Meniti Titik Temu: Pertemuan Pilar-Pilar Dedikasi dalam Simfoni Akreditasi 3.0
TBIN, IAINCurup_ Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup memperkuat kesiapan menghadapi sistem akreditasi melalui Sosialisasi Instrumen Baru 3.0 Borang Akreditasi Program Studi yang diselenggarakan Gugus Kendali Mutu (GKM) Fakultas Tarbiyah, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi Prodi TBIN untuk memperdalam pemahaman instrumen sekaligus memetakan kesiapan data, dokumen, dan capaian program studi dalam mendukung proses penjaminan mutu dan akreditasi. Kegiatan berlangsung pukul 13.30–17.00 WIB di Smart Class, Gedung RKB Lantai 3 Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, dengan menghadirkan Dr. Asri Karolina, M.Pd. dari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang sebagai narasumber.
Sosialisasi dihadiri Wakil Rektor I IAIN Curup Dr. Eka Apriyani, M.Pd., Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah Dr. Muhammad Taqiyuddin, M.Pd.I., Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd.Kons., unsur Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Curup, jajaran GKM Fakultas Tarbiyah, serta seluruh ketua program studi dan staf di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup.
Keterlibatan Prodi TBIN tidak berhenti pada kehadiran dalam kegiatan, tetapi diarahkan pada penguatan kesiapan internal program studi. Ketua Program Studi bersama unsur pengelola dan staf dapat menjadikan pemahaman terhadap instrumen sebagai dasar untuk menelaah kembali ketersediaan data, kelengkapan dokumen, capaian kinerja, serta bukti-bukti pendukung yang diperlukan dalam proses akreditasi. Materi yang disampaikan narasumber juga menjadi referensi bagi Prodi TBIN dalam mengidentifikasi aspek yang telah berjalan dengan baik sekaligus memetakan bagian yang masih perlu diperkuat. Dengan demikian, persiapan akreditasi dapat dilakukan secara lebih terencana dan berbasis pada kondisi nyata program studi. Bagi Prodi Tadris Bahasa Indonesia, sosialisasi Instrumen 3.0 menjadi kesempatan strategis untuk memahami secara lebih komprehensif perubahan dan tuntutan dalam sistem akreditasi program studi.
Sosialisasi ini sekaligus mendorong Prodi TBIN untuk melihat akreditasi bukan semata-mata sebagai proses administratif, tetapi sebagai instrumen evaluasi untuk mengukur dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Melalui pemahaman Instrumen 3.0, Prodi TBIN memiliki landasan yang lebih kuat untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pengelolaan program studi, mulai dari tata kelola, pendidikan dan pembelajaran, sumber daya manusia, mahasiswa, luaran dan capaian, hingga keberlanjutan pengembangan program studi. Hasil pemahaman dan pemetaan tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar penyusunan langkah tindak lanjut agar setiap program kerja dan capaian Prodi TBIN terdokumentasi secara sistematis serta memiliki bukti kinerja yang terukur.
Bagi Prodi TBIN, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam memastikan proses penjaminan mutu berjalan secara berkelanjutan. Program studi tidak hanya mempersiapkan dokumen ketika akreditasi akan dilaksanakan, tetapi membangun kebiasaan mengelola data, mengevaluasi kinerja, mendokumentasikan capaian, dan melakukan tindak lanjut secara berkala. Dengan demikian, keterlibatan Prodi Tadris Bahasa Indonesia dalam sosialisasi Instrumen 3.0 menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat tata kelola dan memastikan seluruh capaian program studi dapat terukur, terdokumentasi, serta dipertanggungjawabkan.