IAIN Curup Menjadi Satu satunya Perguruan Tinggi di Bengkulu Penyelenggara PPG

FTAR IAIN Curup, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup patut berbangga karena menjadi satu – satunya Perguruan Tinggi di Bengkulu yang di percaya menjadi Lembaga Penyelenggara Program Profesi Guru (PPG). Hal ini Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 441 Tahun 2021, IAIN Curup diberikan izin penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG). seperti yang kita ketahui, PPG adalah program pendidikan lanjutan bagi guru yang sedang menjabat atau lulusan S1/D4 yang tertarik berprofesi sebagai guru. DR Rahmat Hidayat, M.Ag., M.Pd mengungkapkan “Dengan diberikannya izin dan pelaksanaan Program Studi PPG ini oleh Menteri Agama, seluruh civitas akademika IAIN Curup patut bersyukur, karena Program Studi PPG ini menjadi salah satu dari banyaknya pencapaian prestasi IAIN Curup,” Peserta PPG yang telah mendaftar bahkan bukan hanya guru guru yang berasal dari Provinsi Bengkulu tapi juga berasal dari 5 provinsi berbeda yakni Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Sulawesi SElatan dan Sulawesi tengah.

Program Studi PPG dibuka untuk memfasilitasi para guru dan calon guru untuk meningkatkan kompetensi. Sebagai bukti bahwa seorang guru telah memiliki kompetensi dan menyelesaikan program ini adalah diberikannya sertifikat profesi yang juga nanti dapat dijadikan syarat mendapat tunjangan profesi. Secara tidak langsung, selain meningkatkan kompetensi pendidik, program ini juga bertujuan untuk mendorong kesejahteraan pendidik. “Setelah menyelesaikan PPG, para guru diharapkan menguasai empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian,” lanjut Rektor IAIN Curup.

Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Ifnaldi, M.Pd juga menjelaskan secara teknis, program Studi PPG yang insya Allah akan kita laksanakan pada tanggal 7 Juni 2021 ini adalah jenis program PPG Dalam Jabatan. Yaitu program yang menyasar para guru yang telah mengajar dalam jangka waktu tertentu. Program ini tidak hanya untuk guru PNS, tapi juga guru honorer. Dan biaya PPG dalam jabatan tidak dibebankan pada guru, melainkan akan dibiayai oleh pemerintah. Sumber biayanya diambil dari APBN dan APBD kemudian dibayarkan langsung pada institusi penyelenggara PPG. “Dikarenakan peserta program studi PPG ini nantinya terdiri dari banyak Provinsi, maka proses perkuliahan akan dilaksanakan secara Daring dengan menggunakan aplikasi LMS (Learning Managemen System) yang telah disediakan oleh Kementerian Agama, mulai dari absensi perkuliahan, diskusi, silabus, modul, tugas dan penilaian sudah ada pada aplikasi tersebut,” Katanya. Program PPG yang akan dilaksanakan oleh IAIN Curup pada tahap pertama adalah dari formasi guru Madrasah dengan jumlah 150 orang, yang terdiri dari 6 provinsi dan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama 75 orang yang dijadwalkan perkuliahannya dimulai tanggal 2 Juni 2021, dan gelombang ke dua 75 orang lagi akan dimulai perkuliahannya pada tanggal 1 September 2021. “Lalu pada tahap kedua nantinya ada PPG guru PAI yang berada di bawah Kemendikbud pada tingkatan SD, SMP, SMA maupun SMK yang berjumlah 79 orang,” ungkap beliau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *