Tadris Bahasa Indonesia Perkuat Kompetensi Calon Guru melalui PPL di 80 Sekolah
TBIN, IAINCurup_ Rangkaian PPL diawali dengan pembekalan selama dua hari, yaitu tanggal yaitu tanggal 2–3 September 2026. Kegiatan ini menjadi tahap persiapan bagi mahasiswa sebelum menjalankan praktik di sekolah, terutama dalam memahami tugas, tanggung jawab, etika profesi, administrasi pembelajaran, serta dinamika kehidupan sekolah. Sebanyak 41 mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan IX dengan penempatan pada 80 sekolah mitra jenjang SMP, SMA/SMK dan sederajat. Penempatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman kependidikan secara langsung kepada mahasiswa sekaligus memperkuat kesiapan mereka sebagai calon guru Bahasa Indonesia.
Setelah pembekalan, mahasiswa mulai melaksanakan PPL pada 7 September hingga 5 Desember 2026. Selama kurang lebih tiga bulan, 41 mahasiswa tersebut ditempatkan dan menjalankan praktik pada 80 lokasi sekolah mitra yang tersebar pada jenjang SMP, SMA/SMK dan sederajat.
PPL menjadi bagian penting dalam pendidikan mahasiswa kependidikan karena memberikan ruang untuk menerapkan teori dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata. Bagi mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia, pengalaman tersebut mencakup kemampuan merancang dan melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia, mengelola kelas, berkomunikasi dengan peserta didik, menggunakan media pembelajaran, serta melakukan evaluasi terhadap proses dan hasil belajar.
Sebaran mahasiswa pada 80 lokasi sekolah memberikan pengalaman lapangan yang lebih beragam. Setiap sekolah memiliki karakteristik lingkungan, peserta didik, budaya akademik, dan tantangan pembelajaran yang berbeda. Kondisi tersebut menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengenal realitas pendidikan secara lebih dekat. Pengetahuan yang diperoleh tidak hanya berasal dari buku dan ruang perkuliahan, tetapi juga dari pengalaman menghadapi situasi pembelajaran secara langsung.
Bagi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, PPL juga menjadi bagian dari komitmen untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus kesiapan profesional. Mahasiswa diharapkan mampu membawa ilmu yang diperoleh di kampus ke lingkungan sekolah dan memberikan kontribusi positif selama menjalankan praktik.
Selama pelaksanaan PPL, mahasiswa juga diharapkan menjaga etika, disiplin, tanggung jawab, serta nama baik almamater dalam setiap aktivitas di sekolah.
PPL Angkatan IX bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademik, tetapi menjadi tahap penting dalam proses pembentukan identitas profesional mahasiswa sebagai calon pendidik.
Selama tiga bulan, 41 mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia akan belajar dari 80 lingkungan sekolah, mengasah kemampuan mengajar, membangun komunikasi dengan peserta didik, serta memahami berbagai dinamika dunia pendidikan.
Dari kampus menuju sekolah, mahasiswa membawa bekal ilmu untuk diterapkan, sekaligus membawa pulang pengalaman untuk membentuk diri menjadi pendidik yang lebih matang.
Tadris Bahasa Indonesia terus menyiapkan calon guru yang kompeten, adaptif, dan mampu menghadirkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang bermakna bagi peserta didik.