Toleransi dalam Angka: Dosen dan Mahasiswa Tadris Matematika Hadirkan Etnomatematika Berbasis Permainan Tradisional
Curup, 23 September 2026 – Program Studi Tadris Matematika melaksanakan kegiatan “A Glimpse of Our Research”, sebuah kolaborasi penelitian dosen dan mahasiswa dengan mengangkat tema “Toleransi dalam Angka: Etnomatematika Berbasis Permainan Tradisional untuk Membangun Sikap Moderasi Beragama.”
Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan di Desa Air Meles Atas ini melibatkan para siswa sebagai peserta. Penelitian tersebut menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa Tadris Matematika untuk mengembangkan kajian etnomatematika sekaligus mengkaji pemanfaatan permainan tradisional sebagai media pembelajaran matematika dan penguatan nilai moderasi beragama.
Melalui pendekatan etnomatematika, penelitian mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang terdapat dalam permainan tradisional. Aktivitas permainan tidak hanya digunakan untuk mengenalkan matematika secara kontekstual dan menyenangkan, tetapi juga menjadi media untuk menumbuhkan kerja sama, sportivitas, saling menghargai, menerima perbedaan, dan toleransi di antara siswa.
Para dosen dan mahasiswa Tadris Matematika terlibat langsung dalam berbagai tahapan penelitian, mulai dari persiapan, pelaksanaan aktivitas bersama siswa, observasi, hingga pengumpulan dan pengolahan data. Keterlibatan mahasiswa memberikan pengalaman dalam menerapkan metodologi penelitian sekaligus berinteraksi langsung dengan siswa dan lingkungan masyarakat.
Hasil pengamatan selama kegiatan menunjukkan bahwa permainan tradisional dapat menjadi media yang menarik untuk menghubungkan konsep matematika dengan pengalaman sehari-hari siswa. Siswa terlibat secara aktif dalam permainan dan secara tidak langsung berhadapan dengan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan konsep matematika, seperti pola, bentuk, ukuran, perhitungan, strategi, serta pengambilan keputusan.
Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi siswa. Matematika tidak hanya dipahami sebagai materi yang disampaikan melalui pembelajaran di kelas, tetapi dapat ditemukan dalam aktivitas budaya dan permainan yang dekat dengan kehidupan mereka.
Bagi mahasiswa, penelitian ini menghasilkan pengalaman langsung dalam melakukan observasi, berinteraksi dengan peserta didik, mengumpulkan data, serta menghubungkan teori etnomatematika dengan kondisi nyata di lapangan. Sementara bagi dosen, kegiatan ini menjadi ruang untuk mengembangkan kajian penelitian yang mengintegrasikan matematika, budaya lokal, dan pendidikan karakter.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Program Studi Tadris Matematika dalam membangun budaya penelitian kolaboratif antara dosen dan mahasiswa. Kehadiran mereka di Desa Air Meles Atas diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat serta mendorong lahirnya penelitian pendidikan yang kontekstual dan bermanfaat.
Melalui penelitian “Toleransi dalam Angka”, Program Studi Tadris Matematika terus mengembangkan pembelajaran matematika yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga mengintegrasikan budaya, karakter, dan nilai-nilai toleransi dalam proses pendidikan.