Menu
Berita Tadris Bahasa Indonesia

Dosen TBIN IAIN Curup Siap Hadapi Era AI, Perkuat Kompetensi Deep Learning dalam Pembelajaran

29 September 2026
Estimasi waktu baca: 3 menit
35 kali dilihat
Dosen TBIN IAIN Curup Siap Hadapi Era AI, Perkuat Kompetensi Deep Learning dalam Pembelajaran

TBIN, IAINCurup_ Dosen homebase Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) Fakultas Tarbiyah IAIN Curup mengikuti Pelatihan Deep Learning dan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran yang diselenggarakan Fakultas Tarbiyah di Aula Harun Arrasyid, UPT Perpustakaan IAIN Curup, Selasa (29/9/2026).Dosen homebase Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) yakni Prof. Dr. Ifnaldi, M.Pd., Dr. Ummul Khair, M.Pd., Dr. Maria Botifar, Dr. Agita Misriani, M.Pd., dan Zelvi Iskandar, M.Pd. mengikuti kegiatan bersama sekitar 100 dosen homebase Fakultas Tarbiyah.

Mengusung tema “Transformasi Pembelajaran Perguruan Tinggi di Era Artificial Intelligence: Mewujudkan Pembelajaran Mendalam, Berintegritas, dan Berorientasi pada Penguatan Berpikir Kritis,” pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas dosen dalam menghadapi perkembangan AI sekaligus mendorong penerapan pembelajaran yang mendalam, bermakna, berintegritas, dan berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Curup, Dr. Bakti Komalasari, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan dosen menghadapi transformasi digital. “Dosen perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu memanfaatkan teknologi secara tepat dan berintegritas, dengan tetap menempatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa sebagai bagian penting dari pembelajaran,” ujar Bakti.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I IAIN Curup, Dr. Eka Apriyani, M.Pd., yang mewakili Rektor IAIN Curup. Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi perlu diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia di perguruan tinggi.

“Pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat daya pikir mahasiswa, dan tetap menjaga integritas akademik,” kata Eka.

Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber dengan materi yang berfokus pada pembelajaran mendalam dan pemanfaatan AI. Dr. Muzanif, M.Pd. dari BPMP Provinsi Bengkulu menyampaikan materi “Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di Perguruan Tinggi: Dari Transfer Pengetahuan Menuju Pembelajaran Bermakna.”

Sementara itu, Dr. Eko Risdianto, M.Pd., dosen Universitas Bengkulu, membahas “Merancang Pembelajaran Mendalam Berbasis AI dan OBE agar Mahasiswa Berpikir Kritis dan Logis.” Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pemanfaatan AI sebagai perangkat pendukung pembelajaran yang tetap berorientasi pada capaian pembelajaran.

Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah sekaligus Ketua Panitia, Dr. Dina Hajja Ristianti, S.Pd., M.Pd.Kons., menyampaikan bahwa kegiatan diikuti sekitar 100 dosen homebase Fakultas Tarbiyah sebagai bagian dari penguatan kapasitas tenaga pendidik.

Keikutsertaan lima dosen TBIN menjadi bagian dari upaya program studi meningkatkan kompetensi dosen dalam mengembangkan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap mengedepankan berpikir kritis, kreativitas, dan integritas akademik.

Melalui pelatihan ini, Fakultas Tarbiyah dan Program Studi TBIN mendorong pemanfaatan AI secara bertanggung jawab untuk mendukung pembelajaran yang bermakna dan menjawab tuntutan pendidikan tinggi di era digital.

Bagikan Artikel Ini

Kembali ke Daftar Berita