademik Fakultas 20 Sep 2025

IAIN Curup Kukuhkan 1.079 Guru Profesional PPG Batch I Tahun 2025 dari 30 Provinsi di Indonesia

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Curup kembali menunjukkan kiprahnya dalam mencetak tenaga pendidik profesional. Pada Sabtu, 20 September 2025, Aula Gedung Perpustakaan IAIN Curup menjadi saksi pelaksanaan Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan Batch I Tahun 2025. Acara ini dihadiri langsung oleh unsur pimpinan IAIN Curup, pimpinan Fakultas Tarbiyah, serta para dosen dan pengelola PPG. Jumlah peserta yang dikukuhkan dalam kesempatan ini mencapai 1.079 orang guru. Data tersebut secara resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan Dekan Fakultas Tarbiyah, yang dibacakan oleh Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd., selaku Sekretaris Tim Pengelola PPG LPTK IAIN Curup. Ribuan guru tersebut berasal dari 30 provinsi di Indonesia, mencerminkan kepercayaan yang sangat besar kepada IAIN Curup dalam mendidik dan mengukuhkan tenaga pendidik profesional. Menariknya, acara ini dilaksanakan secara hybrid: peserta dari wilayah sekitar Rejang Lebong dan provinsi tetangga hadir langsung secara offline, sementara peserta dari provinsi jauh mengikuti secara online. Kehadiran langsung juga diwakili oleh perwakilan dari masing-masing provinsi terdekat seperti Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung. Sementara itu, peserta dari provinsi lain mulai dari Nanggroe Aceh Darussalam hingga Maluku Utara mengikuti melalui ruang virtual. Dalam amanahnya, Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd., menekankan bahwa guru profesional harus memiliki tiga faktor utama. Pertama, guru harus menguasai empat kompetensi inti: pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Kedua, guru perlu mengembangkan diri secara berkelanjutan melalui penelitian, inovasi pembelajaran, serta publikasi ilmiah. Ketiga, guru wajib memegang teguh integritas, etika, dan keteladanan dalam setiap aspek kehidupannya. “Profesionalisme seorang guru tidak hanya diukur dari sertifikat yang dimilikinya, melainkan dari sikap dan kualitas yang ia hadirkan di kelas. Seorang guru profesional adalah guru yang mengajar dengan hati, mendidik dengan keikhlasan, dan menuntun muridnya dengan keteladanan. Saya berharap 1.079 guru yang dikukuhkan hari ini mampu menjaga marwah profesinya dan memberi teladan bagi masyarakat,” tegas Dr. Sutarto dalam sambutannya. Sementara itu, Wakil Rektor II IAIN Curup, Prof. Dr. Muhammad Istan, SE., M.Pd., MM., yang hadir mewakili Rektor sekaligus membuka acara, menyampaikan bahwa guru merupakan pendidik profesional dengan peran vital dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. “Guru adalah ujung tombak pendidikan sekaligus agen perubahan sosial. Dari tangan-tangan gurulah lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi era globalisasi,” ungkapnya. Prof. Istan juga mengingatkan bahwa pengukuhan ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan pintu awal dari tanggung jawab besar. “Status guru profesional harus menjadi motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta beradaptasi dengan perkembangan zaman. Guru tidak boleh berhenti berinovasi, karena dunia pendidikan selalu bergerak dinamis,” tambahnya penuh semangat. Kehadiran perwakilan guru dari berbagai provinsi menambah kekhidmatan acara ini. Para peserta yang hadir langsung mewakili daerahnya merasa bangga dapat menyaksikan momen bersejarah tersebut. Sementara peserta daring tetap dapat merasakan suasana sakralnya pengukuhan melalui platform virtual. Hal ini membuktikan bahwa keterbatasan jarak tidak mengurangi semangat kebersamaan dalam menjunjung tinggi nilai profesionalisme guru. Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para peserta, tetapi juga bagi IAIN Curup sebagai penyelenggara. Dengan jangkauan peserta dari seluruh penjuru negeri, IAIN Curup semakin mengokohkan posisinya sebagai salah satu LPTK yang dipercaya dalam meningkatkan kualitas guru di Indonesia. Acara ditutup dengan doa bersama dan pesan moral bagi para guru yang baru dikukuhkan agar menjadikan momen ini sebagai awal perjuangan baru dalam mengabdi kepada bangsa. Dengan lahirnya 1.079 guru profesional, diharapkan dunia pendidikan Indonesia semakin maju, bermartabat, dan mampu bersaing di tingkat global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islami dan kearifan lokal.

PPL Angkatan VIII Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Resmi Dimulai, 510 Mahasiswa Diterjunkan ke 80 Sekolah Mitra
Akademik Fakultas 10 Sep 2025

PPL Angkatan VIII Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Resmi Dimulai, 510 Mahasiswa Diterjunkan ke 80 Sekolah Mitra

Setelah melalui rangkaian panjang persiapan yang dimulai dari proses perizinan, pendaftaran mahasiswa, pemeriksaan administrasi, penentuan lokasi, penetapan dosen pembimbing lapangan (DPL), hingga pembekalan peserta, akhirnya Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan VIII Tahun 2025 Fakultas Tarbiyah IAIN Curup secara resmi dimulai. Momentum ini ditandai dengan pengantaran mahasiswa oleh DPL ke sekolah mitra pada Senin, 08 September 2025, berdasarkan Surat Tugas Dekan Fakultas Tarbiyah Nomor: 1590/In.34/FT/PP.00.09/09/2025 tertanggal 04 September 2025. PPL merupakan salah satu mata kuliah wajib yang memiliki bobot penting dalam kurikulum Fakultas Tarbiyah. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang penerapan teori, tetapi juga sebagai sarana pembentukan kepribadian, keterampilan pedagogik, dan profesionalisme mahasiswa. PPL Angkatan VIII akan berlangsung selama lebih kurang tiga bulan, mulai dari 08 September 2025 hingga penjemputan mahasiswa pada 03 Desember 2025 mendatang. Sebanyak 510 mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Tarbiyah terlibat dalam kegiatan PPL tahun ini. Mereka akan diterjunkan ke sekolah mitra dengan harapan mampu memberikan kontribusi nyata, baik dalam pembelajaran maupun kegiatan lain yang relevan di sekolah tempat mereka bertugas. Kehadiran mahasiswa praktikan ini sekaligus menjadi bentuk kerja sama konkret antara IAIN Curup dengan lembaga pendidikan di daerah. Dalam sambutannya saat melepas mahasiswa peserta PPL, Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd., menekankan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan akademik. “PPL ini bukan sekadar mata kuliah, tetapi sebuah proses pembentukan diri menjadi calon guru profesional. Mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, menjaga nama baik almamater, serta menunjukkan sikap yang santun, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Keberhasilan PPL akan menjadi cermin kualitas diri sekaligus kualitas Fakultas Tarbiyah IAIN Curup,” tegasnya. Menurut Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah sekaligus Ketua Panitia PPL Angkatan VIII Tahun 2025, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum., masa tiga bulan pelaksanaan PPL akan menjadi periode penting bagi mahasiswa. “Selama PPL, mahasiswa akan berkesempatan mempraktikkan teori-teori yang telah mereka pelajari di bangku kuliah sesuai dengan program studinya masing-masing. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya berlatih mengajar, tetapi juga belajar mengelola kelas, beradaptasi dengan lingkungan sekolah, serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak,” ujarnya. Dr. Sakut menambahkan bahwa pelaksanaan PPL tahun ini tetap berjalan meskipun terdapat keterbatasan akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat tahun 2025. Hal ini berdampak pada jumlah sekolah mitra yang harus disesuaikan agar program tetap berjalan efektif dan efisien. Meskipun demikian, Fakultas Tarbiyah berkomitmen untuk tetap menjaga mutu pelaksanaan PPL. Tercatat ada 80 sekolah mitra yang menjadi lokasi pelaksanaan PPL Angkatan VIII Tahun 2025. Mayoritas sekolah berada di Kabupaten Rejang Lebong, yang merupakan wilayah domisili utama mahasiswa, sedangkan hanya delapan sekolah yang berada di luar kabupaten, yakni di Kabupaten Kepahiang. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi efisiensi, namun tetap mempertimbangkan kualitas pengalaman lapangan mahasiswa. Rincian sekolah mitra yang menjadi lokasi pelaksanaan PPL tahun ini terdiri dari 5 lembaga TK/RA, 39 SD/MI, 18 SMP/MTs, dan 18 SMA/SMK/MA. Pembagian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Tarbiyah tidak hanya terlibat pada satu jenjang pendidikan, tetapi tersebar di berbagai tingkat satuan pendidikan. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu memperoleh pengalaman yang beragam sesuai kebutuhan dunia pendidikan. Selain menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa, panitia juga meminta setiap peserta untuk menjalin komunikasi aktif dengan dosen pembimbing lapangan (DPL) dan pihak sekolah mitra. Hal ini dinilai krusial agar semua program kerja mahasiswa di lokasi PPL dapat berjalan lancar, terukur, dan sesuai dengan target capaian pembelajaran yang diharapkan. Dengan resmi dimulainya PPL Angkatan VIII ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup menegaskan kembali komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga terampil dalam praktik. PPL diharapkan menjadi wahana nyata pembentukan calon pendidik profesional yang siap mengabdi di masyarakat, berlandaskan nilai-nilai Islam moderat, dan mampu menghadapi tantangan dunia pendidikan di era modern.

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Gelar Pembekalan Peserta PPL Angkatan VIII Tahun 2025
Akademik Fakultas 03 Sep 2025

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Gelar Pembekalan Peserta PPL Angkatan VIII Tahun 2025

Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup menggelar acara Pembekalan Mahasiswa Peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan VIII Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rektorat IAIN Curup pada hari Rabu, 03 September 2025, dan diikuti oleh sebanyak 509 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Acara pembekalan ini dilaksanakan sebagai langkah awal yang penting sebelum mahasiswa diterjunkan ke sekolah-sekolah mitra, dengan tujuan memberikan bekal dasar berupa pemahaman, keterampilan, serta kesiapan mental agar pelaksanaan PPL dapat berjalan optimal. PPL sendiri merupakan salah satu mata kuliah wajib yang menjadi bagian integral dari proses pembentukan kompetensi profesional calon guru dan konselor pendidikan Islam. Kegiatan resmi ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa PPL adalah sarana penting untuk menghubungkan teori yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan. “Pembekalan ini sangat penting, karena akan menjadi modal awal bagi saudara sekalian sebelum menghadapi realitas dunia pendidikan di sekolah. Melalui PPL, mahasiswa tidak hanya menguji kemampuan akademiknya, tetapi juga membangun sikap, kedewasaan, dan profesionalisme sebagai calon pendidik,” ujarnya. Setelah pembukaan, rangkaian materi pertama disampaikan oleh Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah sekaligus Ketua Panitia PPL Angkatan VIII Tahun 2025, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum. Materi yang beliau bawakan meliputi proses pelaksanaan PPL secara komprehensif, mulai dari persyaratan yang harus dipenuhi, tugas dan kewajiban mahasiswa, hingga ketentuan sanksi apabila peserta tidak melaksanakan kegiatan sesuai aturan. Materi selanjutnya disampaikan oleh pihak panitia PPL yang menguraikan tentang aspek teknis, khususnya mengenai administrasi dan penilaian. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah kewajiban setiap mahasiswa peserta PPL untuk membuat dan mengunggah video proses pelaksanaan pengajaran, administrasi, atau konseling (sesuai dengan program studi masing-masing) dengan durasi minimal satu jam pelajaran atau sekitar 35 menit. Ketentuan ini bertujuan untuk memastikan adanya dokumentasi dan evaluasi nyata atas kinerja mahasiswa di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sakut Anshori juga memberikan penjelasan mengenai kondisi penyelenggaraan PPL tahun ini. Beliau menyampaikan bahwa di tengah kebijakan pemerintah pusat mengenai efisiensi anggaran, Fakultas Tarbiyah tetap berkomitmen menyelenggarakan PPL sebagai salah satu bagian dari misi akademik. “Walaupun dalam keadaan sederhana dan terbatas, kita tetap dapat melaksanakan PPL dengan baik. Tahun ini terdapat 509 peserta yang akan ditempatkan pada 80 lokasi PPL, tersebar di berbagai sekolah mitra di Rejang Lebong dan sekitarnya,” ungkapnya. Selain itu, para peserta juga diberikan arahan mengenai pentingnya koordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) masing-masing. Setelah pembekalan berakhir, mahasiswa diminta segera menjalin komunikasi dengan kelompoknya untuk mempersiapkan pengantaran ke sekolah mitra. Pengantaran mahasiswa ke lokasi PPL sendiri telah dijadwalkan pada Senin, 08 September 2025. Acara pembekalan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para mahasiswa. Banyak peserta menyambut baik materi yang disampaikan karena dirasakan sangat relevan dengan kebutuhan di lapangan. Hal ini juga menunjukkan keseriusan Fakultas Tarbiyah dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara praktik. Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd., dalam penutup sambutannya menekankan bahwa keberhasilan PPL sangat ditentukan oleh kesungguhan mahasiswa dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. “Kami berharap seluruh peserta dapat menjaga nama baik almamater, menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah, serta menampilkan diri sebagai calon pendidik profesional yang berintegritas. PPL bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga ladang pengabdian kepada dunia pendidikan,” pungkasnya. Dengan terselenggaranya pembekalan ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup berharap PPL Angkatan VIII Tahun 2025 dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi nyata dalam menyiapkan tenaga pendidik yang siap mengabdi, mendidik, dan membangun generasi masa depan bangsa yang berilmu, berakhlak, serta berdaya saing tinggi.

LPTK IAIN Curup Selenggarakan Orientasi Akademik PPG Daljab Batch 2 dan 3 Tahun 2025 Secara Virtual
Akademik Fakultas 01 Sep 2025

LPTK IAIN Curup Selenggarakan Orientasi Akademik PPG Daljab Batch 2 dan 3 Tahun 2025 Secara Virtual

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) kembali melaksanakan Orientasi Akademik Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Batch 2 dan 3 Tahun 2025. Kegiatan ini digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Senin, 1 September 2025, mulai pukul 07.30 WIB hingga 16.00 WIB. Sebanyak 1.206 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti orientasi ini. Jumlah tersebut terbagi ke dalam tiga bidang studi, yakni 1.006 peserta mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), 100 peserta mata pelajaran Akidah Akhlak, dan 100 peserta mata pelajaran Qur’an Hadits. Tingginya jumlah peserta ini menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap IAIN Curup sebagai salah satu LPTK penyelenggara PPG yang konsisten mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional. Acara orientasi diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan orientasi sebagai pintu masuk bagi seluruh peserta untuk mengenali sistem, kebijakan, serta mekanisme pembelajaran PPG Daljab. “Orientasi ini bukan sekadar kegiatan pembuka, tetapi menjadi fondasi awal bagi peserta untuk memahami arah dan tujuan PPG. Kami berharap seluruh peserta mengikuti dengan kesungguhan hati sehingga proses belajar dapat dijalani dengan baik dan berakhir pada pencapaian kelulusan yang membanggakan,” tegasnya. Acara kemudian secara resmi dibuka oleh Rektor IAIN Curup, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I. Dalam arahannya, Rektor menyampaikan bahwa PPG Daljab merupakan program strategis yang bertujuan mencetak guru profesional, berintegritas, dan berkarakter Islami. “Guru adalah profesi yang tidak hanya mengandalkan pengetahuan, tetapi juga keikhlasan dan keteladanan. Melalui PPG Daljab, kita berupaya menghadirkan guru yang mampu mengintegrasikan ilmu, spiritualitas, dan akhlak mulia. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan proses ini sebagai momentum meningkatkan kualitas diri sekaligus kontribusi nyata dalam dunia pendidikan Indonesia,” ujar beliau. Sebagai rangkaian utama, kegiatan orientasi menghadirkan tujuh materi penting yang disampaikan oleh narasumber dari unsur pimpinan IAIN Curup maupun tim pengelola PPG. Materi pertama dibawakan langsung oleh Rektor, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I dengan tema Kebijakan Umum PPG Dalam Jabatan Tahun 2025. Beliau menjelaskan arah kebijakan terkini serta urgensi pelaksanaan PPG sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional. Materi kedua diisi oleh Wakil Rektor I IAIN Curup, Prof. Dr. Yusefri, M.Ag., dengan topik Kebijakan dan Sistem Pembelajaran di IAIN Curup. Beliau menekankan pentingnya inovasi pembelajaran berbasis teknologi dan sistem akademik terintegrasi yang mendukung kelancaran penyelenggaraan PPG Daljab. Materi ketiga dipaparkan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Sutarto, S.Ag., M.Pd., dengan tema Kebijakan Akademik dan Desain Pembelajaran PPG Daljab Tahun 2025. Dalam materinya, beliau memaparkan rancangan kurikulum, mekanisme evaluasi, serta desain pembelajaran yang dirancang untuk memastikan lulusan PPG memiliki kompetensi profesional sesuai standar nasional. Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah sekaligus Plt Ketua Prodi PPG, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum., menyampaikan materi keempat dengan tema Prototipe Tugas Mandiri dan Tugas Refleksi. Materi ini menjelaskan pentingnya analisis reflektif dan praktik nyata dalam meningkatkan keterampilan pedagogik peserta. Selanjutnya, materi kelima dibawakan oleh Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd., selaku Sekretaris Tim Pengelola PPG, dengan topik Parameter Penilaian Kelulusan PPG Daljab Tahun 2025. Beliau menegaskan bahwa penilaian tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup integritas, kedisiplinan, serta kemampuan profesional peserta. Materi keenam disampaikan oleh Dr. Ibu Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah, dengan tema Kiat dan Strategi Menghadapi Tantangan Belajar Mandiri secara Online. Dalam paparannya, beliau memberikan berbagai tips praktis agar peserta mampu mengelola waktu, motivasi, dan konsistensi belajar di tengah tantangan pembelajaran jarak jauh. Sebagai penutup, materi ketujuh dibawakan oleh Edwin Setiawan dari Tim IT IAIN Curup dengan tema Teknis Penggunaan Learning Management System (LMS) dan Siakad Curup. Materi ini berfokus pada pendampingan teknis agar peserta memahami cara menggunakan platform digital dalam mengakses materi, mengunggah tugas, dan memanfaatkan fasilitas akademik secara efektif. Dengan terselenggaranya Orientasi Akademik PPG Daljab Batch 2 dan 3 Tahun 2025 ini, IAIN Curup kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan kualitas tenaga pendidik di Indonesia. Diharapkan seluruh peserta mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga pada akhirnya dapat lulus sebagai guru profesional yang tidak hanya berkompeten secara akademik, tetapi juga berkarakter Islami dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era global.

📢 Resmi Diumumkan! Penempatan Lokasi Mahasiswa Peserta PPL Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Angkatan VIII Tahun 2025
Pengumuman Fakultas 01 Sep 2025

📢 Resmi Diumumkan! Penempatan Lokasi Mahasiswa Peserta PPL Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Angkatan VIII Tahun 2025

Panitia Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Angkatan ke VIII Tahun 2025 secara resmi mengumumkan penempatan lokasi mahasiswa peserta PPL. Informasi ini menjadi tahap penting setelah diumumkannya hasil kelulusan administrasi beberapa waktu lalu. Menurut keterangan Sekretaris Panitia PPL, Hastha Purna Putra, M.Pd.Kons., mahasiswa peserta PPL dapat melihat penempatan lokasi secara mudah melalui tautan berikut: https://shorturl.at/RiXSm atau dengan memindai barcode: Hanya dengan mengetikkan NIM masing-masing, mahasiswa dapat mengetahui informasi lengkap mulai dari lokasi sekolah PPL, nama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), hingga daftar teman sekelompok pada lokasi penempatan yang sama. “Pengumuman ini kami sampaikan agar seluruh mahasiswa peserta PPL dapat segera mengetahui dan mempersiapkan diri untuk menjalani PPL di lokasi masing-masing. Informasi sudah kami buat sesederhana mungkin agar mudah diakses,” ujar Hastha Purna Putra. Selain itu, Panitia PPL juga menegaskan bahwa setelah mengetahui teman sekelompoknya, mahasiswa diminta untuk segera berkoordinasi. Hal ini penting agar masing-masing kelompok dapat menentukan Koordinator dan Wakil Koordinator di lokasi PPL. Koordinator dan Wakil Koordinator Kelompok berperan penting sebagai penghubung antara kelompok dengan Dosen Pembimbing Lapangan maupun panitia. Oleh karena itu, pembentukan struktur ini perlu dilakukan sebelum hari pelaksanaan pembekalan PPL. Seperti diketahui, pembekalan PPL akan dilaksanakan pada Rabu, 03 September 2025, bertempat di Aula Rektorat IAIN Curup mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Dalam pembekalan tersebut, akan ada sesi khusus bagi Koordinator dan Wakil Koordinator untuk memperkuat pemahaman tugas dan tanggung jawab mereka. Panitia mengingatkan kepada mahasiswa untuk aktif menjalin komunikasi dengan anggota kelompok masing-masing agar koordinasi berjalan baik sejak awal. Hal ini akan mempermudah dalam menjalani kegiatan PPL yang merupakan salah satu mata kuliah wajib dan berperan penting dalam pembentukan kompetensi calon pendidik. Dengan diumumkannya penempatan lokasi ini, diharapkan seluruh mahasiswa peserta PPL dapat segera melakukan persiapan, baik secara individu maupun kelompok. Persiapan yang matang akan berdampak besar terhadap kelancaran praktik di sekolah mitra yang telah ditentukan. Akhirnya, Panitia PPL Fakultas Tarbiyah menegaskan bahwa informasi penempatan lokasi ini adalah resmi dan final. Semua mahasiswa peserta PPL diminta untuk menyimak dengan baik setiap instruksi yang disampaikan dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab demi kesuksesan PPL Angkatan VIII Tahun 2025