Menu
Berita Fakultas

Ulya Niammah Raih Skripsi Terbaik Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Tahun 2026 dengan Nilai 98, Angkat Inovasi Pembelajaran Matematika

18 October 2026
Estimasi waktu baca: 3 menit
147 kali dilihat
Ulya Niammah Raih Skripsi Terbaik Fakultas Tarbiyah IAIN Curup Tahun 2026 dengan Nilai 98, Angkat Inovasi Pembelajaran Matematika

CURUP — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup pada Yudisium Wisuda Semester Ganjil Tahun 2026. Ulya Niammah, mahasiswa Program Studi Tadris Matematika (TMM), berhasil meraih penghargaan skripsi terbaik dengan nilai A (98). Capaian tersebut menjadi bukti kesungguhan, ketekunan, dan komitmennya dalam mengembangkan penelitian di bidang pendidikan matematika. Selain meraih penghargaan skripsi terbaik, Ulya juga tercatat sebagai lulusan Program Studi Tadris Matematika dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95.

Lahir di Pauh Terenja pada 11 Maret 2004, Ulya merupakan putri daerah yang berasal dari Desa Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Memulai perjalanan akademiknya di IAIN Curup pada tahun 2022, ia berhasil menyelesaikan studi pada tahun 2026. Perjalanan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengembangan kompetensi akademik dan pembentukan karakter dirinya sebagai calon pendidik yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan, khususnya dalam pembelajaran matematika.

Prestasi skripsi terbaik yang diraihnya tidak terlepas dari penelitian yang mengangkat inovasi model pembelajaran matematika. Skripsi Ulya berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran MASTER (Mind, Acquire, Search Out, Trigger, Exhibit, Reflect) Terintegrasi dengan Strategi Mastery Learning with Quiz Team terhadap Kemampuan Penalaran Adaptif Matematis dan Self-Esteem Siswa SMA.” Penelitian ini berfokus pada upaya mengembangkan kemampuan penalaran adaptif matematis sekaligus self-esteem atau penghargaan dan keyakinan positif siswa terhadap dirinya sendiri dalam proses pembelajaran matematika.

Ulya menjelaskan bahwa pemilihan topik tersebut berangkat dari pandangannya bahwa pembelajaran matematika tidak cukup hanya menekankan penguasaan konsep dan kemampuan menyelesaikan soal. Siswa juga perlu memiliki kemampuan memberikan alasan yang logis, menyesuaikan strategi penyelesaian masalah, serta membangun keyakinan terhadap kemampuan dirinya. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang dapat mendukung perkembangan aspek kognitif dan afektif secara bersamaan. Gagasan inilah yang mendasari penelitiannya dalam mengintegrasikan model pembelajaran MASTER dengan strategi Mastery Learning dan Quiz Team.

Dalam pelaksanaannya, Ulya menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experiment. Analisis data dilakukan melalui uji Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap kedua variabel secara simultan, serta Independent Sample T-Test untuk menguji pengaruhnya secara parsial. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaporkan dalam skripsinya, pengujian MANOVA memperoleh nilai signifikansi 0,000, sedangkan pengujian parsial menunjukkan nilai signifikansi 0,000 untuk kemampuan penalaran adaptif matematis dan 0,001 untuk self-esteem. Hasil tersebut menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran yang diteliti terhadap kedua aspek tersebut dalam konteks penelitian yang dilakukan.

Keunggulan penelitian Ulya terletak pada pengintegrasian model pembelajaran MASTER dengan strategi Mastery Learning dan Quiz Team, sekaligus mengkaji pengaruhnya terhadap kemampuan penalaran adaptif matematis dan self-esteem siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik berupa tambahan bukti empiris mengenai alternatif pembelajaran matematika yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kognitif, tetapi juga memperhatikan aspek afektif peserta didik. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pendidik dan peneliti dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih interaktif, terarah, dan bermakna.

Di balik keberhasilan tersebut, Ulya menghadapi sejumlah tantangan selama proses penyusunan skripsi. Persiapan berbagai instrumen penelitian, penerapan model pembelajaran yang terintegrasi dengan dua strategi pada kelas dengan kondisi dan karakteristik siswa yang berbeda, serta pendalaman teknik analisis data MANOVA menjadi tantangan tersendiri. Untuk mengatasinya, ia berupaya mempersiapkan instrumen dan perangkat pembelajaran secara cermat, melakukan evaluasi pada setiap pertemuan, serta mempelajari literatur metodologi penelitian dan analisis statistik secara lebih mendalam. Pengalaman tersebut mengajarkannya pentingnya ketelitian, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi tantangan dalam penelitian ilmiah.

Menurut Ulya, salah satu kunci keberhasilannya adalah keterbukaan terhadap masukan dan kesediaan melakukan revisi secara menyeluruh. Ia tidak sekadar memenuhi arahan dosen pembimbing, tetapi juga berusaha memahami alasan di balik setiap perbaikan yang diperlukan. Kebiasaan membaca artikel jurnal dan penelitian terdahulu turut membantunya memperkuat landasan teori, mempertajam argumentasi, serta memastikan bahwa metode dan pembahasan penelitiannya memiliki dasar akademik yang kuat. Dalam proses tersebut, ia dibimbing oleh Dr. Mutia, M.Pd. selaku pembimbing pertama dan Irni Latifa Irsal, M.Pd. selaku pembimbing kedua.

Setelah menyelesaikan studi, Ulya berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sekaligus terjun langsung dalam bidang pendidikan matematika. Sebagai langkah awal, ia mulai mengajar les privat untuk memperoleh pengalaman memahami dinamika pembelajaran pada tingkat individu maupun kelompok kecil. Ke depan, ia berharap dapat mengembangkan pembelajaran matematika yang inovatif dan bermakna bagi siswa pada berbagai jenjang pendidikan. Ia juga ingin berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui praktik mengajar, penelitian, dan pengembangan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Pencapaian Ulya Niammah sebagai peraih skripsi terbaik dengan nilai A (98), disertai IPK 3,95, menjadi salah satu capaian akademik yang membanggakan bagi Program Studi Tadris Matematika dan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Kisahnya menunjukkan bahwa penelitian yang berkualitas memerlukan lebih dari sekadar penyelesaian tugas akhir; diperlukan rasa ingin tahu, ketekunan, keterbukaan terhadap evaluasi, dan kemauan untuk terus belajar. Melalui penelitiannya, Ulya turut menghadirkan gagasan tentang pentingnya pembelajaran matematika yang mengembangkan kemampuan berpikir sekaligus kepercayaan diri siswa. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan pendidikan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Fakultas Tarbiyah IAIN Curup mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Ulya Niammah atas pencapaian skripsi terbaik pada Yudisium Wisuda Semester Ganjil Tahun 2026. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

شَمْسُ الرِّجَالِ الْمُحَمَّدِي

Bagikan Artikel Ini

Kembali ke Daftar Berita