Manajemen Pendidikan Islam

Visi

“Pada Tahun 2027 Menjadi Pusat Unggulan Bidang Manajemen Pendidikan Islam di Wilayah Sumatera”.

Misi:

  • Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang bermutu untuk menghasilkan lulusan Manajemen Pendidikan Islam yang berakhlak mulia, kompeten, profesional, kritis, dan berwawasan luas;
  • Mengembangkan kegiatan penelitian yang bermutu dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam;
  • Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai wujud tanggung jawab keilmuan dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam;
  • Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk mempersiapkan tenaga kependidikan yang mampu bersaing pada tingkat regional dan nasional.

Tujuan

  1. Terwujudnya lulusan Manajemen Pendidikan Islam yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, profesional, kritis, dan berwawasan luas;
  2. Terwujudnya peneliti yang handal dan mampu bersaing pada tingkat regional dan nasional;
  3. Terwujudnya lulusan yang mampu merespon perkembangan ilmu penegetahuan dan teknologi dalam melakukan pembaharuan dan pemberdayaan dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam;
  4. Terjalinnya kerjasama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri;
  5. Terwujudnya pusat sumber belajar dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam yang berbasis ICT.

Sasaran dan Strategi Pencapaian

Sasaran dan strategi pencapaian Prodi Manajemen Pendidikan Islam ini disusun berdasarkan visi, misi, dan tujuan program studi, tantangan masa depan dan pertimbangan atas sumber daya yang dimiliki. Dalam kurun waktu 5 tahun (2013-2015) Prodi Manajemen Pendidikan Islam diharapkan mencapai sasaran sebagai berikut:

  1. Diperolehnya peringkat akreditasi C menjadi A dari BAN-PT;
  2. Meningkatnya kuota mahasiswa baru dari 25 ke 50;
  3. Penerapan kurikulum berbasis KKNI dan SNPT;
  4. Pencapaian IPK mahasiswa rata-rata minimal 3,0;
  5. Pencapaian Indeks Kinerja Dosen (IKD) minimal 3 orang mencapai 50%;
  6. Pencapaian Indeks Kinerja Tenaga Kependidikan (IKTP) menacapai 40%;
  7. Menghasilkan karya penelitian dosen dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam minimal 50%;
  8. Partispasi dosen dan mahasiswa dalam program pengabdian pada masyarakat mencapai 40%;
  9. Pencapaian kerjasama bidang tri dharma perguruan tinggi dengan minimal 5 perguruan tinggi;
  10. Pencapaian kerjasama dengan lembaga/instansi yang mengelola pendidikan minimal pada tingkat kabupaten dalam kegiatan praktikum lapangan;
  11. Pemenuhan sarana laboratorium sumber belajar yang berbasisi ICT minimal berupa perangkat komputer, layar LCD dan jaringan internet.