Menu
Berita Tadris Bahasa Indonesia

Semangat Baru Tadris Bahasa Indonesia, 54 Mahasiswa Ikuti PBAK Keprodian

03 September 2026
Estimasi waktu baca: 3 menit
9 kali dilihat
Semangat Baru Tadris Bahasa Indonesia, 54 Mahasiswa Ikuti PBAK Keprodian

TBIN, IAINCurup_ Sebanyak 54 mahasiswa baru Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) IAIN Curup mengikuti rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027 selama tiga hari, 22–24 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Aula Rektorat IAIN Curup tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal budaya akademik sekaligus mempersiapkan diri memasuki kehidupan perguruan tinggi.

Dari 54 mahasiswa baru tersebut, 4 orang merupakan mahasiswa laki-laki dan 50 orang mahasiswa perempuan. Mereka mengikuti rangkaian PBAK dengan antusias sebagai bagian dari proses adaptasi sebelum memulai aktivitas perkuliahan.

PBAK menjadi ruang pengenalan bagi mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus, sistem akademik, kehidupan kemahasiswaan, serta nilai-nilai yang menjadi bagian dari budaya akademik IAIN Curup. Kegiatan ini juga menjadi tahap awal dalam membangun kesiapan mahasiswa agar mampu menjalani proses pendidikan secara aktif, disiplin, dan bertanggung jawab.

Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Dr. Agita Misriani, M.Pd., mengatakan bahwa mahasiswa baru perlu memanfaatkan masa awal perkuliahan untuk membangun karakter dan kebiasaan akademik yang positif.

“PBAK adalah pintu awal mahasiswa mengenal dunia perguruan tinggi. Kami berharap mahasiswa baru Tadris Bahasa Indonesia tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, serta keberanian untuk berorganisasi dan berkarya,” ujar Agita.

Menurutnya, menjadi mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar memahami teori bahasa dan sastra. Mahasiswa juga dipersiapkan untuk memiliki kompetensi sebagai calon pendidik yang mampu berkomunikasi dengan baik, berpikir kritis, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Gunakan masa kuliah untuk belajar sebanyak mungkin, membangun jejaring, menghasilkan karya, dan memberikan manfaat. Jadilah mahasiswa yang mampu membawa nama baik Tadris Bahasa Indonesia dan IAIN Curup di tengah masyarakat,” pesannya.

Mahasiswa Baru: PBAK Jadi Pengalaman Berharga

Antusiasme mahasiswa baru terlihat selama mengikuti rangkaian kegiatan PBAK. Selain memperoleh informasi mengenai kehidupan akademik dan kemahasiswaan, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal lingkungan kampus dan membangun relasi dengan sesama mahasiswa.

Salah seorang mahasiswa baru Tadris Bahasa Indonesia yang menjadi perwakilan peserta menyampaikan bahwa PBAK memberikan pengalaman baru sekaligus membantu mahasiswa memahami kehidupan perguruan tinggi.

“PBAK menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi kami. Kami mendapatkan banyak informasi tentang dunia kampus dan kehidupan sebagai mahasiswa. Dari kegiatan ini kami juga belajar tentang kedisiplinan, kebersamaan, dan tanggung jawab. Kami berharap dapat menjalani perkuliahan dengan baik dan meraih prestasi bersama Tadris Bahasa Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengalaman selama PBAK membuat mahasiswa baru semakin termotivasi untuk memulai perkuliahan dan beradaptasi dengan lingkungan akademik.

Awal Perjalanan Menjadi Pendidik

Bagi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, penerimaan mahasiswa baru bukan sekadar bertambahnya jumlah mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari keberlanjutan proses pendidikan calon pendidik bahasa Indonesia.

Kehadiran 54 mahasiswa baru diharapkan menjadi energi baru bagi terciptanya suasana akademik yang aktif, produktif, dan kolaboratif. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi pembelajar di ruang kelas, tetapi juga aktif mengembangkan minat, bakat, penalaran, literasi, dan keterampilan sosial melalui berbagai kegiatan akademik maupun kemahasiswaan.

Dengan berakhirnya PBAK, perjalanan 54 mahasiswa baru Tadris Bahasa Indonesia memasuki babak baru. Dari kegiatan pengenalan kampus menuju ruang-ruang perkuliahan, mereka membawa harapan untuk tumbuh menjadi mahasiswa yang kompeten, berkarakter, produktif, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Dari Tadris Bahasa Indonesia, perjalanan itu dimulai: belajar dengan tekun, berkarya dengan bahasa, dan mengabdi dengan ilmu.

Salam Basastra, Bahasa Bisa Sastra Bisa.

Literasi, Mencerdaskan.

Bagikan Artikel Ini

Kembali ke Daftar Berita