Perkuat Eksistensi Akademik di Forum Internasional, Prodi PGMI IAIN Curup Terlibat dalam COROLLA 2026
CURUP — Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup, turut mengambil bagian dalam penyelenggaraan The 5th International Conference COROLLA 2026 yang berlangsung di Ballroom Lantai III Gedung Kuliah Terpadu (GKT) IAIN Curup, Jumat (30/10/2026).
Keterlibatan Program Studi PGMI dalam forum akademik internasional tersebut ditandai dengan partisipasi Ketua Prodi PGMI, Agus Riyan Oktori, M.Pd.I. Kehadirannya menjadi bagian dari kontribusi sivitas akademika PGMI dalam mendukung pengembangan jejaring akademik, pertukaran pengetahuan, serta penguatan kolaborasi pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.
COROLLA 2026 mengangkat tema “Championing Optimal Resources for Enhanced Personalized Learning and Adaptation”. Konferensi ini mempertemukan pimpinan perguruan tinggi, akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai institusi untuk membahas optimalisasi sumber daya pendidikan, inovasi pembelajaran, serta pengembangan sistem pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Bagi Prodi PGMI, forum tersebut memiliki relevansi strategis dengan pengembangan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah. Dinamika pendidikan yang semakin kompleks menuntut calon pendidik dan tenaga akademik untuk terus memperbarui wawasan, memahami perkembangan teknologi pembelajaran, serta mengembangkan pendekatan pendidikan yang mampu mengakomodasi kebutuhan dan karakteristik peserta didik.
Penyelenggaraan COROLLA 2026 melibatkan sejumlah pimpinan perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri. Di antaranya Rektor IAIN Curup Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I., Rektor Sinop University Turki Prof. Dr. Şakir Taşdemir, Rektor IAIN Langsa Prof. Dr. Ismail F. A. Nasution, M.A., Rektor Universitas Hasyim Asy'ari Prof. Dr. Haris Supratno, Rektor Universitas Prof. Dr. Hazairin Dr. Arifah Hidayati, S.E., M.M., Rektor IAI Nusantara Ash-Shiddiqiyah Dr. Agus Sholikhin, S.Si., M.Pd.I., serta Presiden Corolla Education Centre Dadan Supardan, S.Si., M.Biotech.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Curup, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I., menegaskan pentingnya kolaborasi akademik dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perguruan tinggi, menurutnya, perlu mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk menghadirkan pendidikan yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Konferensi ini juga menghadirkan sejumlah pembicara utama dari berbagai perguruan tinggi internasional dan nasional. Mereka di antaranya Prof. Dr. Eduard Siemens dari Anhalt University of Applied Sciences, Jerman; Prof. Ahmed J. Obaid dari Kufa University, Irak; Assoc. Prof. Sajed S. Inglian dari University of Southern Philippines; Dr. Muthmainnah, M.Pd. dari Universitas Al Asy'ariah Mandar; serta Dr. Nur Aeni, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Makassar.
Selain itu, Wakil Rektor I IAIN Curup, Dr. Eka Apriani, M.Pd., turut berkontribusi sebagai salah satu pembicara utama dalam konferensi tersebut. Kehadiran para akademisi dari berbagai institusi memberikan ruang pertukaran perspektif mengenai perkembangan penelitian, inovasi pembelajaran, dan tantangan pendidikan di berbagai negara.
Salah satu agenda penting COROLLA 2026 adalah penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara IAIN Curup dan sejumlah mitra nasional maupun internasional.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk membuka peluang pengembangan berbagai program bersama, meliputi bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kegiatan akademik lainnya yang mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Bagi Program Studi PGMI, penguatan kemitraan lintas perguruan tinggi menjadi peluang untuk memperluas ruang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan dasar. Sinergi antarlembaga diharapkan dapat membuka kesempatan pertukaran pengalaman akademik, pengembangan penelitian bersama, serta peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi sumber daya manusia.
Kehadiran Ketua Prodi PGMI dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan program studi dengan perkembangan dunia akademik yang lebih luas. Hal ini penting agar pengelolaan pendidikan di tingkat program studi senantiasa responsif terhadap perubahan, kebutuhan masyarakat, dan perkembangan keilmuan.
Ketua Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Agus Riyan Oktori, M.Pd.I., menyampaikan bahwa konferensi internasional seperti COROLLA merupakan ruang strategis untuk memperluas wawasan akademik sekaligus membangun hubungan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi.
Menurutnya, perkembangan dunia pendidikan tidak dapat dilepaskan dari perubahan teknologi, inovasi pembelajaran, dan kebutuhan peserta didik yang semakin beragam. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu terus membuka diri terhadap pertukaran gagasan dan pengalaman dari berbagai institusi.
“Partisipasi dalam forum internasional seperti COROLLA 2026 menjadi kesempatan penting untuk memperluas perspektif akademik dan membangun jejaring dengan berbagai perguruan tinggi. Bagi kami di Prodi PGMI, kegiatan seperti ini memberikan banyak ruang untuk belajar, bertukar pengalaman, dan melihat perkembangan pendidikan dari sudut pandang yang lebih luas,” ungkap Agus Riyan Oktori.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah perlu berjalan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mahasiswa maupun dosen PGMI harus memiliki kesiapan untuk beradaptasi dengan berbagai inovasi pembelajaran tanpa meninggalkan prinsip-prinsip pedagogis dan nilai-nilai pendidikan.
“Pendidikan dasar merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Karena itu, calon guru MI harus dipersiapkan agar memiliki wawasan luas, kompetensi pedagogis yang baik, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran. Kami berharap jejaring dan kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan Prodi PGMI ke depan,” tambahnya.
Keterlibatan Prodi PGMI dalam COROLLA 2026 menjadi salah satu langkah untuk memperkuat budaya akademik dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan. Pengembangan jejaring tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hubungan kelembagaan, tetapi juga dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan akademik yang memberikan manfaat langsung bagi dosen dan mahasiswa.
Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Curup terus berupaya mendorong pengembangan pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman, khususnya dalam mempersiapkan calon guru madrasah ibtidaiyah yang profesional, inovatif, adaptif, dan berkarakter.
Melalui partisipasi dalam forum akademik berskala internasional, Prodi PGMI berharap dapat memperluas perspektif keilmuan, meningkatkan kualitas kolaborasi, serta memperkuat kontribusi dalam pengembangan pendidikan dasar.
Keikutsertaan dalam COROLLA 2026 sekaligus menjadi bagian dari semangat IAIN Curup dalam memperluas internasionalisasi perguruan tinggi dan membangun kemitraan akademik yang produktif dan berkelanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan upaya transformasi kelembagaan menuju Universitas Islam Negeri (UIN) Curup yang unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional.
Bagi Prodi PGMI, membangun pendidikan berkualitas tidak cukup hanya melalui proses pembelajaran di ruang kuliah, tetapi juga membutuhkan keterbukaan terhadap gagasan baru, kolaborasi lintas institusi, dan komitmen untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan demi kemajuan pendidikan Indonesia.