Menu

Indeks Berita

Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.

Pasca Pelantikan Ketua Program Studi, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Bergerak Cepat Susun Strategi Percepatan Kinerja dan Realisasi Anggaran 2026
Akademik Fakultas 08 Jun 2026

Pasca Pelantikan Ketua Program Studi, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Bergerak Cepat Susun Strategi Percepatan Kinerja dan Realisasi Anggaran 2026

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola akademik dan kelembagaan melalui langkah-langkah strategis yang terukur. Setelah pelantikan para Ketua Program Studi periode baru yang dilaksanakan pada Kamis, 4 Juni 2026 di Aula IAIN Curup, jajaran pimpinan Fakultas Tarbiyah langsung menggelar Rapat Koordinasi bersama para Ketua Program Studi dan staf program studi yang baru pada Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dekanat Fakultas Tarbiyah, Gedung RKB IAIN Curup. Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi awal antara pimpinan fakultas, para Ketua Program Studi, dan staf yang baru menerima amanah. Selain sebagai wadah silaturahmi dan penguatan komunikasi kelembagaan, kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk menyusun langkah-langkah percepatan pelaksanaan program kerja menjelang berakhirnya semester pertama Tahun Anggaran 2026. Rapat dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., yang baru saja dilantik untuk memimpin fakultas tersebut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah, Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd., Kons., serta seluruh Ketua Program Studi yang baru dilantik dan staf program studi dari berbagai jurusan di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Ketua Program Studi yang telah memperoleh amanah baru. Beliau juga menyambut para staf program studi yang baru bergabung dalam struktur pengelolaan akademik Fakultas Tarbiyah. Menurutnya, regenerasi kepemimpinan pada tingkat program studi merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan akademik, tata kelola, serta pencapaian target kinerja fakultas. “Selamat kepada seluruh Ketua Program Studi yang telah dilantik dan selamat datang kepada para staf program studi yang baru. Amanah ini bukan hanya jabatan administratif, tetapi juga tanggung jawab akademik untuk menggerakkan program studi agar semakin maju, berkualitas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa,” ujar Dr. Bakti Komalasari. Lebih lanjut, Dekan menegaskan bahwa saat ini Fakultas Tarbiyah berada pada fase yang sangat penting dalam siklus pengelolaan anggaran dan program kerja tahun 2026. Oleh karena itu, diperlukan langkah cepat dan terukur dari seluruh program studi agar target-target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan secara optimal. Menurutnya, percepatan realisasi kegiatan menjadi kebutuhan mendesak mengingat saat ini institusi telah memasuki penghujung semester pertama tahun anggaran. Program-program yang telah direncanakan sejak awal tahun harus segera dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan. Dalam rapat tersebut, Dekan juga meminta seluruh Ketua Program Studi untuk segera melakukan pemetaan terhadap kegiatan yang belum terlaksana serta menyusun strategi percepatan pelaksanaan kegiatan akademik maupun non-akademik. Hal ini penting agar tidak terjadi penumpukan kegiatan pada akhir tahun yang berpotensi mengurangi kualitas pelaksanaan program. Selain membahas kegiatan program studi, rapat juga memberikan perhatian khusus terhadap berbagai agenda organisasi kemahasiswaan. Fakultas Tarbiyah menilai bahwa keberadaan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) merupakan mitra strategis dalam membangun budaya akademik dan pengembangan karakter mahasiswa. Oleh sebab itu, para Ketua Program Studi diharapkan dapat menjalin komunikasi yang intensif dengan pengurus HMPS di masing-masing program studi. Sinergi antara pengelola program studi dan organisasi mahasiswa dipandang sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam menciptakan kegiatan kemahasiswaan yang produktif, inovatif, dan berdampak positif terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa. Secara ilmiah, penguatan koordinasi antarunit kerja merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik atau good university governance. Melalui koordinasi yang efektif, berbagai sumber daya yang dimiliki institusi dapat dikelola secara lebih terintegrasi sehingga mampu menghasilkan kinerja organisasi yang lebih optimal. Rapat koordinasi ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan selama beberapa bulan terakhir. Dekan meminta agar setiap program studi segera menyusun dan menyampaikan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan administrasi. Menurut Dr. Bakti Komalasari, laporan kegiatan bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen evaluasi yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan program, efektivitas penggunaan anggaran, serta dampaknya terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan. “Setiap kegiatan yang telah dilaksanakan harus terdokumentasi dan dilaporkan dengan baik. Laporan tersebut menjadi dasar evaluasi sekaligus bahan perencanaan untuk pengembangan program-program berikutnya. Budaya kerja yang akuntabel harus terus kita bangun bersama,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah, Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd., Kons., juga memberikan arahan terkait pengelolaan administrasi dan pelaksanaan kegiatan yang didukung oleh anggaran negara. Ia menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam pelaksanaan program serta kelengkapan administrasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Menurut Dr. Dina Hajja Ristianti, keberhasilan realisasi anggaran tidak hanya diukur dari tingkat serapan, tetapi juga dari kualitas output dan outcome yang dihasilkan. Oleh karena itu, seluruh program studi diharapkan mampu menyusun kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan institusi secara keseluruhan. Beliau juga mengingatkan bahwa setiap program kerja harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas sehingga dapat diukur capaian dan dampaknya. Dengan demikian, seluruh kegiatan yang dilaksanakan dapat berkontribusi langsung terhadap pencapaian indikator kinerja utama fakultas maupun institusi. Adapun Ketua Program Studi yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut antara lain Syarifah, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, H. M. Taufik Amrillah, M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Selvi Pransiska, M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, serta Dr. Agita Misriani, M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia. Turut hadir pula Khoirunnisa, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Jenny Pransiska, M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Dr. Dini Palupi Putri, M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Tadris Matematika, Agus Riyan Oktori, M.Pd.I. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru serta Dr. Noza Aflisia, M.Pd.I. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Kehadiran para pimpinan program studi tersebut menandai dimulainya babak baru pengelolaan akademik di Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang baru, fakultas optimistis mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghasilkan berbagai inovasi yang mendukung pencapaian visi institusi. Melalui rapat koordinasi perdana ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup menunjukkan keseriusannya dalam membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, dan organisasi mahasiswa diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Fakultas Tarbiyah yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di era yang terus berkembang.

Silaturahmi Perdana Dekanat Fakultas Tarbiyah dan Pemilihan Senat Berlangsung Demokratis, Dr. Nelson, S.Ag dan Dr. Rafia Arcanita, S.Ag., M.Pd.I Terpilih Wakili Fakultas Tarbiyah
Akademik Fakultas 03 Jun 2026

Silaturahmi Perdana Dekanat Fakultas Tarbiyah dan Pemilihan Senat Berlangsung Demokratis, Dr. Nelson, S.Ag dan Dr. Rafia Arcanita, S.Ag., M.Pd.I Terpilih Wakili Fakultas Tarbiyah

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup menggelar kegiatan Silaturahmi Dekanat sekaligus Pemilihan Perwakilan Anggota Senat Fakultas Tarbiyah pada Selasa, 4 Juni 2026, bertempat di Ruang Rapat Dekanat Fakultas Tarbiyah. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pimpinan fakultas yang baru dengan seluruh sivitas akademika sekaligus melaksanakan amanat kelembagaan terkait pemilihan perwakilan senat fakultas. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Rektor IAIN Curup Nomor 0568/In.34/R/RH.00.01/2026 tentang Perwakilan Senat Fakultas serta Surat Dekan Fakultas Tarbiyah Nomor 537/In.34/FT/PP.00.9/05/2026 tanggal 26 Mei 2026 tentang Silaturahmi Dekanat dan Pemilihan Perwakilan Anggota Senat dari Fakultas Tarbiyah. Acara dihadiri oleh para Ketua Program Studi, dosen di lingkungan Fakultas Tarbiyah, serta sejumlah pimpinan kampus. Pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Tarbiyah yang baru, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., hadir bersama Wakil Dekan I Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I. dan Wakil Dekan II Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd., Kons. Kehadiran jajaran dekanat baru disambut hangat oleh seluruh peserta yang hadir. Suasana silaturahmi berlangsung penuh keakraban dan menjadi sarana membangun sinergi dalam mengembangkan Fakultas Tarbiyah ke depan. Dalam sambutannya, Dr. Bakti Komalasari menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan wadah untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan kolaborasi antar dosen serta pimpinan fakultas. Menurutnya, kemajuan Fakultas Tarbiyah hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang harmonis, keterbukaan, dan semangat kolektif dalam mewujudkan visi fakultas. “Melalui momentum silaturahmi ini, kami ingin membangun hubungan yang semakin erat dengan seluruh dosen dan tenaga akademik di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Kami berharap seluruh unsur dapat bersinergi dan berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing untuk membawa Fakultas Tarbiyah menjadi fakultas yang unggul, profesional, dan berdaya saing,” ujar Dr. Bakti Komalasari. Setelah sesi silaturahmi, kegiatan dilanjutkan dengan pemilihan Perwakilan Anggota Senat Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Sebelum proses pemungutan suara dimulai, Dekan Fakultas Tarbiyah membacakan ketentuan dan persyaratan calon anggota senat berdasarkan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019 tentang Statuta IAIN Curup, khususnya Pasal 35 yang mengatur mengenai unsur dosen sebagai anggota senat fakultas. Dalam penjelasannya, Dekan menegaskan bahwa anggota senat dari unsur dosen nonprofesor harus merupakan dosen tetap PNS yang diusulkan oleh fakultas, tidak sedang menjalankan tugas tambahan, serta tidak berada dalam status tugas belajar maupun izin belajar. Ketentuan tersebut menjadi dasar dalam menentukan calon-calon yang memenuhi syarat untuk dipilih sebagai perwakilan Fakultas Tarbiyah di tingkat senat institut. Berdasarkan hasil penjaringan, terdapat lima dosen yang memenuhi persyaratan sebagai calon Perwakilan Anggota Senat Fakultas Tarbiyah, yaitu Dr. Nelson, S.Ag., Dr. Rafia Arcanita, S.Ag., M.Pd.I., Dr. Arsil, A.Ag., M.Pd., Dr. Karliana Indrawari, M.Pd.I., dan Dr. Ummul Khair, M.Pd. Selanjutnya, proses pemilihan dilakukan secara demokratis melalui mekanisme voting yang diikuti oleh seluruh dosen yang memiliki hak suara. Dari total 44 dosen pemilih yang berpartisipasi, hasil perhitungan suara menunjukkan bahwa Dr. Nelson, S.Ag. memperoleh dukungan tertinggi dengan 25 suara. Sementara itu, Dr. Rafia Arcanita, S.Ag., M.Pd.I. memperoleh 10 suara. Adapun Dr. Karliana Indrawari, M.Pd.I. dan Dr. Ummul Khair, M.Pd. masing-masing memperoleh 3 suara, sedangkan Dr. Arsil, A.Ag., M.Pd. memperoleh 2 suara. Selain itu terdapat 1 suara yang dinyatakan tidak sah. Berdasarkan hasil voting tersebut, Dr. Nelson, S.Ag. dan Dr. Rafia Arcanita, S.Ag., M.Pd.I. resmi ditetapkan sebagai Perwakilan Anggota Senat Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Keduanya diharapkan mampu mengemban amanah serta memperjuangkan aspirasi dan kepentingan Fakultas Tarbiyah dalam berbagai kebijakan strategis di tingkat institut. Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor I IAIN Curup, Dr. Eka Apriyani, M.Pd., serta Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum., yang juga merupakan dosen Fakultas Tarbiyah. Kehadiran para pimpinan dan dosen dalam kegiatan ini menjadi bukti kuatnya komitmen bersama untuk membangun tata kelola fakultas yang demokratis, transparan, dan partisipatif demi kemajuan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup di masa mendatang.

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Miliki Kepemimpinan Baru, Siap Perkuat Transformasi Menuju UIN
Akademik Fakultas 21 May 2026

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Miliki Kepemimpinan Baru, Siap Perkuat Transformasi Menuju UIN

Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Aula Harun Ar-Rasyid Gedung Perpustakaan IAIN Curup pada Rabu, 20 Mei 2026. Rektor Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan para pejabat baru di lingkungan kampus untuk masa jabatan periode 2026–2030. Pelantikan tersebut meliputi unsur pimpinan rektorat, dekanat, direktur pascasarjana, kepala UPT, hingga pimpinan lembaga baru di lingkungan IAIN Curup. Prosesi pelantikan berlangsung sakral dan penuh optimisme sebagai simbol dimulainya estafet kepemimpinan baru di lingkungan kampus. Momentum ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menandai komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, pelayanan akademik, serta pengembangan mutu pendidikan di IAIN Curup. Di antara pejabat yang dilantik, turut dikukuhkan unsur pimpinan baru Fakultas Tarbiyah IAIN Curup untuk periode 2026–2030. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor IAIN Curup Nomor 0177/In.34/R/KP.07.6/05/2026 tanggal 20 Mei 2026, jabatan Dekan Fakultas Tarbiyah resmi diemban oleh Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd Sementara itu, berdasarkan SK Rektor Nomor 0179/In.34/R/KP.07.6/05/2026, jabatan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Tarbiyah dipercayakan kepada Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I Sedangkan jabatan Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan berdasarkan SK Nomor 0180/In.34/R/KP.07.6/05/2026 diamanahkan kepada Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd., Kons. Dalam sambutannya, Rektor IAIN Curup, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I., menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi kelembagaan kampus. Ia menilai keberadaan jajaran pimpinan baru menjadi energi besar untuk mendukung percepatan transformasi institusi menuju Universitas Islam Negeri (UIN). “Secara sosiologis dan manajerial, pelantikan ini merupakan momentum krusial untuk memperkuat struktur organisasi institusi. Saya mengajak seluruh perangkat rektorat yang baru untuk membangun kolaborasi yang solid, kokoh, dan penuh semangat guna mengawal proses transformasi kelembagaan kita dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Saya yakin dan percaya bapak dan ibu sekalian mampu bekerja sama dengan baik dan terintegrasi untuk mewujudkan impian bersama ini,” ujar Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I. Dekan Fakultas Tarbiyah yang baru dilantik, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin Fakultas Tarbiyah pada periode mendatang. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi demi kemajuan fakultas. Menurutnya, Fakultas Tarbiyah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi pendidik dan akademisi Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas akademik, serta membangun budaya kerja yang profesional dan harmonis. “Kami berharap seluruh keluarga besar Fakultas Tarbiyah dapat terus bersatu dan saling mendukung dalam mewujudkan fakultas yang unggul dan berprestasi. Kepemimpinan ini bukan hanya tentang individu, tetapi tentang kerja bersama untuk membawa Fakultas Tarbiyah semakin maju, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta institusi,” ungkap Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., Pelantikan pimpinan baru ini pun disambut antusias oleh civitas akademika Fakultas Tarbiyah dan keluarga besar IAIN Curup. Dengan semangat baru serta kolaborasi yang kuat antar pimpinan dan seluruh elemen kampus, diharapkan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup dapat terus berkembang menjadi fakultas yang unggul dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan transformasi IAIN Curup menuju UIN yang maju dan kompetitif.

Tanpa Gambar
Akademik Fakultas 30 Apr 2026

Yudisium dan Pengukuhan PPG Batch 4 IAIN Curup Catat Kelulusan 99,25 Persen

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Curup kembali menorehkan capaian membanggakan melalui pelaksanaan Yudisium dan Pengukuhan PPG Dalam Jabatan Batch 4 yang digelar pada Rabu, 29 April 2026 di Hotel Rich 88 Curup. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh pimpinan kampus, jajaran Fakultas Tarbiyah, serta para peserta yang mengikuti secara langsung maupun daring. Acara tersebut turut dihadiri oleh pimpinan IAIN Curup, di antaranya Rektor yang diwakili oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Yusefri, M.Ag., Kepala Biro AUAK Puji Edi Purnomo, S.Sos.I., M.Hum, serta unsur pimpinan Fakultas Tarbiyah seperti Dekan Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd, Wakil Dekan I Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum, Wakil Dekan II Dr. Bakti Komalasari, M.Pd, dan Kepala Bagian Tata Usaha Juliadi, B.Sc., SE. Kehadiran para tamu undangan dan stakeholder semakin menambah semarak kegiatan ini. Dalam laporannya, Dekan Fakultas Tarbiyah, Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa jumlah peserta PPG Dalam Jabatan Batch 4 mencapai 802 orang. Peserta tersebut terdiri dari berbagai bidang studi, yakni Akidah Akhlak sebanyak 301 orang, Fiqih 200 orang, Quran Hadits 200 orang, dan SKI sebanyak 99 orang, serta tambahan peserta retaker pada mata pelajaran Quran Hadits dan Guru Kelas masing-masing satu orang. Lebih lanjut, Dekan mengungkapkan capaian yang sangat membanggakan, di mana tingkat kelulusan peserta mencapai 796 orang atau sebesar 99,25 persen. Angka ini menjadi indikator kuat keberhasilan penyelenggaraan program PPG di IAIN Curup dalam mencetak guru profesional yang kompeten di bidangnya. Dalam penyampaiannya, Dekan menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya sekadar angka statistik, melainkan hasil dari kerja keras seluruh pihak, mulai dari dosen, pengelola program, hingga para peserta yang menunjukkan dedikasi tinggi selama mengikuti proses pendidikan. Ia juga berharap lulusan PPG dapat menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam membangun karakter peserta didik yang unggul dan berakhlak. Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Curup, Prof. Dr. H. Yusefri, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa ini. Ia menilai bahwa tingkat kelulusan yang hampir sempurna menunjukkan kualitas akademik dan manajerial program PPG yang semakin matang dan profesional. Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi semakin bermakna karena Program Studi PPG IAIN Curup baru saja menyelesaikan proses akreditasi dengan predikat “Baik Sekali”. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa IAIN Curup terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan tenaga pendidik yang berkualitas. Dalam pandangannya, Wakil Rektor I menekankan bahwa lulusan PPG tidak hanya dituntut menguasai kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Ia mengajak seluruh lulusan untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Pelaksanaan yudisium kali ini diikuti oleh 796 peserta, dengan 121 peserta hadir secara langsung di lokasi acara, sementara 675 peserta lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom. Peserta daring didominasi oleh guru-guru dari Provinsi Bengkulu, dengan jumlah sebanyak 120 orang serta 1 peserta dari Provinsi Jawa Barat. Peserta dari Provinsi Bengkulu tersebut berasal dari 9 kabupaten dan 1 kota, yang menunjukkan luasnya jangkauan program PPG IAIN Curup di wilayah tersebut. Adapun rincian sebaran peserta yaitu Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 24 orang, Bengkulu Tengah 5 orang, Bengkulu Utara 11 orang, Kabupaten Kaur 4 orang, Kabupaten Kepahiang 8 orang, Kabupaten Lebong 3 orang, Kabupaten Mukomuko 16 orang, Kabupaten Rejang Lebong 18 orang, Kabupaten Seluma 9 orang, serta Kota Bengkulu sebanyak 30 orang. Sebagai penutup rangkaian acara, para peserta memberikan cinderamata dan kenang-kenangan kepada pihak LPTK PPG IAIN Curup sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasih atas dedikasi dalam mendidik dan membimbing mereka. Momen ini menjadi simbol kuat terjalinnya hubungan emosional antara peserta dan institusi, sekaligus menandai awal perjalanan baru para guru profesional dalam mengabdi bagi dunia pendidikan Indonesia.

Matangkan Yudisium PPG Batch 4, LPTK IAIN Curup Gelar Rapat Strategis Bahas Kesiapan Kesuksesan Pelaksanaan Yudisium
Akademik Fakultas 23 Apr 2026

Matangkan Yudisium PPG Batch 4, LPTK IAIN Curup Gelar Rapat Strategis Bahas Kesiapan Kesuksesan Pelaksanaan Yudisium

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Curup terus menunjukkan keseriusannya dalam menyukseskan agenda akademik penting melalui pelaksanaan rapat persiapan Yudisium Kelulusan PPG Dalam Jabatan Batch 4. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026, bertempat di Ruang Multimedia Fakultas Tarbiyah IAIN Curup mulai pukul 14.00 WIB. Rapat tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Ketua Panitia Yudisium Nomor: 022/In.34/FT-PPG/04/2026 sebagai bentuk langkah awal dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan yudisium berjalan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Yudisium sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu, 29 April 2029, bertempat di Golden Rich 88 Hotel. Kegiatan rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris LPTK Fakultas Tarbiyah IAIN Curup yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia, Dr. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya koordinasi yang solid antar seluruh panitia guna menghadirkan pelaksanaan yudisium yang berkualitas dan berkesan. Dalam forum tersebut, masing-masing seksi kepanitiaan diberikan kesempatan untuk memaparkan progres persiapan yang telah dilakukan. Seksi Acara, Konsumsi, Perlengkapan, serta Humas dan Dokumentasi menyampaikan laporan secara rinci terkait kesiapan teknis maupun kendala yang dihadapi di lapangan. Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, di mana setiap permasalahan yang muncul dibahas secara bersama untuk menemukan solusi terbaik. Ketua panitia mengajak seluruh anggota untuk tidak hanya fokus pada tugas masing-masing, tetapi juga saling mendukung demi tercapainya kesuksesan bersama. Salah satu fokus utama dalam rapat ini adalah pengelolaan jumlah peserta yudisium yang cukup besar. Tercatat sebanyak 796 peserta akan mengikuti yudisium, dengan rincian 121 peserta hadir secara langsung (offline) dan 675 peserta lainnya mengikuti secara daring melalui platform Zoom. Dengan jumlah peserta yang signifikan tersebut, panitia menaruh perhatian khusus pada kesiapan infrastruktur teknologi dan kelancaran koneksi internet agar peserta daring tetap dapat merasakan suasana yudisium secara optimal dan khidmat. Selain itu, aspek teknis seperti tata panggung, alur acara, konsumsi, serta dokumentasi juga menjadi perhatian penting. Panitia berkomitmen untuk menghadirkan pelaksanaan yudisium yang tidak hanya tertib secara administratif, tetapi juga memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Dr. Muhammad Amin dalam penyampaiannya juga menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting yang menandai keberhasilan para guru dalam menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru sebagai bentuk peningkatan kompetensi dan profesionalisme. Melalui rapat persiapan ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan Yudisium Kelulusan PPG Dalam Jabatan Batch 4 LPTK IAIN Curup dapat terlaksana dengan maksimal. Sinergi, koordinasi, dan komitmen seluruh panitia menjadi kunci utama dalam menyukseskan agenda besar ini demi melahirkan guru-guru profesional yang siap berkontribusi bagi dunia pendidikan Indonesia.

Matangkan Arah Akademik 2027, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Gelar Rapat Strategis Rancangan Anggaran
Akademik Fakultas 23 Apr 2026

Matangkan Arah Akademik 2027, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Gelar Rapat Strategis Rancangan Anggaran

Kamis, 23 April 2026, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggelar Rapat Rancangan Anggaran Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Tarbiyah dan dihadiri oleh segenap unsur akademisi yang memiliki peran strategis dalam pengembangan fakultas. Rapat ini secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya perencanaan anggaran yang terarah, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran serta pelayanan akademik. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Sutarto, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa perencanaan anggaran merupakan fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan fakultas ke depan. Beliau menegaskan bahwa setiap program yang diusulkan harus memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kualitas akademik dan pelayanan kepada mahasiswa. “Kita tidak hanya menyusun angka, tetapi merancang masa depan Fakultas Tarbiyah. Oleh karena itu, setiap rupiah yang direncanakan harus memiliki nilai strategis dan kontribusi yang jelas,” ujarnya. Pelaksanaan rapat dipimpin langsung oleh Wakil Dekan II, Dr. Bakti Komalasari, M.Pd, yang memandu jalannya diskusi secara sistematis dan terstruktur. Fokus utama rapat adalah menyusun perencanaan anggaran yang mampu mendukung seluruh kegiatan akademik dan non-akademik pada tahun 2027 secara optimal. Dr. Bakti Komalasari, M.Pd dalam arahannya menyampaikan bahwa penyusunan anggaran tahun 2027 harus dilakukan secara cermat, terukur, dan berbasis kebutuhan prioritas. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar unit kerja dalam menyusun program yang realistis namun tetap inovatif. “Kita harus memastikan bahwa seluruh perencanaan ini dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal. Kolaborasi dan ketepatan dalam perencanaan menjadi kunci keberhasilan kita bersama,” ungkapnya. Dalam rapat tersebut, dibahas secara komprehensif berbagai komponen penganggaran, mulai dari kegiatan tingkat fakultas, program-program studi, hingga unit pendukung seperti Gugus Kendali Mutu Fakultas Tarbiyah, Laboratorium Micro Teaching, dan Laboratorium Konseling. Kehadiran Wakil Dekan I, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum, turut memberikan penguatan pada aspek akademik dan pengembangan kurikulum, sehingga perencanaan anggaran tidak hanya berorientasi pada pembiayaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas proses pembelajaran. Selain itu, Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Tarbiyah, Bapak Juliadi, B.Sc., SE, bersama seluruh Ketua dan staf program studi juga aktif memberikan masukan terkait kebutuhan riil di masing-masing program studi, sehingga penyusunan anggaran menjadi lebih akurat dan berbasis kebutuhan. Diskusi yang berlangsung dinamis mencerminkan semangat kolaborasi antar seluruh elemen Fakultas Tarbiyah. Setiap unit menyampaikan usulan program kerja yang selaras dengan visi dan misi fakultas, sekaligus mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran. Tidak hanya itu, Kepala Gugus Kendali Mutu Fakultas Tarbiyah turut menyoroti pentingnya penguatan sistem penjaminan mutu internal sebagai bagian integral dalam perencanaan anggaran. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Sementara itu, Kepala Laboratorium Micro Teaching dan Laboratorium Konseling juga memaparkan kebutuhan pengembangan fasilitas dan sarana prasarana guna menunjang praktik mahasiswa secara maksimal. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi lulusan secara lebih aplikatif. Melalui rapat ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Curup berharap dapat menghasilkan rancangan anggaran yang tidak hanya realistis, tetapi juga visioner dalam mendukung kemajuan institusi. Perencanaan yang matang menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan akademik yang unggul dan berdaya saing. Dengan terselenggaranya rapat ini, Fakultas Tarbiyah semakin optimis dapat menghadirkan program-program inovatif di tahun 2027, serta terus berkontribusi dalam mencetak generasi pendidik yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing global.